Langsung ke konten utama

Paket Kidul Gunung Diluncurkan Terobosan Baru Wisata

Quote suaramerdeka.com :

5 Desember 2016- Paket wisata Kidul Gunung diluncurkan oleh Forum Wisata Kidul Gunung Slamet, Minggu (4/12).
Paket petualangan ini digarap dengan kerja sama Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata (Dinporabudpar) Banyumas, PT Perhutani KPH Banyumas Timur, desa wisata di Kecamatan Baturraden, Kedungbanteng, dan Karanglewas, serta komunitas jeep dari Purwokerto.
Kepala Bidang Pariwisata Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata (Dinporabudpar) Banyumas, Deskart Sotyo Jatmiko, mengatakan, peluncuran paket ini diharapkan menambah durasi tinggal wisatawan.
Mereka bisa menambah aktivitas dengan menjajal paket ini. “Makin banyak aktivitas, maka makin banyak pilihan dan tinggal lebih lama di Banyumas,” kata dia, kemarin.
Menikmati Air Terjun
Paket dengan menggunakan kendaraan jeep ini dimulai dari Lapangan Desa Ketenger, Kecamatan Baturraden. Setelah itu, pengunjung diajak menikmati dua air terjun di Kecamatan Kedungbanteng dan Karanglewas, Curug Gomblang dan Curug Dadap.
Tidak berhenti di situ saja, rombongan diajak menuju ke Desa Sunyalangu Karanglewas di bagian akhir perjalanan. Mereka kembali disambut pengelola usaha wisata di desa tersebut. Di sela-sela presentasi, pengunjung diajak menikmati nasi lemeng dan jenang bumbung. Selain itu, mereka juga disuguhi pemandangan alam desa yang menarik.
Deskart berharap, paket tersebut dapat menarik minat wisatawan Nusantara dan mancanegara, sekaligus menjadi paket wisata alternatif di Baturraden. “Harga paket yang disepakati bersama komunitas jeep yaitu Rp 500.000. Nanti dievaluasi dari hasil testimoni per kunjungan,” ucapnya.
Sementara itu, Bupati Banyumas Achmad Husein mengemukakan, ide untuk menggarap aktivitas ini cukup menarik. Namun perlu dikembangkan lagi aktivitasnya. “Bisa ditambah dengan atraksi kesenian dan kegiatan lain,” kata dia saat memberikan sambutan. 

Berita sebelumnya..

Paket Kidul Gunung Diluncurkan

Terobosan Baru Wisata

Akhir pekan ini, paket wisata Kidul Gunung diluncurkan oleh Forum Wisata Kidul Gunung Slamet. Paket petualangan itu diluncurkan bersama komunitas pecinta jeep dari Purwokerto.
Kepala Bidang Pariwisata Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata (Dinporabudpar) Banyumas, Deskart Sotyo Jatmiko, mengemukakan, kemasan perjalanan dengan menggunakan kendaraan jeep ini dimulai dari Lapangan Desa Ketenger, Kecamatan Baturraden. Setelah itu, pengunjung diajak menikmati dua buah air terjun di Kecamatan Karanglewas.
”Untuk pembukaan Minggu (4/12), setelah peresemian di Desa Wisata Ketenger, rombongan mampir ke Curug Gomblang dan Curug Dadap. Di Curug Dadap, nanti undangan dari biro perjalanan dan pelaku wisata lainnya, akan bertemu dengan para pengelola usaha wisata di kecamatan Kedungbanteng dan Baturraden,” ujarnya, kemarin.
Jenang Bumbung
Tidak berhenti di situ saja, rombongan diajak menuju ke Desa Sunyalangu Karanglewas di bagian akhir perjalanan. Mereka kembali disambut pengelola usaha wisata di desa tersebut. Di sela-sela presentasi, pengunjung diajak menikmati nasi lemeng dan jenang bumbung.
Selain itu, mereka juga disuguhi pemandangan alam desa yang menarik. Deskart berharap, paket tersebut dapat menarik minat wisatawan Nusantara maupun mancanegara. Sekaligus menjadi paket wisata alternatif di Baturraden.
Untuk harga paket yang disepakati bersama komunitas jeep yaitu Rp 500.000. Nanti dievaluasi dari hasil testimoni per kunjungan,” ucapnya. Sementara itu, pegiat Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) Banyumas, Narco Icuk, mengatakan, konsep petualangan dengan otomotif, kata dia, menjadi terobosan baru yang menarik.
Paket wisata ini disusun untuk mengurangi tekanan pengunjung Lokawisata Baturraden. ”Kami menggandeng komunitas jeep untuk menyuguhkan atraksi yang diharapkan menarik wisatawan,” kata dia.
Berita sebelumnya...

Digagas


Paket wisata Kidul Gunung digagas oleh Forum Wisata Kidul Gunung Slamet. Kemasan perjalanan bersifat petualangan tersebut diharapkan dapat menarik minat wisatawan nusantara maupun mancanegara.
Kepala Bidang Pariwisata Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata (Dinporabudpar) Banyumas, Deskart Sotyo Jatmiko mengemukakan, paket yang diluncurkan pada akhir tahun ini rencananya menempuh rute Baturraden-Ketenger- Melung-Windujaya-Baturagung- Sunyalangu.
Yang menarik, wisatawan akan diantar dengan menggunakan mobil jip. ”Kami menggandeng komunitas jipp untuk merealisasikan paket wisata ini,” ujarnya, ketika dihubungi kemarin.
Konsep petualangan dengan otomotif, kata dia, menjadi terobosan baru yang menarik. Saat ini, aktivitas berlibur alternatif itu tengah dimatangkan. Dia mengatakan, paket wisata ini disusun untuk mengurangi tekanan pengunjung Lokawisata Baturraden.
Sehingga, jalur di sekitar taman parkir objek tidak macet pada musim libur panjang. ”Tingkat kunjungan sudah naik hampir 30 persen, jadi kami harus memikirkan aktivitas alternatif untuk memecah konsentrasi pengunjung dengan memperkuat kawasan penyangga,” kata dia. Menurut Deskart, lereng selatan Gunung Slamet memiliki potensi alam yang sangat banyak.
Oleh karena itu, paket wisata yang tengah digarap ini menggabungkan tiga objek wisata buatan, sejumlah desa wisata, PT Perhutani dan komunitas stakeholder lainnya. Di wilayah Kedungbanteng terdapat sejumlah obyek wisata alam yang dikelola masyarakat seperti Bukit Tranggulasih, Curug Gomblang dan pihak swasta seperti Baturagung.
Di Karanglewas juga terdapat tanaman kopi dan aren yang digadang-gadang menjadi produk andalan. Sementara itu, Kepala UPT Lokawisata Baturraden, Djoko Haryanto mengungkapkan, tingkat kunjungan di objek wisata yang dikelola Pemkab Banyumas melonjak signifikan. Kunjungan rata-rata per pekan naik sebanyak 2.000- 5.000 orang.
”Kami juga mulai menata kawasan parkir dan pedagang. Sehingga pengunjung nanti tidak kebingungan saat datang ke Baturraden,” katanya. 
berita sebelumnya..

Kawasan Wisata Selatan Slamet Ditata Kembali

Forum wisata ‘’Kidul Slamet’’yang digagas oleh sejumlah pelaku wisata akan ditata kembali. Komunitas ini akan menggarap sejumlah titik persebaran di wilayah selatan lereng Gunung Slamet.
Kepala Bidang Pariwisata, Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata (Dinporabudpar) Banyumas, Deskart Sotyo Jatmiko mengatakan, pengembangan kawasan wisata di lereng selatan ini meliputi wilayah Kecamatan Baturraden, Kedungbanteng dan Karanglewas. Wilayah ini sangat potensial apabila diarahkan menjadi destinasi alternatif.
”Lereng selatan memiliki potensi alam yang sangat banyak. Akhir bulan ini akan kami luncurkan paketnya,” kata dia, kemarin. Dia mengatakan, paket wisata yang tengah digarap ini menggabungkan tiga objek wisata buatan, sejumlah desa wisata, PT Perhutani dan komunitas stakeholder lainnya.
Rencananya, peluncuran ditandai dengan even lintas alam bersama komunitas jeep. Menurut Deskart, pemetaan potensi yang sudah ada antara lain terdapat air terjun, pemandangan, aktivitas minat khusus seperti pendakian, canyoning dan atraksi budaya.
Di wilayah Kedungbanteng terdapat sejumlah obyek wisata alam yang dikelola masyarakat seperti Bukit Tranggulasih, Curug Gomblang dan pihak swasta seperti Baturagung. Di Karanglewas juga terdapat tanaman kopi dan aren yang digadang-gadang menjadi produk andalan. ”Video promosi juga sudah kami buat. Perdana, kami akan menampilkan pada even pameran dan seminar wisata yang digelar Suara Merdeka, 2-4 Desember mendatang,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala UPT Lokawisata Baturraden, Djoko Haryanto mengemukakan, saat ini tingkat kunjungan di objek wisata yang dikelola Pemkab Banyumas tersebut meningkat 20 persen. Setidaknya, setiap pekan, pengunjung naik 2.000- 5.000 orang. ”Sejak manajemen tiket bersama diterapkan, pengunjung semakin banyak. Tren positif ini harus diimbangi dengan daya dukung fasilitas,” katanya. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Rencana Jalan TOL Pejagan /Tegal - Wangon - Cilacap Dalam Tahap Penyusunan FS

Up date info :  Ternyata info terbaru diusulkan bukan dari Tegal tapi dari Pejagan, Yaitu Pembangunan jalan tol lanjutan dari pejagan-bumiayu-pekuncen-ajibarang-cilacap dan Penyusunan FS tol Pejagan-Cilacap


Peta Usulan Program Bina Marga Antar WPS Brebes-Cilacap

 Pembangunan jalan tol lanjutan dari pejagan-bumiayu-pekuncen-ajibarang-cilacap Penyusunan FS tol Pejagan-Cilacap



update info berita ini Minggu 12 Feb 2017, 10:59 WIB Tegal Cilacap Bakal Terbangun Jalan TolDana Aditiasari - detikFinance Sisi Selatan Pulau Jawa bakal kehadiran proyek jalan tol, salah satunya adalah proyek jalan tol Tegal-Cilacap. Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Herry Trisaputra Zuna.
"Itu kan tol prakarsa, artinya usulan dari pihak swasta. Usulannya sudah masuk ke kami, mudah-mudahan bisa lelang tahun ini," kata dia dihubungi detikFinance, Minggu (12/2/2017).
Jalan tol ini, kata Herry, diprakarsai oleh BUMN jalan tol, PT Jasamarga (Persero). Jalan tol ini bakal menjadi alternati…

Rencana Jalan TOL Ajibarang Wangon

Dalam perkembangannya rencana pembangunan jalan Tol Ajibarang Wangon terakomodasi dengan disetujuinya Rencana Jalan Tol Tegal Cilacap yang aksesnya dipastikan melewati kota kota ini.

Berdasarkan RTRW Jateng 2009-2029, Kabupaten Banyumas akan dilalui jalan tol Tegal-Cilacap. Rutenya dimulai dari Tegal-Prupuk-Bumiayu-Ajibarang-Wangon-Cilacap. Sedangkan untuk Kabupaten Cilacap akna dilalui Jalan tol Cilacap-Yogyakarta, rutenya dimulai dari Cilacap-Buntu-Sumpiuh-Kebumen-Purworejo-Kulon Progo, Yogyakarta.
Meskipun tidak melewati Kota Purwokerto, tapi dengan akses yang memadai terutama ke Wangon yang menurut informasi menjadi lokasi TOL Gate , maka tetap berperan signifikan terhadap mobilitas dari Purwokerto ke luar daerah. 
Ini adalah konsekuensi sebuah perkembangan dimana dampak dibukanya TOl Cipali tenyata semakin membuat kawasan Banyumas padat. bahkan yang menjadi pelajaran bersama adalah kasus rusaknya jembatan Comal Pemalang beberapa tahun lalu, mengakibatkan kemacetan parah di Jalur…

JNE Resmikan Wangon Gateway

Tingkatkan Kecepatan Layanan JNE Resmikan Wangon Gateway
Salah satu perusahaan jasa pengiriman ekspres dan logistik nasional, JNE terus memperkuat berbagai sektor salah satunya infrastruktur dan jaringan. Selain di Bandung, telah mengoperasikan Jakarta Gateway, Surabaya Gateway dan Wangon Gateway. Perluasan infrastruktur pun tidak hanya di Pulau Jawa, tapi juga dilakukan di JNE Medan dan Kantor Perwakilan baru JNE di Batam. Selanjutnya Gateway Makasar .

Peresmian JNE Gateway Wangon (Foto : Edi Romadhon)

















:  Demi meningkatkan kecepatan layanan pengiriman bagi customer, JNE melakukan penambahan infrastruktur. Realisasi dari penambahan infrastruktur tersebut adalah pembangunan Wangon Gateway yang berlokasi Jl Raya Klapagading Rt 04 Rw 08 Kecamatan Wangon Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.
Mohammad Feriadi, selaku Presiden Direktur JNE, dalam sambutannya menyampaikan, setelah peluncuran 7 produk di bulan Februari 2016 yang lalu, pembukaan Gateway Wangon merupakan salah satu wujud pengembangan i…