Entri yang Diunggulkan

Info Tentang Blog Banyumas Corner

saya mencoba mendeskripsikan sebuah ungkapan yang berasal dari bahasa populer saat ini yaitu ungkapan Menduniakan Banyumas dan Memb...

Selasa, 03 Januari 2017

Underpass Jendsoed Berdesain Letter U


Underpass Jendsoed Dibangun

Dijadwalkan Tahun Ini



Quote:
Tahun ini, pembangunan underpass Jalan Jenderal Soedirman dijadwalkan mulai dibangun. Persoalan kemacetan yang kerap terjadi di sekitar perlintasan sebidang Jalan Jenderal Soedirman, dapat segera teratasi. Bupati Banyuams Achmad Husein mengatakan, pembangunan underpass di perlintasan sebidang itu, akan dimulai tahun ini.


“Tahun depan (tahun 2017) kita ada beberapa rencana pembangunan infrastruktur, jalan lingkar, juga underpass. Underpass dibangun tahun depan (tahun 2017),” jelasnya, saat bertatap muka dengan kalangan wartawan Purwokerto di Rawalo, belum lama ini. Selain pembangunan yang dilakukan Pemkab Banyumas, menurutnya penanganan kerusakan jalan juga akan segera dilakukan, terutama jalan yang berstatus jalan nasional.



Sementara itu, terkait dengan pembangunan underpass, Kepala Dinas Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Banyumas (sebelumnya Dinas SDABM) Irawadi mengatakan, underpass yang rencananya dibangun untuk mengatasi kepadatan lalu lintas, di sekitar persimpangan sebidang Jalan Jenderal Soedirman Purwokerto akan memiliki dimensi yang cukup lebar. “Bentuk trase yang disepakati, dimensi dari underpass lebar 10 meter, tingginya lima meter,” ujarnya.



Studi Kelayakan



Ia mengatakan, ukuran mengenai dimensi tersebut, diperoleh setelah sebelumnya pihaknya melakukan studi kelayakan, dan memaparkan hasil studi tersebut kepada pemerintah pusat dalam hal ini, Kementerian Perhubungan.



Menurutnya, pekerjaan yang saat ini sedang dikebut terutama mengenai review desain underpass tersebut. Untuk hal ini, ia berharap bulan depan, hasil review desain sudah selesai, dan nantinya akan menjadi desain teknis mendetail (DED).



Selain itu, kata dia pihaknya masih terus menyelesaikan proses pembebasan lahan milik warga. Menurutnya, jika mengacu pada desain yang mengarah ke selatan, sehingga jika dilihat dari atas terkesan membentuk huruf “U”, tidak banyak lahan yang harus dibebaskan.



“Jika menggunakan desain huruf “U” tanah milik masyarakat yang dibebaskan, hanya sekitar setengah hektare, tidak begitu luas,” ungkapnya.
sumber : suaramerdeka.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar