Langsung ke konten utama

Underpass Jendsoed Berdesain Letter U


Underpass Jendsoed Dibangun

Dijadwalkan Tahun Ini



Quote:
Tahun ini, pembangunan underpass Jalan Jenderal Soedirman dijadwalkan mulai dibangun. Persoalan kemacetan yang kerap terjadi di sekitar perlintasan sebidang Jalan Jenderal Soedirman, dapat segera teratasi. Bupati Banyuams Achmad Husein mengatakan, pembangunan underpass di perlintasan sebidang itu, akan dimulai tahun ini.


“Tahun depan (tahun 2017) kita ada beberapa rencana pembangunan infrastruktur, jalan lingkar, juga underpass. Underpass dibangun tahun depan (tahun 2017),” jelasnya, saat bertatap muka dengan kalangan wartawan Purwokerto di Rawalo, belum lama ini. Selain pembangunan yang dilakukan Pemkab Banyumas, menurutnya penanganan kerusakan jalan juga akan segera dilakukan, terutama jalan yang berstatus jalan nasional.



Sementara itu, terkait dengan pembangunan underpass, Kepala Dinas Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Banyumas (sebelumnya Dinas SDABM) Irawadi mengatakan, underpass yang rencananya dibangun untuk mengatasi kepadatan lalu lintas, di sekitar persimpangan sebidang Jalan Jenderal Soedirman Purwokerto akan memiliki dimensi yang cukup lebar. “Bentuk trase yang disepakati, dimensi dari underpass lebar 10 meter, tingginya lima meter,” ujarnya.



Studi Kelayakan



Ia mengatakan, ukuran mengenai dimensi tersebut, diperoleh setelah sebelumnya pihaknya melakukan studi kelayakan, dan memaparkan hasil studi tersebut kepada pemerintah pusat dalam hal ini, Kementerian Perhubungan.



Menurutnya, pekerjaan yang saat ini sedang dikebut terutama mengenai review desain underpass tersebut. Untuk hal ini, ia berharap bulan depan, hasil review desain sudah selesai, dan nantinya akan menjadi desain teknis mendetail (DED).



Selain itu, kata dia pihaknya masih terus menyelesaikan proses pembebasan lahan milik warga. Menurutnya, jika mengacu pada desain yang mengarah ke selatan, sehingga jika dilihat dari atas terkesan membentuk huruf “U”, tidak banyak lahan yang harus dibebaskan.



“Jika menggunakan desain huruf “U” tanah milik masyarakat yang dibebaskan, hanya sekitar setengah hektare, tidak begitu luas,” ungkapnya.
sumber : suaramerdeka.com

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Rencana Jalan TOL Pejagan /Tegal - Wangon - Cilacap Dalam Tahap Penyusunan FS

Up date info :  Ternyata info terbaru diusulkan bukan dari Tegal tapi dari Pejagan, Yaitu Pembangunan jalan tol lanjutan dari pejagan-bumiayu-pekuncen-ajibarang-cilacap dan Penyusunan FS tol Pejagan-Cilacap


Peta Usulan Program Bina Marga Antar WPS Brebes-Cilacap

 Pembangunan jalan tol lanjutan dari pejagan-bumiayu-pekuncen-ajibarang-cilacap Penyusunan FS tol Pejagan-Cilacap



update info berita ini Minggu 12 Feb 2017, 10:59 WIB Tegal Cilacap Bakal Terbangun Jalan TolDana Aditiasari - detikFinance Sisi Selatan Pulau Jawa bakal kehadiran proyek jalan tol, salah satunya adalah proyek jalan tol Tegal-Cilacap. Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Herry Trisaputra Zuna.
"Itu kan tol prakarsa, artinya usulan dari pihak swasta. Usulannya sudah masuk ke kami, mudah-mudahan bisa lelang tahun ini," kata dia dihubungi detikFinance, Minggu (12/2/2017).
Jalan tol ini, kata Herry, diprakarsai oleh BUMN jalan tol, PT Jasamarga (Persero). Jalan tol ini bakal menjadi alternati…

Rencana Jalan TOL Ajibarang Wangon

Dalam perkembangannya rencana pembangunan jalan Tol Ajibarang Wangon terakomodasi dengan disetujuinya Rencana Jalan Tol Tegal Cilacap yang aksesnya dipastikan melewati kota kota ini.

Berdasarkan RTRW Jateng 2009-2029, Kabupaten Banyumas akan dilalui jalan tol Tegal-Cilacap. Rutenya dimulai dari Tegal-Prupuk-Bumiayu-Ajibarang-Wangon-Cilacap. Sedangkan untuk Kabupaten Cilacap akna dilalui Jalan tol Cilacap-Yogyakarta, rutenya dimulai dari Cilacap-Buntu-Sumpiuh-Kebumen-Purworejo-Kulon Progo, Yogyakarta.
Meskipun tidak melewati Kota Purwokerto, tapi dengan akses yang memadai terutama ke Wangon yang menurut informasi menjadi lokasi TOL Gate , maka tetap berperan signifikan terhadap mobilitas dari Purwokerto ke luar daerah. 
Ini adalah konsekuensi sebuah perkembangan dimana dampak dibukanya TOl Cipali tenyata semakin membuat kawasan Banyumas padat. bahkan yang menjadi pelajaran bersama adalah kasus rusaknya jembatan Comal Pemalang beberapa tahun lalu, mengakibatkan kemacetan parah di Jalur…

JNE Resmikan Wangon Gateway

Tingkatkan Kecepatan Layanan JNE Resmikan Wangon Gateway
Salah satu perusahaan jasa pengiriman ekspres dan logistik nasional, JNE terus memperkuat berbagai sektor salah satunya infrastruktur dan jaringan. Selain di Bandung, telah mengoperasikan Jakarta Gateway, Surabaya Gateway dan Wangon Gateway. Perluasan infrastruktur pun tidak hanya di Pulau Jawa, tapi juga dilakukan di JNE Medan dan Kantor Perwakilan baru JNE di Batam. Selanjutnya Gateway Makasar .

Peresmian JNE Gateway Wangon (Foto : Edi Romadhon)

















:  Demi meningkatkan kecepatan layanan pengiriman bagi customer, JNE melakukan penambahan infrastruktur. Realisasi dari penambahan infrastruktur tersebut adalah pembangunan Wangon Gateway yang berlokasi Jl Raya Klapagading Rt 04 Rw 08 Kecamatan Wangon Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.
Mohammad Feriadi, selaku Presiden Direktur JNE, dalam sambutannya menyampaikan, setelah peluncuran 7 produk di bulan Februari 2016 yang lalu, pembukaan Gateway Wangon merupakan salah satu wujud pengembangan i…