Langsung ke konten utama

2017, Banyumas Fokus ke Promosi Pariwisata

Quote:
Tahun 2017, Pemkab Banyumas akan berfokus pada untuk mempromosikan pariwisata daerahnya. Terutama untuk mengenalkan destinasi wisata yang belum dikenal luas.
Sekretaris Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan Pariwisata (Dinporabudpar) Kabupaten Banyumas, Suwondo Geni mengatakan, tercapainya target pengunjung dan Pendapatan Asli Daerah tahun 2016 merupakan modal yang sangat bagus.
“Untuk Lokawisata Baturraden yang mengandalkan potensi wisata alamnya peningkatan pengunjung sampai 500.000 dan pendapatan Rp 7,3 milyar sudah bagus. Tinggal digenjot potensi yang lainnya,” ujarnya, kepada Suara Merdeka, Jumat (6/1). Suwondo mengemukakan, promosi wisata bisa dilakukan dalam berbagai metode.
Mulai dari door to door ke instansi dan sekolah-sekolah di sejumlah daerah, promosi darat dengan memasang baliho di luar kota serta ekspose wisata di kabupaten lain. Menurut dia, setelah promosi beres, target selanjutnya adalah pemaksimalan objek wisata yang dikelola Pemkab.
Seperti Taman Rekreasi Andhang Pangrenan, Balai Kemambang, Obyek Wisata Husada Kalibacin dan Museum Pangsar Soedirman. Suwondo mencontohkan, pengunjung Museum Pangsar Soedirman bisa dimaksimalkan dengan menambah fasilitas untuk permainan anak, replika dan patung serta sarana multimedia lainnya.
Selain itu, juga bisa digelar even-even edukatif yang memancing minat anak-anak untuk berkunjung. “Bisa saja nanti ada patung-patung pahlawan asli Banyumas untuk menarik minat masyarakat, atau adakan even edukatif untuk anak-anak sekolah,” tuturnya.
Agenda Wisata
Belum lama ini, kata Suwondo, Pemkab Banyumas telah merilis kalender yang berisi agenda wisata budaya sepanjang tahun 2017. Even-even ini harus segera disosialisasikan kepada stakeholder wisata.
“Dalam waktu dekat ini segera saya kumpulkan pelaku biro perjalanan wisata, pengelola hotel dan restoran, pelaku wisata lainya hingga kalangan jurnalis untuk membantu proses promosi agenda tersebut,” ucapnya.
Pegiat Asosiasi Penelusur Ngarai Indonesia (APNI), Isro Adi mengemukakan, salah satu potensi wisata minat khusus yang belum dipromosikan dengan maksimal oleh Pemkab Banyumas adalah telusur ngarai atau canyoning. Kekayaan alam di Banyumas semestinya bisa dimaksimalkan untuk aktivitas hiburan dan olahraga ini.
“Pada pembentukan APNI bulan Mei tahun 2016 lalu, Banyumas diputuskan sebagai pusat aktivitas canyoning. Nah, tinggal bagaimana Pemkab merespon potensi yang seharusnya bisa menjadi andalan di wilayahnya seperti canyoning di Bali, Malang, Kebumen, Purbalingga, Tegal dan beberapa daerah di pulau Sumatera,” katanya.

sumber Suara Merdeka.com

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Rencana Jalan TOL Pejagan /Tegal - Wangon - Cilacap Dalam Tahap Penyusunan FS

Up date info :  Ternyata info terbaru diusulkan bukan dari Tegal tapi dari Pejagan, Yaitu Pembangunan jalan tol lanjutan dari pejagan-bumiayu-pekuncen-ajibarang-cilacap dan Penyusunan FS tol Pejagan-Cilacap


Peta Usulan Program Bina Marga Antar WPS Brebes-Cilacap

 Pembangunan jalan tol lanjutan dari pejagan-bumiayu-pekuncen-ajibarang-cilacap Penyusunan FS tol Pejagan-Cilacap



update info berita ini Minggu 12 Feb 2017, 10:59 WIB Tegal Cilacap Bakal Terbangun Jalan TolDana Aditiasari - detikFinance Sisi Selatan Pulau Jawa bakal kehadiran proyek jalan tol, salah satunya adalah proyek jalan tol Tegal-Cilacap. Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Herry Trisaputra Zuna.
"Itu kan tol prakarsa, artinya usulan dari pihak swasta. Usulannya sudah masuk ke kami, mudah-mudahan bisa lelang tahun ini," kata dia dihubungi detikFinance, Minggu (12/2/2017).
Jalan tol ini, kata Herry, diprakarsai oleh BUMN jalan tol, PT Jasamarga (Persero). Jalan tol ini bakal menjadi alternati…

Rencana Jalan TOL Ajibarang Wangon

Dalam perkembangannya rencana pembangunan jalan Tol Ajibarang Wangon terakomodasi dengan disetujuinya Rencana Jalan Tol Tegal Cilacap yang aksesnya dipastikan melewati kota kota ini.

Berdasarkan RTRW Jateng 2009-2029, Kabupaten Banyumas akan dilalui jalan tol Tegal-Cilacap. Rutenya dimulai dari Tegal-Prupuk-Bumiayu-Ajibarang-Wangon-Cilacap. Sedangkan untuk Kabupaten Cilacap akna dilalui Jalan tol Cilacap-Yogyakarta, rutenya dimulai dari Cilacap-Buntu-Sumpiuh-Kebumen-Purworejo-Kulon Progo, Yogyakarta.
Meskipun tidak melewati Kota Purwokerto, tapi dengan akses yang memadai terutama ke Wangon yang menurut informasi menjadi lokasi TOL Gate , maka tetap berperan signifikan terhadap mobilitas dari Purwokerto ke luar daerah. 
Ini adalah konsekuensi sebuah perkembangan dimana dampak dibukanya TOl Cipali tenyata semakin membuat kawasan Banyumas padat. bahkan yang menjadi pelajaran bersama adalah kasus rusaknya jembatan Comal Pemalang beberapa tahun lalu, mengakibatkan kemacetan parah di Jalur…

JNE Resmikan Wangon Gateway

Tingkatkan Kecepatan Layanan JNE Resmikan Wangon Gateway
Salah satu perusahaan jasa pengiriman ekspres dan logistik nasional, JNE terus memperkuat berbagai sektor salah satunya infrastruktur dan jaringan. Selain di Bandung, telah mengoperasikan Jakarta Gateway, Surabaya Gateway dan Wangon Gateway. Perluasan infrastruktur pun tidak hanya di Pulau Jawa, tapi juga dilakukan di JNE Medan dan Kantor Perwakilan baru JNE di Batam. Selanjutnya Gateway Makasar .

Peresmian JNE Gateway Wangon (Foto : Edi Romadhon)

















:  Demi meningkatkan kecepatan layanan pengiriman bagi customer, JNE melakukan penambahan infrastruktur. Realisasi dari penambahan infrastruktur tersebut adalah pembangunan Wangon Gateway yang berlokasi Jl Raya Klapagading Rt 04 Rw 08 Kecamatan Wangon Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.
Mohammad Feriadi, selaku Presiden Direktur JNE, dalam sambutannya menyampaikan, setelah peluncuran 7 produk di bulan Februari 2016 yang lalu, pembukaan Gateway Wangon merupakan salah satu wujud pengembangan i…