Langsung ke konten utama

Menanti Office Tower Pertama di Purwokerto

Office tower tidak harus jangkung tinggi, atau kita kenal dengan  istilah Higrise / HR atau teknisnya gedung dengan ketinggian 12 lantai atau lebih.  Office tower bisa saja sebuah gedung dengan jumlah lantai 6-11 lantai. Yang penting fungsi utama dari gedung itu adalah sebagai perkantoran. Sebenarnya Purwokerto sempat punya gedung cukup tinggi untuk fungsi itu yaitu gedung Indosat, tapi sekarang sudah beralih fungsi jadi hotel.

Office tower ini umumnya dijumpai di kota besar atau kota yang sudah tumbuh pesat secara ekonomi, karena banyaknya aktivitas oleh perusahaan besar, atau instansi pemerintah di level Provinsi. Untuk daerah yang baru berkembang apalai hanya sebuah kabupaten, itu sangat jarang, sedangkan daerah yang berstatus kota sudah ada beberapa yang punya, diunakan sebagai kantor pemerintah daerah.

Nah, saya masih membahas sebuah berita dari media di Jateng , bahwa info tebaru tentang kota Baru Purwokerto, dulu sempat dibantah istilah kota Satelit, tapi sekarang mendekati kejelasan informasi bahwa memang sudah ada rencana Pemda Banyumas    untuk membangun pusat Perkantoran dalam bentuk gedung bertingkat, atau istilah kerennya Office Tower.

Kalau ini terwujud, bisa jadi menjadi office tower pertama di Purwokerto. Saya sangat mengapresiasi langkah Pemda, bahwa sudah saatnya, keluar dari mindset daerah pada umumnya, sudah saatnya Pemda berubah mengantisipasi perkembangan kota yang semakin sibuk. Saya catat sedikitnya sudah ada 3 rencana yang berubah tentang peruntukan calon kota baru di Pereng ini. Pertama muncul adalah rencana jadi pusat ekonomi terpadu atau superblok, atau pusat bisnis CBD, kemudian berubah jadi rencana daerah hijau atau resapan, lalu tempat pusat budaya, tapi info utama soal pembuatan jalan tembus ternyata sesuai master plan awal. Dan Kabar terakhir tentu dipengaruhi tentang kemacetan Purwokerto yang makin parah. Sehingga daerah ini kemudian dirancang sebagai pusat pemerintahan Kabupaten Banyumas yang baru.

Diberitakan kantor Bupati baru satu gedung dengan kantor Sekda dan sejumlah SKPD. Dan kantor DPRD satu gedung dengan sekwan. Tentu idealnya butuh gedung parkir yang memadai. Maka pusat kota baru Purwokerto sedikitnya perlu 4 gedung. Gedung peruntukan eksekutif sebaiknya lebih tinggi dan lebih banyak jumlah lantai. Area itu akan lebih baik di lengkapi alun alun baru yang dikelilingi hutan kota.

Prediksi kantor SKPD  yang akan menempati gedung terpadu kota baru pereng adalah yang saat ini menggunakan gedung gedung tua yang sudah Kurang representative. Sedangkan yang memiliki banyak pegawai dan sudah representative Misalnya Disduk, Disdik, Disnaker, Diskes, sementara DCKTR sudah berkantor di jl gerilya. Jadi prediksi saya di luar SKPD itu.

Semoga rencana ini terwujud, 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Rencana Jalan TOL Pejagan /Tegal - Wangon - Cilacap Dalam Tahap Penyusunan FS

Up date info :  Ternyata info terbaru diusulkan bukan dari Tegal tapi dari Pejagan, Yaitu Pembangunan jalan tol lanjutan dari pejagan-bumiayu-pekuncen-ajibarang-cilacap dan Penyusunan FS tol Pejagan-Cilacap


Peta Usulan Program Bina Marga Antar WPS Brebes-Cilacap

 Pembangunan jalan tol lanjutan dari pejagan-bumiayu-pekuncen-ajibarang-cilacap Penyusunan FS tol Pejagan-Cilacap



update info berita ini Minggu 12 Feb 2017, 10:59 WIB Tegal Cilacap Bakal Terbangun Jalan TolDana Aditiasari - detikFinance Sisi Selatan Pulau Jawa bakal kehadiran proyek jalan tol, salah satunya adalah proyek jalan tol Tegal-Cilacap. Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Herry Trisaputra Zuna.
"Itu kan tol prakarsa, artinya usulan dari pihak swasta. Usulannya sudah masuk ke kami, mudah-mudahan bisa lelang tahun ini," kata dia dihubungi detikFinance, Minggu (12/2/2017).
Jalan tol ini, kata Herry, diprakarsai oleh BUMN jalan tol, PT Jasamarga (Persero). Jalan tol ini bakal menjadi alternati…

Rencana Jalan TOL Ajibarang Wangon

Dalam perkembangannya rencana pembangunan jalan Tol Ajibarang Wangon terakomodasi dengan disetujuinya Rencana Jalan Tol Tegal Cilacap yang aksesnya dipastikan melewati kota kota ini.

Berdasarkan RTRW Jateng 2009-2029, Kabupaten Banyumas akan dilalui jalan tol Tegal-Cilacap. Rutenya dimulai dari Tegal-Prupuk-Bumiayu-Ajibarang-Wangon-Cilacap. Sedangkan untuk Kabupaten Cilacap akna dilalui Jalan tol Cilacap-Yogyakarta, rutenya dimulai dari Cilacap-Buntu-Sumpiuh-Kebumen-Purworejo-Kulon Progo, Yogyakarta.
Meskipun tidak melewati Kota Purwokerto, tapi dengan akses yang memadai terutama ke Wangon yang menurut informasi menjadi lokasi TOL Gate , maka tetap berperan signifikan terhadap mobilitas dari Purwokerto ke luar daerah. 
Ini adalah konsekuensi sebuah perkembangan dimana dampak dibukanya TOl Cipali tenyata semakin membuat kawasan Banyumas padat. bahkan yang menjadi pelajaran bersama adalah kasus rusaknya jembatan Comal Pemalang beberapa tahun lalu, mengakibatkan kemacetan parah di Jalur…

JNE Resmikan Wangon Gateway

Tingkatkan Kecepatan Layanan JNE Resmikan Wangon Gateway
Salah satu perusahaan jasa pengiriman ekspres dan logistik nasional, JNE terus memperkuat berbagai sektor salah satunya infrastruktur dan jaringan. Selain di Bandung, telah mengoperasikan Jakarta Gateway, Surabaya Gateway dan Wangon Gateway. Perluasan infrastruktur pun tidak hanya di Pulau Jawa, tapi juga dilakukan di JNE Medan dan Kantor Perwakilan baru JNE di Batam. Selanjutnya Gateway Makasar .

Peresmian JNE Gateway Wangon (Foto : Edi Romadhon)

















:  Demi meningkatkan kecepatan layanan pengiriman bagi customer, JNE melakukan penambahan infrastruktur. Realisasi dari penambahan infrastruktur tersebut adalah pembangunan Wangon Gateway yang berlokasi Jl Raya Klapagading Rt 04 Rw 08 Kecamatan Wangon Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.
Mohammad Feriadi, selaku Presiden Direktur JNE, dalam sambutannya menyampaikan, setelah peluncuran 7 produk di bulan Februari 2016 yang lalu, pembukaan Gateway Wangon merupakan salah satu wujud pengembangan i…