Entri yang Diunggulkan

Penataan Kota Kecamatan Wangon & Kemungkinan Perluasan Urban

Wangon adalah sebuah kota kecamatan yang lokasinya cukup strategis karena menjadi persilangan jalur utama lalu lintas di jalur selatan...

Selasa, 24 Januari 2017

Pos Damkar Akan Ditambah di Ajibarang

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Banyumas berencana menambah pos pemadam kebakaran di Ajibarang. Selain mengharuskan gedung tinggi memiliki fasilitas pemadam kebakaran, Kantor Satpol PP Kabupaten Banyumas juga berencana menambah fasilitas berupa pos pemadam kebakaran.
Menurut Kepala Satpol PP Kabupaten Banyumas Imam Pamungkas, pospemadam akan didirikan di Ajibarang. ”Jika dilihat dari kerawanan potensinya besar, sebab pertumbuhan ekonomi di Ajibarang juga besar, jadi perlu ada fasilitas (pemadam kebakaran) di sana,” jelasnya.
Menurutnya, penambahan pos tersebut akan dilakukan bertahap, tahun ini, kata dia diupayakan bangunan pos pemadam kebakaran sudah berdiri. ”Rencana awal pos akan didirikan di Kompleks Kecamatan Ajibarang, masih saya komunikasikan, terutama dengan pihak terkait, tapi tahun ini targetnya pos sudah dibangun,” ucapnya.
Satu UnitMengenai pengadaan armada, kata dia karena pada usulan lalu belum dikabulkan, maka pihaknya akan mengupayakan di masa mendatang. Ia mengatakan, usulan tentang penambahan armada pemadam kebakaran, telah disesuaikan dengan kebutuhan saat ini.
Adapun armada yang diproyeksikan ditempatkan di pos pemadam kebakaran Ajibarang, menurutnya berjumlah satu unit. Dikatakan, beberapa wilayah lain, menurutnya juga perlu dilengkapi dengan fasilitas pos pemadam kebakaran, seperti, daerah Kembaran, dan Banyumas. ”Kembaran itu strategis, ke Sumbang dekat, ke Purwokerto dekat, ke Sokaraja juga dekat,” imbuhnya.
Armada pemadam kebakaran di Banyumas saat ini ada tujuh unit yang tersebar di tiga pos pemadam kebakaran , yakni Pos Purwokerto, Pos Wangon, dan Pos Kemranjen. Sebelumnya, Banyumas belum memiliki fasilitas pemadam kebakaran untuk bangunan tinggi. Berkaitan dengan kondisi itu, gedung-gedung tinggi yang akan dibangun harus dilengkapi dengan fasilitas pemadam kebakaran.
Imam Pamungkas mengatakan, sampai saat ini fasilitas pemadam kebakaran di Banyumas belum memiliki alat pemadam untuk bangunan tinggi. Berkaitan dengan kondisi itu, dimasa mendatang pembangunan gedung tinggi di Banyumas harus dilengkapi fasilitas pemadam kebakaran.
Lebih lanjut ia mengatakan, penyediaan fasilitas pemadam kebakaran sangat penting karena kebakaran dapat terjadi kapan saja. Sejak awal 2017 sampai Senin (16/1) lalu menurutnya sudah ada tujuh kejadian kebakaran di Kabupaten Banyumas, yang sebagian besar disebabkan korsleting listrik.
sumber Suara Merdeka 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar