Langsung ke konten utama

Pegawai Banyumas Wajib Setor Sampah Minimal 1 Kg/Bulan


BANYUMAS : Dalam rangka upaya pengurangan timbunan sampah anorganik, Bupati Banyumas Ir Achmad Husein meminta kepada semua pegawai di Banyumas untuk menyetorkan sampah anorganik minimal 1 kg perbulan. Pengelolaan ini nantinya akan dikelola oleh Bank Sampah di setiap Oragnisasi Perangkat Daerah (OPD).
Bupati Banyumas Ir Achmad Husein mengatakan sebagai unsur pemerintah, pegawai negeri sipil diharapkan mampu menjadi inspirator dalam menjaga lingkungan.
“Produksi sampah di Banyumas mencapai 960 ton per hari. Sampah anorganik diketahui menjadi beban dan sumber pencemaran lingkungan. Dengan program ini diharapkan sampah dapat diubah menjadi barang yang bernilai ekonomis jika dimanfaatkan atau didaur ulang,” katanya
Kepala Bidang Kebersihan dan Petamanan, Ir Ngadimin MP mengatakan bahwa Bupati Banyumas telah mengedarkan Surat Edaran Nomor 660/7376/2016 tanggal 28 Desember 2016 tentang Kewajiban PNS untuk mengumpulkan sampah anorganik 1 kg per bulan.
“Seluruh pegawai negeri sipil dan Pegawai Tidak Tetap (PTT) wajib menjadi nasabah bank sampah OPD. Setiap pegawai diwajibkan menyetor minimal 1 kg sampah setiap bulan,”katanya Senin (30/1) di ruang kerjanya.
Menurut Ngadimin pemberlakuan setor sampah secara efektif akan berlaku mulai bulan Maret. Karena pihaknya baru mensosialisasikan edaran tersebut Selasa (31/1). Dalam sosialisasi para Kasubag Umum/Tata Usaha/Kerumahtanggaan di OPD nantinya akan diberi tugas tambahan mengelola bank sampah, dan semua pegawai menjadi nasabah untuk menyimpan sampah anorganik.
“Ini salah satu langkah Pemerintah Kabupaten Banyumas melalui Dinas Lingkungan Hidup, dalam pengurangan sampah, mengingat di Kabupaten Banyumas, setiap hari memproduksi 960 ton sampah, 280 ton sampah merupakan sampah anorganik ” tambah Ngadimin.
Setelah sampah terkumpul, nantinya bisa dijual, uangnya bisa untuk kegiatan non dinas pegawai maupun kegiatan sosial OPD terkait, tergantung kesepakatan. Sebagai langkah uji coba, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) sudah melakukan kegiatan ini.
“Selama bulan Januari, sampai hari ini (30/1), kami dari DLH, sudah mengumpulkan 550 kg sampah anorganik dari pegawai disini,” tambah Ngadimin.
sumber Humas Pemkab Banyumas

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Rencana Jalan TOL Pejagan /Tegal - Wangon - Cilacap Dalam Tahap Penyusunan FS

Up date info :  Ternyata info terbaru diusulkan bukan dari Tegal tapi dari Pejagan, Yaitu Pembangunan jalan tol lanjutan dari pejagan-bumiayu-pekuncen-ajibarang-cilacap dan Penyusunan FS tol Pejagan-Cilacap


Peta Usulan Program Bina Marga Antar WPS Brebes-Cilacap

 Pembangunan jalan tol lanjutan dari pejagan-bumiayu-pekuncen-ajibarang-cilacap Penyusunan FS tol Pejagan-Cilacap



update info berita ini Minggu 12 Feb 2017, 10:59 WIB Tegal Cilacap Bakal Terbangun Jalan TolDana Aditiasari - detikFinance Sisi Selatan Pulau Jawa bakal kehadiran proyek jalan tol, salah satunya adalah proyek jalan tol Tegal-Cilacap. Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Herry Trisaputra Zuna.
"Itu kan tol prakarsa, artinya usulan dari pihak swasta. Usulannya sudah masuk ke kami, mudah-mudahan bisa lelang tahun ini," kata dia dihubungi detikFinance, Minggu (12/2/2017).
Jalan tol ini, kata Herry, diprakarsai oleh BUMN jalan tol, PT Jasamarga (Persero). Jalan tol ini bakal menjadi alternati…

Rencana Jalan TOL Ajibarang Wangon

Dalam perkembangannya rencana pembangunan jalan Tol Ajibarang Wangon terakomodasi dengan disetujuinya Rencana Jalan Tol Tegal Cilacap yang aksesnya dipastikan melewati kota kota ini.

Berdasarkan RTRW Jateng 2009-2029, Kabupaten Banyumas akan dilalui jalan tol Tegal-Cilacap. Rutenya dimulai dari Tegal-Prupuk-Bumiayu-Ajibarang-Wangon-Cilacap. Sedangkan untuk Kabupaten Cilacap akna dilalui Jalan tol Cilacap-Yogyakarta, rutenya dimulai dari Cilacap-Buntu-Sumpiuh-Kebumen-Purworejo-Kulon Progo, Yogyakarta.
Meskipun tidak melewati Kota Purwokerto, tapi dengan akses yang memadai terutama ke Wangon yang menurut informasi menjadi lokasi TOL Gate , maka tetap berperan signifikan terhadap mobilitas dari Purwokerto ke luar daerah. 
Ini adalah konsekuensi sebuah perkembangan dimana dampak dibukanya TOl Cipali tenyata semakin membuat kawasan Banyumas padat. bahkan yang menjadi pelajaran bersama adalah kasus rusaknya jembatan Comal Pemalang beberapa tahun lalu, mengakibatkan kemacetan parah di Jalur…

Objek Wisata Karang Penginyongan Karangtengah Cilongok

update info






GRAFIKA GROUP KEMBANGKAN WISATA DI KARANG PENGINYONGAN
KAWASAN WISATA KARANG PENGINYONGAN CIPENDOK
LAUTAN BUNGA DI TAMAN PENGINYONGAN
TITIAN KASIH KE PUNTUK ASMARA



[Suara Banyumas] Kawasan Objek Wisata Karang Penginyongan di Desa Karangtengah, Kecamatan Cilongok, Banyumas, bakal dikembangkan menjadi destinasi wisata dan budaya yang terintegrasi. Tujuannya menarik wisatawan untuk mengunjungi wilayah Banyumas bagian barat. Hal itu diungkapkan budayawan Ahmad Tohari dalam Sosialisasi Pengembangan Taman Wisata dan Budaya Karang Panginyongan, Minggu (17/1). Dia mengatakan, Karang Penginyongan ini diarahkan untuk menjadi kawasan wisata edukatif. Arahnya untuk membentuk karakter kepribadian pengunjungnya. ”Banyumas membutuhkan destinasi wisata dengan konsep yang baru, tidak hanya untuk objek wisata massal. Selain itu, sudah waktunya kantongkantong kebudayaan disiapkan untuk menarik wisatawan. Banyumas butuh usaha pariwisata berbasis alam dan juga pemikiran untuk p…