Entri yang Diunggulkan

Penataan Kota Kecamatan Wangon & Kemungkinan Perluasan Urban

Wangon adalah sebuah kota kecamatan yang lokasinya cukup strategis karena menjadi persilangan jalur utama lalu lintas di jalur selatan...

Senin, 09 Januari 2017

Dibentuk Gegana Unit 3 Banyumas



Untuk antisipasi ancaman teror dan bom serta memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat, kini telah dibentuk Gegana Unit 3 Banyumas. Yakni unit khusus yang bertugas untuk menjinakan bom dan antiteror.
Mengawali dibentuknya Gegana Unit 3 Banyumas, pada Sabtu (7/1) dilakukan pemotongan tumpeng yang dihadiri Kapolres AKBP Azis Andriansyah dan beberapa tokoh masyarakat di sekitar kantor Gegana Unit 3 Banyumas Jl A Yani Purwokerto. Kapolres mengatakan, Gegana Unit 3 Banyumas diharapkan bisa mengantisipasi dan memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat.
Sebab di beberapa tempat, di luar Banyumas, ditemukan bom atau bahan peledak yang membahayakan. Temuan bom atau bahan peledak tersebut penangananannya tidak boleh sembarangan dan harus ditangani oleh ahlinya. Yakni dari Gegana yang antara lain memiliki keahlian dan bertugas menjinakan bom. ”Dengan hadirnya Gegana Unit 3 Banyumas, bisa mengantisipasi jika ada ancaman bom di Banyumas.
Anggota Gegana yang bertugas di Banyumas pun harus tegas, hebat, terampil tapi tetap harus ramah kepada masyarakat agar masyarakat perasa aman dan nyaman,”katanya. Kepala Gegana Unit 3 Banyumas Iptu Ahmad Muslih menambahkan Gegana Unit 3 di bawah komando Detrasemen Gegana Satbrimob Polda Jateng.
Selain di Banyumas, juga ada Gegana Unit 1 Surakarta dan Gegana Unit 2 Pekalongan. Untuk Gegana Unit 3 Banyumas, wilayah tugasnya meliputi empat kabupaten, yakni Banyumas, Cilacap, Purbalingga dan Banjarnegara. ”Saat ini ada 10 personel yang bertugas dengan peralatan yang lengkap.
Kami sewaktuwaktu siap diterjunkan bila memang ada laporan dari wilayah yang segera ditindaklanjuti,” tandasnya. Tasyakuran pembentukan Gegana Unit 3 Banyumas juga didukung dengan kegiatan donor darah dan pemberian santunan kepada anak yatim piatu yang dilaksanakan oleh Komunitas Ershi, yakni anggota Bintara Polri lulusan 2001 dan Brimob Angkatan 35 di wilayah Banyumas.
Donor darah diikuti oleh para anggota Brimob dan anggota Ershi Banyumas Raya. Sedangkan santunan kepada anak yatim piatu diserahkan oleh Kapolres Banyumas.

sumber Suara Merdeka.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar