Entri yang Diunggulkan

Info Tentang Blog Banyumas Corner

saya mencoba mendeskripsikan sebuah ungkapan yang berasal dari bahasa populer saat ini yaitu ungkapan Menduniakan Banyumas dan Memb...

Kamis, 12 Januari 2017

Penjualan Naik Drastis Pendampingan KUB Batik Pringmas Berakhir


Omzet penjualan batik milik Kelompok Usaha Bersama (KUB) Batik Pringmas Desa Papringan, Kecamatan Banyumas, menunjukkan kenaikan dari tahun ke tahun.
Kenaikan menjadi salah satu parameter bahwa kelompok tersebut telah mandiri setelah mendapat pendampingan Bank Indonesia Purwokerto selama empat tahun, sejak 2013. Data di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Purwokerto yang memfasilitasi pendampingan klaster batik mencatat, nilai penjualan meningkat dari Rp 13,8 juta pada 2013 menjadi Rp 34 juta pada periode akhir 2014.
Kemudian, pada triwulan pertama 2015, omzet penjualan tercatat menjadi Rp 41 juta dan pada akhir 2015 Rp 62 juta. Omzet ini naik terus hingga akhir 2016 tercatat sebesar Rp 102 juta. ”Selama empat tahun terakhir, omzet penjualan naik sepuluh kali lipat,” ungkap Konsultan Pengembangan UMKM Bank Indonesia Purwokerto, Intan Nawangsari Sutarto, kemarin.
Menurut dia, pemasaran yang dilakukan kelompok menyasar konsumen di wilayah eks Karesidenan Banyumas melalui showroom, serta menjaring konsumen dari pameran produk baik tingkat regional, nasional bahkan pameran di mancanegera.
Jejaring Bisnis
Selain itu, para perajin batik Papringan mulai percaya diri memasarkan produknya dengan melakukan jejaring bisnis dengan pengelola hotel-hotel dan biro wisata di Purwokerto. ”Mereka sudah percaya diri memasarkan produknya, bahkan intensif melakukan kerja sama bisnis dengan pihak ketiga,” katanya.
Ia menambahkan, sekarang ini pendampingan dari Bank Indonesia Purwokerto kepada KUB Batik Pringmas telah berakhir. Mereka dituntut mandiri mulai dari produksi, pemasaran, serta mengelola manajemen organisasi. ”Mereka sudah dilepas. Kami sudah tidak lagi intensif (mendampingi), tapi kami masih membantu pemasaran produk serta legalitas usaha,” kata Intan.
Pengurus KUB Batik Pringmas, Iin Susiningsih, mengemukakan, kelompok batik terus berupaya meningkatkan produksi, kualitas produk dengan menggunakan bahan kain berkualitas, serta membuat batik warna alam.

sumber Suara Merdeka.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar