Langsung ke konten utama

Pembebasan Lahan Siap Dimulai Jalan Masuk ke Linggamas




Pemerintah Kabupaten Banyumas, menyiapkan anggaran Rp 20 miliar untuk memulai pembebasan lahan, guna membangun jalan masuk menuju Jembatan Linggamas.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Banyumas, Irawadi mengatakan, tahun ini peroses pembangunan jalan masuk menuju Jembatan Linggamas, dimulai dengan pembebasan tanah. Dalam pembebasan tanah ini, Pemkab Banyumas, akan menggandeng Badan Pertanahan Nasional (BPN). “Untuk fisik (pembangunan fisik jalan) belum, tapi jika pembebasan tanah selesai awal tahun ini, fisik bisa saja kami mulai,” jelasnya, kemarin.

Menurutnya, terkait pembebasan tanah tersebut, pihaknya mendapatkan alokasi anggaran sebesar Rp 20 miliar dari APBD. Jalan yang akan dibangun itu, akan memiliki panjang empat kilometer, dengan lebar tujuh meter. Untuk saat ini, akses menuju Jembatan Linggamas, masih melalui Jalan Sokaraja – Kalianja.

Kondisi jalan yang relatif sempit, membuat jalan itu kurang ideal jika digunakan menjadi jalan penghubung antar kabupaten. Kepala Bidang Pembangunan Jalan dan Jembatan DPU Banyumas Achmad Taufik mengatakan, sebelum sampai tahap ini, sudah dilakukan beberapa tahapan seperti perencanaan. Dalam tahap tersebut dokumen perencanaan yang ada sudah ditinjau.

Dikatakan, mengenai rencana pembebasan lahan, lokasi yang akan dibebaskan sejauh ini masih sesuai dengan rancangan teknis terperinci (DED). Terkait dengan pembangunan jalan akses tersebut paling tidak ada 150 bidang tanah yang harus dibebaskan.

Dalam rancangan teknis terperinci, jalan itu akan dibangun menjadi jalan aspal hotmix. Namun demikian, karena yang akan membangun Pemprov Jateng, dia mengaku belum tahu nantinya apakah akan menggunakan material aspal hotmix, atau akan menggunakan cor beton.

Sebelumnya, setelah proses pembebasan lahan selesai, nantinya direncanakan pembangunan fisik segera dilaksanakan. Menurut Irawadi, dalam proses pembangunan fisik jalur akses itu, Pemprov dikabarkan juga akan membantu pembiayaannya. Pembiayaan itu, dimaksudkan sebagai pengganti anggaran yang telah dikeluarkan Pemkab, untuk pembebasan lahan.
sumber Suara Merdeka.com

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Rencana Jalan TOL Pejagan /Tegal - Wangon - Cilacap Dalam Tahap Penyusunan FS

Up date info :  Ternyata info terbaru diusulkan bukan dari Tegal tapi dari Pejagan, Yaitu Pembangunan jalan tol lanjutan dari pejagan-bumiayu-pekuncen-ajibarang-cilacap dan Penyusunan FS tol Pejagan-Cilacap


Peta Usulan Program Bina Marga Antar WPS Brebes-Cilacap

 Pembangunan jalan tol lanjutan dari pejagan-bumiayu-pekuncen-ajibarang-cilacap Penyusunan FS tol Pejagan-Cilacap



update info berita ini Minggu 12 Feb 2017, 10:59 WIB Tegal Cilacap Bakal Terbangun Jalan TolDana Aditiasari - detikFinance Sisi Selatan Pulau Jawa bakal kehadiran proyek jalan tol, salah satunya adalah proyek jalan tol Tegal-Cilacap. Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Herry Trisaputra Zuna.
"Itu kan tol prakarsa, artinya usulan dari pihak swasta. Usulannya sudah masuk ke kami, mudah-mudahan bisa lelang tahun ini," kata dia dihubungi detikFinance, Minggu (12/2/2017).
Jalan tol ini, kata Herry, diprakarsai oleh BUMN jalan tol, PT Jasamarga (Persero). Jalan tol ini bakal menjadi alternati…

Rencana Jalan TOL Ajibarang Wangon

Dalam perkembangannya rencana pembangunan jalan Tol Ajibarang Wangon terakomodasi dengan disetujuinya Rencana Jalan Tol Tegal Cilacap yang aksesnya dipastikan melewati kota kota ini.

Berdasarkan RTRW Jateng 2009-2029, Kabupaten Banyumas akan dilalui jalan tol Tegal-Cilacap. Rutenya dimulai dari Tegal-Prupuk-Bumiayu-Ajibarang-Wangon-Cilacap. Sedangkan untuk Kabupaten Cilacap akna dilalui Jalan tol Cilacap-Yogyakarta, rutenya dimulai dari Cilacap-Buntu-Sumpiuh-Kebumen-Purworejo-Kulon Progo, Yogyakarta.
Meskipun tidak melewati Kota Purwokerto, tapi dengan akses yang memadai terutama ke Wangon yang menurut informasi menjadi lokasi TOL Gate , maka tetap berperan signifikan terhadap mobilitas dari Purwokerto ke luar daerah. 
Ini adalah konsekuensi sebuah perkembangan dimana dampak dibukanya TOl Cipali tenyata semakin membuat kawasan Banyumas padat. bahkan yang menjadi pelajaran bersama adalah kasus rusaknya jembatan Comal Pemalang beberapa tahun lalu, mengakibatkan kemacetan parah di Jalur…

JNE Resmikan Wangon Gateway

Tingkatkan Kecepatan Layanan JNE Resmikan Wangon Gateway
Salah satu perusahaan jasa pengiriman ekspres dan logistik nasional, JNE terus memperkuat berbagai sektor salah satunya infrastruktur dan jaringan. Selain di Bandung, telah mengoperasikan Jakarta Gateway, Surabaya Gateway dan Wangon Gateway. Perluasan infrastruktur pun tidak hanya di Pulau Jawa, tapi juga dilakukan di JNE Medan dan Kantor Perwakilan baru JNE di Batam. Selanjutnya Gateway Makasar .

Peresmian JNE Gateway Wangon (Foto : Edi Romadhon)

















:  Demi meningkatkan kecepatan layanan pengiriman bagi customer, JNE melakukan penambahan infrastruktur. Realisasi dari penambahan infrastruktur tersebut adalah pembangunan Wangon Gateway yang berlokasi Jl Raya Klapagading Rt 04 Rw 08 Kecamatan Wangon Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.
Mohammad Feriadi, selaku Presiden Direktur JNE, dalam sambutannya menyampaikan, setelah peluncuran 7 produk di bulan Februari 2016 yang lalu, pembukaan Gateway Wangon merupakan salah satu wujud pengembangan i…