Entri yang Diunggulkan

Info Tentang Blog Banyumas Corner

saya mencoba mendeskripsikan sebuah ungkapan yang berasal dari bahasa populer saat ini yaitu ungkapan Menduniakan Banyumas dan Memb...

Kamis, 12 Januari 2017

Pembebasan Lahan Siap Dimulai Jalan Masuk ke Linggamas




Pemerintah Kabupaten Banyumas, menyiapkan anggaran Rp 20 miliar untuk memulai pembebasan lahan, guna membangun jalan masuk menuju Jembatan Linggamas.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Banyumas, Irawadi mengatakan, tahun ini peroses pembangunan jalan masuk menuju Jembatan Linggamas, dimulai dengan pembebasan tanah. Dalam pembebasan tanah ini, Pemkab Banyumas, akan menggandeng Badan Pertanahan Nasional (BPN). “Untuk fisik (pembangunan fisik jalan) belum, tapi jika pembebasan tanah selesai awal tahun ini, fisik bisa saja kami mulai,” jelasnya, kemarin.

Menurutnya, terkait pembebasan tanah tersebut, pihaknya mendapatkan alokasi anggaran sebesar Rp 20 miliar dari APBD. Jalan yang akan dibangun itu, akan memiliki panjang empat kilometer, dengan lebar tujuh meter. Untuk saat ini, akses menuju Jembatan Linggamas, masih melalui Jalan Sokaraja – Kalianja.

Kondisi jalan yang relatif sempit, membuat jalan itu kurang ideal jika digunakan menjadi jalan penghubung antar kabupaten. Kepala Bidang Pembangunan Jalan dan Jembatan DPU Banyumas Achmad Taufik mengatakan, sebelum sampai tahap ini, sudah dilakukan beberapa tahapan seperti perencanaan. Dalam tahap tersebut dokumen perencanaan yang ada sudah ditinjau.

Dikatakan, mengenai rencana pembebasan lahan, lokasi yang akan dibebaskan sejauh ini masih sesuai dengan rancangan teknis terperinci (DED). Terkait dengan pembangunan jalan akses tersebut paling tidak ada 150 bidang tanah yang harus dibebaskan.

Dalam rancangan teknis terperinci, jalan itu akan dibangun menjadi jalan aspal hotmix. Namun demikian, karena yang akan membangun Pemprov Jateng, dia mengaku belum tahu nantinya apakah akan menggunakan material aspal hotmix, atau akan menggunakan cor beton.

Sebelumnya, setelah proses pembebasan lahan selesai, nantinya direncanakan pembangunan fisik segera dilaksanakan. Menurut Irawadi, dalam proses pembangunan fisik jalur akses itu, Pemprov dikabarkan juga akan membantu pembiayaannya. Pembiayaan itu, dimaksudkan sebagai pengganti anggaran yang telah dikeluarkan Pemkab, untuk pembebasan lahan.
sumber Suara Merdeka.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar