Entri yang Diunggulkan

Info Tentang Blog Banyumas Corner

saya mencoba mendeskripsikan sebuah ungkapan yang berasal dari bahasa populer saat ini yaitu ungkapan Menduniakan Banyumas dan Memb...

Selasa, 03 Januari 2017

Jalan Wangon – Ijo Direncanakan Diperlebar

Quote:
Ruas jalan Wangon – Ijo yang merupakan ruas Jalur Selatan, direncanakan diperlebar. Sebelum pelebaran dilakukan akan dilakukan pemeliharaan untuk mengurangi kerusakan jalan. PPK 09 Satker PJN I Jateng Ditjen Bina Marga Kementerian PU RR, Joko Satrio mengatakan, penanganan ruas Jalan Wangon – Ijo, akan dialokasikan anggaran sebesar Rp 400 miliar.
Nantinya ruas jalan tersebut akan memiliki lebar sekitar 11 meter. “Wangon – Ijo kontrak sudah bergulir, penanganan permanen dari sekarang tujuh meter akan menjadi 11 meter.
Meski demikian, pelaksanaan baru akan dilakukan pada akhir 2018 mendatang,” katanya akhir pekan lalu. Ia mengatakan, menjelang penanganan permanen, juga akan dilakukan kegiatan perbaikan untuk mengurangi kerusakan jalan yang parah mulai dari Wangon (Kabupaten Banyumas) sampai dengan Sampang (Kabupaten Cilacap).
Sebelumnya, penanganan kerusakan jalan di Jalan Gerilya juga akan dilakukan. Joko mengatakan, tahun depan, ruas Jalan Gerilya Purwokerto akan mendapat alokasi anggaran rutin plus. Menurutnya selain melakukan pemeliharaan rutin, juga akan dilakukan penanganan tambahan di ruas jalan tersebut.
Pemeliharaan Rutin
“PU Kabupaten dan SKPD, akan melakukan sinkronisasi di Jalan Gerilya, sepanjang 2,6 kilometer akan ada pemeliharaan rutin, plus di overlay (lapis ulang),” tuturnya. Ia mengatakan, kondisi Jalan Gerilya selain sudah berusia tua, juga kerap dilalui kendaraan dengan tonase berlebih.
Hal itu menurutnya semakin membuat risiko kerusakan jalan meningkat. Selain itu, drainase yang kurang baik juga semakin memperparah kondisi tersebut. Disamping itu, pihaknya juga mengamati ada beberapa pekerjaan galian perbaikan pipa air bersih yang pelaksanaannya tidak berkoordinasi dengan pihaknya.
Ia mengatakan, sebagai jalan nasional Jalan Gerilya memiliki standar konstruksi khusus, sementara seringkali jika dilakukan perbaikan pipa air bersih, materialnya hanya berupa sirtu. 

sumber : suaramerdeka.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar