Langsung ke konten utama

Institut Teknologi Telkom Purwokerto

Status ST3 Telkom Ditingkatkan
Jadi Institut Teknologi Telkom


Sekolah Tinggi Teknologi Telematika Telkom (ST3 Telkom) Purwokerto sebagai sekolah tinggi telematika di bawah Yayasan Pendidikan Telkom (YPT), ditingkatkan statusnya menjadi Institut Teknologi Telkom (ITTelkom) Purwokerto, Senin (21/8), melalui Surat Keputusan (SK) Menristek Dikti No.446/KPT/I/2017.
Dalam rilis yang diterima Suara Merdeka kemarin, Ketua Yayasan Pendidikan Telkom (YPT), Dwi S Purnomo mengatakan, ITTelkom Purwokerto merupakan institut teknologi pertama di Jawa Tengah. ITTelkom menandai tonggak perkembangan pendidikan berbasis teknologi di provinsi ini.
Sebagai perguruan tinggi yang berada di bawah naungan Yayasan Pendidikan Telkom dan didukung secara penuh PT Telkom, ITTelkom Purwokerto hadir dengan delapan program studi untuk menyelenggarakan pendidikan berbasis ICT yang terdepan di area Jawa Tengah dan Yogyakarta. ”Kami harap kehadiran IT Telkom dapat membuat dunia pendidikan semakin berkembang.
Dengan kekuatan pada penguasaan teknologi telematika dan informatika, ITTelkom membekali mahasiswa dengan digital skill yang dibutuhkan industri dan masyarakat saat ini,” ujar dia. Dengan peningkatan status ini, ITTelkom Purwokerto semakin dekat untuk menjadi perguruan tinggi terbaik di nasional, dan siap menjadi perguruan tinggi berkelas internasional.
”Peningkatan status ini merupakan upaya untuk menjawab tantangan globalisasi. Dimana pada era digital, setiap lembaga pendidikan dituntut untuk mampu memenangkan persaingan di masa depan,” ujarnya. Menurutnya, saat ini persaingan di dunia pendidikan semakin ketat.
Untuk itu, setiap lembaga pendidikan harus dapat memberikan kualitas layanan yang terbaik. ”Setiap lembaga pendidikan di bawah Yayasan Pendidikan Telkom harus dapat menjawab tantangan di era globalisasi, sehingga perubahan dengan meningkatkan status lembaga mutlak untuk dilakukan,” terangnya.
ITTelkom Purwokerto awalnya bernama Akademi Teknik Telekomunikasi (Akatel) yang berdiri pada 31 Mei 2002. Kemudian statusnya meningkat menjadi ST3 Telkom pada 20 Desember 2012. Sekarang menjadi ITTelkom, dan akan dipersiapkan menjadi Telkom University National Campus (TUNC) di Purwokerto.

IT Telkom Siapkan Aplikasi Khusus Pemkab Banyumas

Institut Teknologi (IT) Telkom Purwokerto menyiapkan aplikasi untuk membantu Pemerintah Kabupaten Banyumas. Bantuan berupa aplikasi ini merupakan bentuk pengabdian kepada masyarakat dari civitas academica.
Hal itu dikemukakan Rektor ITTelkom Dr Ali Rokhman MSi, usai peluncuran kampus IT Telkom Purwokerto dan Kawasan Terpadu Pendidikan Telkom di Jalan DI Panjaitan No 128 Purwokerto, Banyumas, Selasa (29/8). Salah satu yang disiapkan adalah aplikasi sistem informasi pemerintahan desa. ”Seminggu yang lalu kami sudah bertemu bupati dan menawarkan program pengabdian masyarakat. Program pertama yaitu desa binaan dan aplikasi sistem informasi pemerintahan desa,” kata Ali.
Transparansi Dana Desa
Program pengabdian masyarakat untuk desa binaan akan berkonsentrasi di bidang pemberdayaan teknologi informasi dan komunikasi. Sementara untuk pembuatan aplikasi sistem informasi desa, hal ini mendapat apresiasi dari Pemkab Banyumas.
Menurut Ali, aplikasi tersebut sangat dibutuhkan, karena membuat transparansi anggaran dana desa. ”Itu juga disampaikan Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo. Penggunaan dana desa ini kurang terkontrol. Kami sudah bicara dengan bupati, aplikasinya sedang disiapkan,” ujarnya. Aplikasi tersebut, nantinya memungkinkan masyarakat dapat melihat secara instan penyaluran dan penggunaan dana desa.
Sehingga memperkecil kemungkinan penyalahgunaan anggaran. Sementara itu, Ketua Yayasan Pendidikan Telkom, Dwi S Purnomo mengatakan, setelah berganti status dari Sekolah Tinggi Teknik Telematika menjadi Institut Teknologi Telkom, kampus tersebut kini memiliki delapan Program Studi.
Di antaranya, prodi unggulan S1 Teknik Telekomunikasi dengan akreditasi B, S1 Teknik Informatika dengan akreditasi B, D3 Teknik Telekomunikasi dengan akreditasi B, S1 Sistem Informasi, S1 Rekayasa Perangkat Lunak, S1 Teknik Industri, S1 Desain Komunikasi Visual dan S1 Teknik Elektro. Sebagai Kawasan Terpadu Pendidikan Telkom, juga tersedia SMK Telkom dan SMP Telkom yang baru dibuka 2016 lalu.
sumber Suara Merdeka



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Rencana Jalan TOL Pejagan /Tegal - Wangon - Cilacap Dalam Tahap Penyusunan FS

Up date info :  Ternyata info terbaru diusulkan bukan dari Tegal tapi dari Pejagan, Yaitu Pembangunan jalan tol lanjutan dari pejagan-bumiayu-pekuncen-ajibarang-cilacap dan Penyusunan FS tol Pejagan-Cilacap


Peta Usulan Program Bina Marga Antar WPS Brebes-Cilacap

 Pembangunan jalan tol lanjutan dari pejagan-bumiayu-pekuncen-ajibarang-cilacap Penyusunan FS tol Pejagan-Cilacap



update info berita ini Minggu 12 Feb 2017, 10:59 WIB Tegal Cilacap Bakal Terbangun Jalan TolDana Aditiasari - detikFinance Sisi Selatan Pulau Jawa bakal kehadiran proyek jalan tol, salah satunya adalah proyek jalan tol Tegal-Cilacap. Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Herry Trisaputra Zuna.
"Itu kan tol prakarsa, artinya usulan dari pihak swasta. Usulannya sudah masuk ke kami, mudah-mudahan bisa lelang tahun ini," kata dia dihubungi detikFinance, Minggu (12/2/2017).
Jalan tol ini, kata Herry, diprakarsai oleh BUMN jalan tol, PT Jasamarga (Persero). Jalan tol ini bakal menjadi alternati…

Rencana Jalan TOL Ajibarang Wangon

Dalam perkembangannya rencana pembangunan jalan Tol Ajibarang Wangon terakomodasi dengan disetujuinya Rencana Jalan Tol Tegal Cilacap yang aksesnya dipastikan melewati kota kota ini.

Berdasarkan RTRW Jateng 2009-2029, Kabupaten Banyumas akan dilalui jalan tol Tegal-Cilacap. Rutenya dimulai dari Tegal-Prupuk-Bumiayu-Ajibarang-Wangon-Cilacap. Sedangkan untuk Kabupaten Cilacap akna dilalui Jalan tol Cilacap-Yogyakarta, rutenya dimulai dari Cilacap-Buntu-Sumpiuh-Kebumen-Purworejo-Kulon Progo, Yogyakarta.
Meskipun tidak melewati Kota Purwokerto, tapi dengan akses yang memadai terutama ke Wangon yang menurut informasi menjadi lokasi TOL Gate , maka tetap berperan signifikan terhadap mobilitas dari Purwokerto ke luar daerah. 
Ini adalah konsekuensi sebuah perkembangan dimana dampak dibukanya TOl Cipali tenyata semakin membuat kawasan Banyumas padat. bahkan yang menjadi pelajaran bersama adalah kasus rusaknya jembatan Comal Pemalang beberapa tahun lalu, mengakibatkan kemacetan parah di Jalur…

JNE Resmikan Wangon Gateway

Tingkatkan Kecepatan Layanan JNE Resmikan Wangon Gateway
Salah satu perusahaan jasa pengiriman ekspres dan logistik nasional, JNE terus memperkuat berbagai sektor salah satunya infrastruktur dan jaringan. Selain di Bandung, telah mengoperasikan Jakarta Gateway, Surabaya Gateway dan Wangon Gateway. Perluasan infrastruktur pun tidak hanya di Pulau Jawa, tapi juga dilakukan di JNE Medan dan Kantor Perwakilan baru JNE di Batam. Selanjutnya Gateway Makasar .

Peresmian JNE Gateway Wangon (Foto : Edi Romadhon)

















:  Demi meningkatkan kecepatan layanan pengiriman bagi customer, JNE melakukan penambahan infrastruktur. Realisasi dari penambahan infrastruktur tersebut adalah pembangunan Wangon Gateway yang berlokasi Jl Raya Klapagading Rt 04 Rw 08 Kecamatan Wangon Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.
Mohammad Feriadi, selaku Presiden Direktur JNE, dalam sambutannya menyampaikan, setelah peluncuran 7 produk di bulan Februari 2016 yang lalu, pembukaan Gateway Wangon merupakan salah satu wujud pengembangan i…