Langsung ke konten utama

Fotografer Berperan Angkat Promosi Pariwisata

 Hasil karya para fotografer dan pehobi foto dinilai berperan untuk mengangkat promosi acara pariwisata. Foto-foto menarik yang dihasilkan, menjadi bukti bahwa budaya dan wisata sangat eksotis. Itu dikemukakan Sekretaris Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata Banyumas, Suwondo Geni pada persiapan Lomba Foto Banyumas Extravaganza 2017, Selasa (8/8).
Dia menyebutkan setiap gelaran event wisata dan budaya Banyumas sebaiknya melibatkan para pehobi foto. ”Foto-foto yang dihasilkan kemudian diunggah ke media sosial. Itu akan menjadi strategi promosi yang efektif. Apalagi untuk event seperti Banyumas Extravaganza ini,” katanya, kemarin.
Adapun Banyumas Extravaganza 2017 yang digelar Minggu (13/8), kata dia, menyuguhkan tema ”Topeng Kinclong”. Tahun ini, peserta tidak hanya menyuguhkan parade fesyen jalanan, tapi juga seni budaya dari 27 kecamatan. Pawai dimulai dari depan Bioskop Rajawali, Jalan S Parman dan berakhir di Alun-alun Purwokerto di Jalan Jenderal Soedirman. Diperkirakan ada 70 peserta yang mengikuti parade kali ini.
Peserta terbagi dalam tiga kategori yaitu kategori Auntuk pelajar SMP, SMA, dan perguruan tinggi, kategori B perwakilan kecamatan, sedangkan kategori C berisi peserta dari umum, swasta, perbankan, maupun organisasi masyarakat. Suwondo berharap para fotografer dan pengunjung dapat mengabadikan atraksi wisata ini. Serta diviralkan melalui sosial media.
”Difoto dan diunggah ke sosial media instagram siapa tahu beruntung jadi pemenang,” ujarnya. Sementara itu, Ketua Komunitas Fotografer Banyumas (KFB), Subarkah Budi Wibowo mengatakan, pada perhelatan sebelumnya yaitu Festival Serayu, sedikitnya 500 buah foto yang diunggah peserta lomba foto di akun media sosial instagram.
”Untuk Festival Serayu yang lokasinya jauh dari kota Purwokerto, jumlahnya sekitar 500 foto. Kalau Banyumas Extravaganza pasti lebih banyak, bisa ribuan,” kata dia. Budi menambahkan, pihaknya akan segera mengumunkan petunjuk teknis lomba melalui akun instagram @kfbanyumas. 
sumber suara merdeka

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Rencana Jalan TOL Pejagan /Tegal - Wangon - Cilacap Dalam Tahap Penyusunan FS

Up date info :  Ternyata info terbaru diusulkan bukan dari Tegal tapi dari Pejagan, Yaitu Pembangunan jalan tol lanjutan dari pejagan-bumiayu-pekuncen-ajibarang-cilacap dan Penyusunan FS tol Pejagan-Cilacap


Peta Usulan Program Bina Marga Antar WPS Brebes-Cilacap

 Pembangunan jalan tol lanjutan dari pejagan-bumiayu-pekuncen-ajibarang-cilacap Penyusunan FS tol Pejagan-Cilacap



update info berita ini Minggu 12 Feb 2017, 10:59 WIB Tegal Cilacap Bakal Terbangun Jalan TolDana Aditiasari - detikFinance Sisi Selatan Pulau Jawa bakal kehadiran proyek jalan tol, salah satunya adalah proyek jalan tol Tegal-Cilacap. Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Herry Trisaputra Zuna.
"Itu kan tol prakarsa, artinya usulan dari pihak swasta. Usulannya sudah masuk ke kami, mudah-mudahan bisa lelang tahun ini," kata dia dihubungi detikFinance, Minggu (12/2/2017).
Jalan tol ini, kata Herry, diprakarsai oleh BUMN jalan tol, PT Jasamarga (Persero). Jalan tol ini bakal menjadi alternati…

Rencana Jalan TOL Ajibarang Wangon

Dalam perkembangannya rencana pembangunan jalan Tol Ajibarang Wangon terakomodasi dengan disetujuinya Rencana Jalan Tol Tegal Cilacap yang aksesnya dipastikan melewati kota kota ini.

Berdasarkan RTRW Jateng 2009-2029, Kabupaten Banyumas akan dilalui jalan tol Tegal-Cilacap. Rutenya dimulai dari Tegal-Prupuk-Bumiayu-Ajibarang-Wangon-Cilacap. Sedangkan untuk Kabupaten Cilacap akna dilalui Jalan tol Cilacap-Yogyakarta, rutenya dimulai dari Cilacap-Buntu-Sumpiuh-Kebumen-Purworejo-Kulon Progo, Yogyakarta.
Meskipun tidak melewati Kota Purwokerto, tapi dengan akses yang memadai terutama ke Wangon yang menurut informasi menjadi lokasi TOL Gate , maka tetap berperan signifikan terhadap mobilitas dari Purwokerto ke luar daerah. 
Ini adalah konsekuensi sebuah perkembangan dimana dampak dibukanya TOl Cipali tenyata semakin membuat kawasan Banyumas padat. bahkan yang menjadi pelajaran bersama adalah kasus rusaknya jembatan Comal Pemalang beberapa tahun lalu, mengakibatkan kemacetan parah di Jalur…

JNE Resmikan Wangon Gateway

Tingkatkan Kecepatan Layanan JNE Resmikan Wangon Gateway
Salah satu perusahaan jasa pengiriman ekspres dan logistik nasional, JNE terus memperkuat berbagai sektor salah satunya infrastruktur dan jaringan. Selain di Bandung, telah mengoperasikan Jakarta Gateway, Surabaya Gateway dan Wangon Gateway. Perluasan infrastruktur pun tidak hanya di Pulau Jawa, tapi juga dilakukan di JNE Medan dan Kantor Perwakilan baru JNE di Batam. Selanjutnya Gateway Makasar .

Peresmian JNE Gateway Wangon (Foto : Edi Romadhon)

















:  Demi meningkatkan kecepatan layanan pengiriman bagi customer, JNE melakukan penambahan infrastruktur. Realisasi dari penambahan infrastruktur tersebut adalah pembangunan Wangon Gateway yang berlokasi Jl Raya Klapagading Rt 04 Rw 08 Kecamatan Wangon Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.
Mohammad Feriadi, selaku Presiden Direktur JNE, dalam sambutannya menyampaikan, setelah peluncuran 7 produk di bulan Februari 2016 yang lalu, pembukaan Gateway Wangon merupakan salah satu wujud pengembangan i…