Langsung ke konten utama

Ruas Jalan yang Harus Diwaspadai Saat Mudik di Seputar Banyumas

Radar Banyumas:

Masuk H-15 Lebaran, segala persiapan terus dilakukan Pemkab Banyumas dalam menyiapkan jalur mudik. Salah satunya melalui pemetaan beberapa ruas jalan yang dinilai rawan. Berdasarkan hasil evaluasi, Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dinhubkominfo) mewaspadai tiga ruas jalan yang dinilai rawan kecelakaan lalu lintas.
Kabid Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) Dinhubkominfo Kabupaten Banyumas Achmad Riyanto menjelaskan, berdasarkan evaluasi tahun lalu ada tiga ruas yang masih perlu diwaspadai terjadi kecelakaan pada saat arus mudik dan balik, termasuk saat libur lebaran.
Ruas jalan yang diwaspadai yaitu ruas jalan Margasana di Kecamatan Jatilawang dan ruas jalan Kedung Pring Kecamatan Kemranjen. Untuk ruas jalan Margasana, sejauh ini selalu menjadi titik yang rawan, mengingat lalu lintas yang padat, tidak diimbangi dengan kondisi jalan yang lebar, sehingga memang sangat rawan kecelakaan.
“Jalur itu merupakan pertemuan kendaraan dari Bandung dan Jakarta yang hendak ke Jogjakarta, sehingga memang cukup padat pada hari biasa. Pada arus mudik dan balik nanti kemungkinan kepadatan akan meningkat,” jelasnya.
Untuk ruas Kedung Pring menurutnya juga perlu diwaspadai, mengingat kondisi jalan yang cukup lurus dan sempit. Selain itu, jalur tersebut juga merupakan pemukiman warga, sehingga arus lalu lintas lokal juga sangat perlu diwaspadai.
Selain ruas jalan tersebut, Dinhubkominfo juga memberi perhatian pada jalur wisata seperti Jalur Purwokerto-Baturraden. Menurutnya, pada musim libur lebaran mendatang, potensi kecekalaan di jalur menuju Baturraden, baik jalur terutama utama jalur timur maupun jalur barat, diprediksi bakal meningkat.
“Jalannya menanjak dan menurun, selain itu juga banyak terdapat tikungan tajam. Dan yang perlu diwaspadai lagi yaitu potensi peningkatan volume kendaraan di jalur tersebut,” katanya.
Kepala Dinhubkominfo Kabupaten Banyumas Santosa Eddy Prabowo menjelaskan, pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan beberapa pihak terkait, baik dari instansi maupun masyarakat, untuk menyiapkan petugas di beberapa titik jalan yang dinilai rawan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Rencana Jalan TOL Pejagan /Tegal - Wangon - Cilacap Dalam Tahap Penyusunan FS

Up date info :  Ternyata info terbaru diusulkan bukan dari Tegal tapi dari Pejagan, Yaitu Pembangunan jalan tol lanjutan dari pejagan-bumiayu-pekuncen-ajibarang-cilacap dan Penyusunan FS tol Pejagan-Cilacap


Peta Usulan Program Bina Marga Antar WPS Brebes-Cilacap

 Pembangunan jalan tol lanjutan dari pejagan-bumiayu-pekuncen-ajibarang-cilacap Penyusunan FS tol Pejagan-Cilacap



update info berita ini Minggu 12 Feb 2017, 10:59 WIB Tegal Cilacap Bakal Terbangun Jalan TolDana Aditiasari - detikFinance Sisi Selatan Pulau Jawa bakal kehadiran proyek jalan tol, salah satunya adalah proyek jalan tol Tegal-Cilacap. Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Herry Trisaputra Zuna.
"Itu kan tol prakarsa, artinya usulan dari pihak swasta. Usulannya sudah masuk ke kami, mudah-mudahan bisa lelang tahun ini," kata dia dihubungi detikFinance, Minggu (12/2/2017).
Jalan tol ini, kata Herry, diprakarsai oleh BUMN jalan tol, PT Jasamarga (Persero). Jalan tol ini bakal menjadi alternati…

Rencana Jalan TOL Ajibarang Wangon

Dalam perkembangannya rencana pembangunan jalan Tol Ajibarang Wangon terakomodasi dengan disetujuinya Rencana Jalan Tol Tegal Cilacap yang aksesnya dipastikan melewati kota kota ini.

Berdasarkan RTRW Jateng 2009-2029, Kabupaten Banyumas akan dilalui jalan tol Tegal-Cilacap. Rutenya dimulai dari Tegal-Prupuk-Bumiayu-Ajibarang-Wangon-Cilacap. Sedangkan untuk Kabupaten Cilacap akna dilalui Jalan tol Cilacap-Yogyakarta, rutenya dimulai dari Cilacap-Buntu-Sumpiuh-Kebumen-Purworejo-Kulon Progo, Yogyakarta.
Meskipun tidak melewati Kota Purwokerto, tapi dengan akses yang memadai terutama ke Wangon yang menurut informasi menjadi lokasi TOL Gate , maka tetap berperan signifikan terhadap mobilitas dari Purwokerto ke luar daerah. 
Ini adalah konsekuensi sebuah perkembangan dimana dampak dibukanya TOl Cipali tenyata semakin membuat kawasan Banyumas padat. bahkan yang menjadi pelajaran bersama adalah kasus rusaknya jembatan Comal Pemalang beberapa tahun lalu, mengakibatkan kemacetan parah di Jalur…

Objek Wisata Karang Penginyongan Karangtengah Cilongok

update info






GRAFIKA GROUP KEMBANGKAN WISATA DI KARANG PENGINYONGAN
KAWASAN WISATA KARANG PENGINYONGAN CIPENDOK
LAUTAN BUNGA DI TAMAN PENGINYONGAN
TITIAN KASIH KE PUNTUK ASMARA



[Suara Banyumas] Kawasan Objek Wisata Karang Penginyongan di Desa Karangtengah, Kecamatan Cilongok, Banyumas, bakal dikembangkan menjadi destinasi wisata dan budaya yang terintegrasi. Tujuannya menarik wisatawan untuk mengunjungi wilayah Banyumas bagian barat. Hal itu diungkapkan budayawan Ahmad Tohari dalam Sosialisasi Pengembangan Taman Wisata dan Budaya Karang Panginyongan, Minggu (17/1). Dia mengatakan, Karang Penginyongan ini diarahkan untuk menjadi kawasan wisata edukatif. Arahnya untuk membentuk karakter kepribadian pengunjungnya. ”Banyumas membutuhkan destinasi wisata dengan konsep yang baru, tidak hanya untuk objek wisata massal. Selain itu, sudah waktunya kantongkantong kebudayaan disiapkan untuk menarik wisatawan. Banyumas butuh usaha pariwisata berbasis alam dan juga pemikiran untuk p…