Entri yang Diunggulkan

Info Tentang Blog Banyumas Corner

saya mencoba mendeskripsikan sebuah ungkapan yang berasal dari bahasa populer saat ini yaitu ungkapan Menduniakan Banyumas dan Memb...

Senin, 20 Juni 2016

Ruas Jalan yang Harus Diwaspadai Saat Mudik di Seputar Banyumas

Radar Banyumas:

Masuk H-15 Lebaran, segala persiapan terus dilakukan Pemkab Banyumas dalam menyiapkan jalur mudik. Salah satunya melalui pemetaan beberapa ruas jalan yang dinilai rawan. Berdasarkan hasil evaluasi, Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dinhubkominfo) mewaspadai tiga ruas jalan yang dinilai rawan kecelakaan lalu lintas.
Kabid Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) Dinhubkominfo Kabupaten Banyumas Achmad Riyanto menjelaskan, berdasarkan evaluasi tahun lalu ada tiga ruas yang masih perlu diwaspadai terjadi kecelakaan pada saat arus mudik dan balik, termasuk saat libur lebaran.
Ruas jalan yang diwaspadai yaitu ruas jalan Margasana di Kecamatan Jatilawang dan ruas jalan Kedung Pring Kecamatan Kemranjen. Untuk ruas jalan Margasana, sejauh ini selalu menjadi titik yang rawan, mengingat lalu lintas yang padat, tidak diimbangi dengan kondisi jalan yang lebar, sehingga memang sangat rawan kecelakaan.
“Jalur itu merupakan pertemuan kendaraan dari Bandung dan Jakarta yang hendak ke Jogjakarta, sehingga memang cukup padat pada hari biasa. Pada arus mudik dan balik nanti kemungkinan kepadatan akan meningkat,” jelasnya.
Untuk ruas Kedung Pring menurutnya juga perlu diwaspadai, mengingat kondisi jalan yang cukup lurus dan sempit. Selain itu, jalur tersebut juga merupakan pemukiman warga, sehingga arus lalu lintas lokal juga sangat perlu diwaspadai.
Selain ruas jalan tersebut, Dinhubkominfo juga memberi perhatian pada jalur wisata seperti Jalur Purwokerto-Baturraden. Menurutnya, pada musim libur lebaran mendatang, potensi kecekalaan di jalur menuju Baturraden, baik jalur terutama utama jalur timur maupun jalur barat, diprediksi bakal meningkat.
“Jalannya menanjak dan menurun, selain itu juga banyak terdapat tikungan tajam. Dan yang perlu diwaspadai lagi yaitu potensi peningkatan volume kendaraan di jalur tersebut,” katanya.
Kepala Dinhubkominfo Kabupaten Banyumas Santosa Eddy Prabowo menjelaskan, pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan beberapa pihak terkait, baik dari instansi maupun masyarakat, untuk menyiapkan petugas di beberapa titik jalan yang dinilai rawan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar