Entri yang Diunggulkan

Info Tentang Blog Banyumas Corner

saya mencoba mendeskripsikan sebuah ungkapan yang berasal dari bahasa populer saat ini yaitu ungkapan Menduniakan Banyumas dan Memb...

Kamis, 02 Juni 2016

Produksi Sandal Purwokerto Barat Meningkat


Antisipasi Kenaikan Permintaan Pasar

Suara Banyumas
PURWOKERTO - Produsen sandal di wilayah Kecamatan Purwokerto Barat, meningkatkan produksi untuk mempersiapkan diri menghadapi kenaikan permintaan pasar saat menghadapi Lebaran.
Pekerja di industri rumahan sandal spon Pasir Kidul, Waluyo menuturkan saat ini, produsen meningkatkan produksi sandal spon sekitar 50 persen dari hari normal. ”Kami memproduksi 30 kodi sandal spon per hari.
Ini meningkat dibanding hari normal yang hanya 20 kodi per hari,” katanya, kemarin. Ia memprediksi permintaan pasar terhadap produk khas Banyumas tersebut terus meningkat hingga dua kali lipat. Pesanan sandal sebagian besar untuk memenuhi permintaan pasar luar Jawa.
Produsen sandal bandol Desa Keniten, Kecamatan Kedungbanteng, Daryanto mengakui permintaan pasar pada Ramadan dan Lebaran biasanya naik signifikan. ”Kami sekarang sudah mulai memproduksi untuk stok barang bulan puasa,” katanya. Berdasarkan dari pengalaman tahun lalu, pada momen Ramadan hingga Lebaran permintaan sandal bandol mencapai 200 hingga 300 kodi.
Pasar terbesar sandal bandol antara lain daerah di Provinsi Kalimantan dan Sulawesi. Dikatakan, optimalisasi produksi sandal dilakukan jauh hari untuk menghindari keterlambatan pengiriman barang ketika mendapat pesanan dalam jumlah banyak.
”Kalau barangnya ready, kami bisa langsung melayani pesanan konsumen. Ini juga untuk memberi kepercayaan kepada konsumen yang sudah menjadi pelanggan,” terangnya. Adapun harga sandal bandol per kodi sekarang ini mengalami kenaikan. Sebelumnya sandal bandol dihargai Rp 180.000 per kodi, kini naik menjadi Rp 250.000 per kodi. (H60-78)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar