Langsung ke konten utama

Pasar Kaget Ramada Masjid Saka Tunggal Darussalam, Legok, Pekuncen

Puluhan Stan Ramaikan Pasar Kaget Ramada

 Suara Banyumas
Sedikitnya 33 stand pedagang kuliner turut serta meramaikan kegiatan Pasar Kaget di depan bangunan cagar budaya Masjid Saka Tunggal Darussalam, Legok, Desa/Kecamatan Pekuncen mulai Senin (6/6). Pasar Kaget yang diselenggarakan Kelompok Tadarus dan Wirausaha Darussalam tersebut merupakan pasar kuliner jilid VII.
Panitia kegiatan, Sismik Muindiarto mengatakan, Pasar Kaget Jilid VII ini diselenggarakan mulai pukul 14.00 -18.00. Melalui kegiatan inilah, pihaknya berharap dapat mendorong partisipasi pedagang dan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) desa setempat. Apalagi seperti diketahui Desa Pekuncen juga menjadi desa penghasil sayur mayur, palawija dan sebagainya.
“Ini juga memfasilitasi bagi pedagang di Pasar Legok yang biasanya hanya bisa berjualan di pagi hari. Dengan adanya pasar dadakan selama Ramadan ini, kami berharap agar mereka mempunyai kesempatan untuk meningkatkan penghasilannya,” katanya.
Makanan Khas
Sejak dibuka Senin (6/6) kemarin, antusiasme warga dari desa setempat dan tetangga desa juga sangat tinggi. Ratusan warga hadir menyerbu stand-stand pedagang kuliner.
Apalagi ada pedagang yang menyajikan makanan khas Ramadan dan Pekuncen. “Panitia hanya sifatnya memfasilitasi kegiatan ini. Adapun tiap stand memang kami tarik iuran pedagang untuk sewa tratag dan sebagainya selama sebulan.
Jadi ini semata-mata untuk kepentingan umat,” katanya. Camat Pekuncen, Ruswanto yang membuka acara tersebut juga mendorong agar kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan. Karena melalui kegiatan ini, warga dapat terfasilitasi untuk menangkap peluang ekonomi.
Warga lainya juga dengan mudah memanfaatkan arena Pasar Kaget untuk mencari makanan. Selain di Desa Pekuncen, gelaran kegiatan ekonomi serupa Pasar Kaget juga dilaksanakan hidup di wilayah desa lainnya termasuk Desa Pasiraman Kidul.
Melalui kreativitas warga inilah, momen Ramadan menjadi momen meraih keuntungan dunia dan akhirat sekaligus. “Kami sangat mengapresiasi hal tersebut, apalagi kegiatan tersebut dilaksanakan secara tertib dan aman,” jelasnya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Rencana Jalan TOL Pejagan /Tegal - Wangon - Cilacap Dalam Tahap Penyusunan FS

Up date info :  Ternyata info terbaru diusulkan bukan dari Tegal tapi dari Pejagan, Yaitu Pembangunan jalan tol lanjutan dari pejagan-bumiayu-pekuncen-ajibarang-cilacap dan Penyusunan FS tol Pejagan-Cilacap


Peta Usulan Program Bina Marga Antar WPS Brebes-Cilacap

 Pembangunan jalan tol lanjutan dari pejagan-bumiayu-pekuncen-ajibarang-cilacap Penyusunan FS tol Pejagan-Cilacap



update info berita ini Minggu 12 Feb 2017, 10:59 WIB Tegal Cilacap Bakal Terbangun Jalan TolDana Aditiasari - detikFinance Sisi Selatan Pulau Jawa bakal kehadiran proyek jalan tol, salah satunya adalah proyek jalan tol Tegal-Cilacap. Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Herry Trisaputra Zuna.
"Itu kan tol prakarsa, artinya usulan dari pihak swasta. Usulannya sudah masuk ke kami, mudah-mudahan bisa lelang tahun ini," kata dia dihubungi detikFinance, Minggu (12/2/2017).
Jalan tol ini, kata Herry, diprakarsai oleh BUMN jalan tol, PT Jasamarga (Persero). Jalan tol ini bakal menjadi alternati…

Rencana Jalan TOL Ajibarang Wangon

Dalam perkembangannya rencana pembangunan jalan Tol Ajibarang Wangon terakomodasi dengan disetujuinya Rencana Jalan Tol Tegal Cilacap yang aksesnya dipastikan melewati kota kota ini.

Berdasarkan RTRW Jateng 2009-2029, Kabupaten Banyumas akan dilalui jalan tol Tegal-Cilacap. Rutenya dimulai dari Tegal-Prupuk-Bumiayu-Ajibarang-Wangon-Cilacap. Sedangkan untuk Kabupaten Cilacap akna dilalui Jalan tol Cilacap-Yogyakarta, rutenya dimulai dari Cilacap-Buntu-Sumpiuh-Kebumen-Purworejo-Kulon Progo, Yogyakarta.
Meskipun tidak melewati Kota Purwokerto, tapi dengan akses yang memadai terutama ke Wangon yang menurut informasi menjadi lokasi TOL Gate , maka tetap berperan signifikan terhadap mobilitas dari Purwokerto ke luar daerah. 
Ini adalah konsekuensi sebuah perkembangan dimana dampak dibukanya TOl Cipali tenyata semakin membuat kawasan Banyumas padat. bahkan yang menjadi pelajaran bersama adalah kasus rusaknya jembatan Comal Pemalang beberapa tahun lalu, mengakibatkan kemacetan parah di Jalur…

JNE Resmikan Wangon Gateway

Tingkatkan Kecepatan Layanan JNE Resmikan Wangon Gateway
Salah satu perusahaan jasa pengiriman ekspres dan logistik nasional, JNE terus memperkuat berbagai sektor salah satunya infrastruktur dan jaringan. Selain di Bandung, telah mengoperasikan Jakarta Gateway, Surabaya Gateway dan Wangon Gateway. Perluasan infrastruktur pun tidak hanya di Pulau Jawa, tapi juga dilakukan di JNE Medan dan Kantor Perwakilan baru JNE di Batam. Selanjutnya Gateway Makasar .

Peresmian JNE Gateway Wangon (Foto : Edi Romadhon)

















:  Demi meningkatkan kecepatan layanan pengiriman bagi customer, JNE melakukan penambahan infrastruktur. Realisasi dari penambahan infrastruktur tersebut adalah pembangunan Wangon Gateway yang berlokasi Jl Raya Klapagading Rt 04 Rw 08 Kecamatan Wangon Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.
Mohammad Feriadi, selaku Presiden Direktur JNE, dalam sambutannya menyampaikan, setelah peluncuran 7 produk di bulan Februari 2016 yang lalu, pembukaan Gateway Wangon merupakan salah satu wujud pengembangan i…