Langsung ke konten utama

Pembebasan Lahan Pembangunan Underpass Jensoed Purwokerto Dianggarkan Rp 8 Miliar

BEREBUT CEPAT: Kondisi perlintasan sebidang Jalan Jenderal Soedirman yang selalu padat. Para pengendara roda dua banyak yang berebut cepat dengan melanggar barier yang sudah dipasang. DIMAS PRABOWO/RADARMAS



PURWOKERTO radarbanyumas– Pemkab Banyumas mendapat alokasi anggaran sebesar Rp 8 miliar untuk pembebasan lahan milik masyarakat yang berada di sekitar rencana pembangunan Underpass di perlintasan sebidang Jalan Jenderal Soedirman.
Kepala Dinas SDABM Banyumas, Irawadi mengatakan Pemkab Banyumas nantinya akan difokuskan untuk melakukan pembebasan lahan milik masyarakat. Sedangkan untuk pembebasan lahan milik KAI, nantinya akan dilakukan oleh pemerintah pusat.
“Ini masih kita proses. Harapannya bisa terealisasi tahun ini, sehingga target pembangunan di awal tahun 2017 dapat segera dilakukan,” ujarnya.
Irawadi mengaku bakal melakukan percepatan perencanaan pembangunan underpass tersebut. Menurutnya, pihaknya akan kembali melakukan kajian studi kelayakan dan desain underpass, terutama untuk menentukan lokasi pembangunan underpass nantinya. Tidak hanya itu, pemkab juga akan melakukan kajian lingkungan terhadap dampak yang mungkin ditimbulkan dengan adanya pembangunan underpass tersebut.
“Tahun ini akan kita maksimalkan, baik perencanaan dan pembebasan lahan. Harapannya pembangunan fisik bisa diselesaikan dalam satu tahun, sehingga tahun 2018 sudah bisa operasional,” tegasnya.
Sebelumnya, Irawadi menjelaskan desain underpass, dimana secara garis besar nantinya underpass akan berada di sisi selatan jalan eksisting (Jalan Jenderal Soedirman, red). Dengan demikian nantinya, akan ada jalan memutar ke arah selatan untuk dapat melewati underpass tersebut. “Namun itu perlu adanya studi kelayakan terlebih dahulu, terutama berkaitan dengan dampak yang ada ke depannya,” jelas Irawadi.
Seperti diketahui, pemerintah pusat sudah menyiapkan anggaran sekitar Rp 22 miliar untuk pembangunan underpass tersebut, yaitu untuk pembebasan lahan dan fisik underpass.
Dari pantauan Radarmas, Kamis (2/6) kemarin, kondisi kemacetan di perlintasan di Jalan Jenderal Soedirman memang semakin meningkat. Bahkan beberapa titik jalan sudah mulai kembali rusak, meski sudah dua kali dilakukan pemeliharaan jalan oleh pemkab.
Realisasi underpass tersebut, diharapkan sejumlah pihak dapat mengurangi kemacetan dan kerusakan jalan yang ada di wilayah perlintasan. Tidak hanya itu, dengan dibuat perlintasan tidak sebidang (underpass, red), maka risiko kecelakaan juga akan semakin menurun.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Rencana Jalan TOL Pejagan /Tegal - Wangon - Cilacap Dalam Tahap Penyusunan FS

Up date info :  Ternyata info terbaru diusulkan bukan dari Tegal tapi dari Pejagan, Yaitu Pembangunan jalan tol lanjutan dari pejagan-bumiayu-pekuncen-ajibarang-cilacap dan Penyusunan FS tol Pejagan-Cilacap


Peta Usulan Program Bina Marga Antar WPS Brebes-Cilacap

 Pembangunan jalan tol lanjutan dari pejagan-bumiayu-pekuncen-ajibarang-cilacap Penyusunan FS tol Pejagan-Cilacap



update info berita ini Minggu 12 Feb 2017, 10:59 WIB Tegal Cilacap Bakal Terbangun Jalan TolDana Aditiasari - detikFinance Sisi Selatan Pulau Jawa bakal kehadiran proyek jalan tol, salah satunya adalah proyek jalan tol Tegal-Cilacap. Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Herry Trisaputra Zuna.
"Itu kan tol prakarsa, artinya usulan dari pihak swasta. Usulannya sudah masuk ke kami, mudah-mudahan bisa lelang tahun ini," kata dia dihubungi detikFinance, Minggu (12/2/2017).
Jalan tol ini, kata Herry, diprakarsai oleh BUMN jalan tol, PT Jasamarga (Persero). Jalan tol ini bakal menjadi alternati…

Rencana Jalan TOL Ajibarang Wangon

Dalam perkembangannya rencana pembangunan jalan Tol Ajibarang Wangon terakomodasi dengan disetujuinya Rencana Jalan Tol Tegal Cilacap yang aksesnya dipastikan melewati kota kota ini.

Berdasarkan RTRW Jateng 2009-2029, Kabupaten Banyumas akan dilalui jalan tol Tegal-Cilacap. Rutenya dimulai dari Tegal-Prupuk-Bumiayu-Ajibarang-Wangon-Cilacap. Sedangkan untuk Kabupaten Cilacap akna dilalui Jalan tol Cilacap-Yogyakarta, rutenya dimulai dari Cilacap-Buntu-Sumpiuh-Kebumen-Purworejo-Kulon Progo, Yogyakarta.
Meskipun tidak melewati Kota Purwokerto, tapi dengan akses yang memadai terutama ke Wangon yang menurut informasi menjadi lokasi TOL Gate , maka tetap berperan signifikan terhadap mobilitas dari Purwokerto ke luar daerah. 
Ini adalah konsekuensi sebuah perkembangan dimana dampak dibukanya TOl Cipali tenyata semakin membuat kawasan Banyumas padat. bahkan yang menjadi pelajaran bersama adalah kasus rusaknya jembatan Comal Pemalang beberapa tahun lalu, mengakibatkan kemacetan parah di Jalur…

Objek Wisata Karang Penginyongan Karangtengah Cilongok

update info






GRAFIKA GROUP KEMBANGKAN WISATA DI KARANG PENGINYONGAN
KAWASAN WISATA KARANG PENGINYONGAN CIPENDOK
LAUTAN BUNGA DI TAMAN PENGINYONGAN
TITIAN KASIH KE PUNTUK ASMARA



[Suara Banyumas] Kawasan Objek Wisata Karang Penginyongan di Desa Karangtengah, Kecamatan Cilongok, Banyumas, bakal dikembangkan menjadi destinasi wisata dan budaya yang terintegrasi. Tujuannya menarik wisatawan untuk mengunjungi wilayah Banyumas bagian barat. Hal itu diungkapkan budayawan Ahmad Tohari dalam Sosialisasi Pengembangan Taman Wisata dan Budaya Karang Panginyongan, Minggu (17/1). Dia mengatakan, Karang Penginyongan ini diarahkan untuk menjadi kawasan wisata edukatif. Arahnya untuk membentuk karakter kepribadian pengunjungnya. ”Banyumas membutuhkan destinasi wisata dengan konsep yang baru, tidak hanya untuk objek wisata massal. Selain itu, sudah waktunya kantongkantong kebudayaan disiapkan untuk menarik wisatawan. Banyumas butuh usaha pariwisata berbasis alam dan juga pemikiran untuk p…