Langsung ke konten utama

Kurang dari Sebulan, Perbaikan Jalan Lingkar Ajibarang Dirampungkan

DIPASANG DRUM: Sejumlah kendaraan melintas di jalur lingkar Ajibarang yang saat ini masih dalam proses tahapan perampungan beton kemarin. (suaramerdeka.com/Susanto)
DIPASANG DRUM: Sejumlah kendaraan melintas di jalur lingkar Ajibarang yang saat ini masih dalam proses tahapan perampungan beton kemarin. 

suaramerdeka.com:
 – Proses perbaikan jalan lingkar Ajibarang yang dimulai sejak Rabu (18/5) hingga kemarin sudah terbilang rampung. Namun untuk memperkuat beton jalan yang baru dibuat, pemerintah masih menutup jalan lingkar tersebut khususnya untuk kendaraan bermuatan berat.
Kasi Pemeliharaan Jalan Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (SDA BM) Banyumas, Ruswanto mengatakan penguatan konstruksi beton dilaksanakan untuk menambah kapasitas jalan kabupaten yang ada di pinggir Kota Kecamatan Ajibarang tersebut.
Menurutnya, jalan lingkar Ajibarang selama ini memang dilintasi oleh berbagai kendaraan termasuk kendaraan bermuatan berat. Akibatnya dengan kapasitas yang terbatas tersebut, jalan lingkar ini berpotensi cepat mengalami kerusakan seperti terjadi beberapa tahun terakhir.
“Makanya setelah beton ini selesai dibangun, diharapkan tidak langsung dipakai terlebih dulu.  Kami berharap warga atau pengguna jalan memahami demi jalan yang lebih awet dan tahan lama,” jelasnya beberapa waktu lalu saat pantauan perbaikan jalan.
Dijelaksanakn Ruswanto, mengingat jalan lingkar di lintasi beban berat kendaraan, maka beton dibuat lebih kuat dari sebelumnya. Untuk beton yang rusak itu dibongkar dan selanjutnya akan ditambah tulangan besi saehingga akan lebih kuat. Karena memang selama ini diketahui kerusakan jalan lingkar ini berulangkali terjadi.
“Seperti diketahui meski jalan kabupaten namun jalan lingkar ini selalu dilintasi berbagai kendaraan berat dari arah Jakarta maupun Wangon. Bebannya bahkan bisa mencapai lebih dari 20 ton makanya umurnya tidak menjadi lebih lama,” jelasnya.
Kepala Pos Lalu Lintas Ajibarang, Aiptu Miswanto mengatakan, meski proses betonisasi jalan telah selesai, namun hingga kemarin papan peringatan larangan melintas kendaraan berat masih dipasang di sejumlah titik. Papan peringatan itu terlihat mulai dari pintu masuk jalan lingkar dari arah Wangon, simpang tiga utama Ajibarang dan simpang tiga SPBU Ajibarang.
“Terutama yang masih nekat melintas adalah dari arah selatan atau Wangon menuju Ajibarang. Makanya kami kembali beritahukan kepada mereka bahwa ada pekerjaan jalan di jalur lingkar. Kami juga tunjukkan adanya papan larangan tersebut,” jelasnya.
Dijelaskan Miswanto, berbeda dengan di simpang tiga SPBU Ajibarang yang penuh dengan barikade, di jalan masuk pertigaan Terminal Ajibarang terbilang cukup longgar dan sebelumnya tidak dipasang barikade. Apalagi sebagai jalur kendaraan terminal, jalan ini masih dipergunakan untuk lalu lintas kendaraan dari dan menuju Pasar Induk Ajibarang.
“Kami berharap minggu depan sudah bisa dibuka dan dilintasi kendaraan. Namun kita menunggu dari pihak dinas terkait yang berwenang,” ungkapnya.
Pantauan suaramerdeka.com di lapangan melihat proses perbaikan jalan lingkar Ajibarang sepanjang 1,7 kilometer ini telah rampung dilaksanakan dalam waktu kurang dari sebulan. Meski beberapa waktu lalu hujan deras kerap turun di wilayah Ajibarang dan sekitarnya, namun perbaikan terus dilaksanakan. Bahkan di sela kegiatan perbaikan jalan tersebut, kendaraan pribadi, angkutan mikrobus dan angkutan pedesaan serta sepeda motor masih melintas. Awak kendaraan lebih memilih jalan lingkar karena dipandang lebih dekat jaraknya menuju ke Pasar Induk Ajibarang.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Rencana Jalan TOL Pejagan /Tegal - Wangon - Cilacap Dalam Tahap Penyusunan FS

Up date info :  Ternyata info terbaru diusulkan bukan dari Tegal tapi dari Pejagan, Yaitu Pembangunan jalan tol lanjutan dari pejagan-bumiayu-pekuncen-ajibarang-cilacap dan Penyusunan FS tol Pejagan-Cilacap


Peta Usulan Program Bina Marga Antar WPS Brebes-Cilacap

 Pembangunan jalan tol lanjutan dari pejagan-bumiayu-pekuncen-ajibarang-cilacap Penyusunan FS tol Pejagan-Cilacap



update info berita ini Minggu 12 Feb 2017, 10:59 WIB Tegal Cilacap Bakal Terbangun Jalan TolDana Aditiasari - detikFinance Sisi Selatan Pulau Jawa bakal kehadiran proyek jalan tol, salah satunya adalah proyek jalan tol Tegal-Cilacap. Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Herry Trisaputra Zuna.
"Itu kan tol prakarsa, artinya usulan dari pihak swasta. Usulannya sudah masuk ke kami, mudah-mudahan bisa lelang tahun ini," kata dia dihubungi detikFinance, Minggu (12/2/2017).
Jalan tol ini, kata Herry, diprakarsai oleh BUMN jalan tol, PT Jasamarga (Persero). Jalan tol ini bakal menjadi alternati…

Rencana Jalan TOL Ajibarang Wangon

Dalam perkembangannya rencana pembangunan jalan Tol Ajibarang Wangon terakomodasi dengan disetujuinya Rencana Jalan Tol Tegal Cilacap yang aksesnya dipastikan melewati kota kota ini.

Berdasarkan RTRW Jateng 2009-2029, Kabupaten Banyumas akan dilalui jalan tol Tegal-Cilacap. Rutenya dimulai dari Tegal-Prupuk-Bumiayu-Ajibarang-Wangon-Cilacap. Sedangkan untuk Kabupaten Cilacap akna dilalui Jalan tol Cilacap-Yogyakarta, rutenya dimulai dari Cilacap-Buntu-Sumpiuh-Kebumen-Purworejo-Kulon Progo, Yogyakarta.
Meskipun tidak melewati Kota Purwokerto, tapi dengan akses yang memadai terutama ke Wangon yang menurut informasi menjadi lokasi TOL Gate , maka tetap berperan signifikan terhadap mobilitas dari Purwokerto ke luar daerah. 
Ini adalah konsekuensi sebuah perkembangan dimana dampak dibukanya TOl Cipali tenyata semakin membuat kawasan Banyumas padat. bahkan yang menjadi pelajaran bersama adalah kasus rusaknya jembatan Comal Pemalang beberapa tahun lalu, mengakibatkan kemacetan parah di Jalur…

Objek Wisata Karang Penginyongan Karangtengah Cilongok

update info






GRAFIKA GROUP KEMBANGKAN WISATA DI KARANG PENGINYONGAN
KAWASAN WISATA KARANG PENGINYONGAN CIPENDOK
LAUTAN BUNGA DI TAMAN PENGINYONGAN
TITIAN KASIH KE PUNTUK ASMARA



[Suara Banyumas] Kawasan Objek Wisata Karang Penginyongan di Desa Karangtengah, Kecamatan Cilongok, Banyumas, bakal dikembangkan menjadi destinasi wisata dan budaya yang terintegrasi. Tujuannya menarik wisatawan untuk mengunjungi wilayah Banyumas bagian barat. Hal itu diungkapkan budayawan Ahmad Tohari dalam Sosialisasi Pengembangan Taman Wisata dan Budaya Karang Panginyongan, Minggu (17/1). Dia mengatakan, Karang Penginyongan ini diarahkan untuk menjadi kawasan wisata edukatif. Arahnya untuk membentuk karakter kepribadian pengunjungnya. ”Banyumas membutuhkan destinasi wisata dengan konsep yang baru, tidak hanya untuk objek wisata massal. Selain itu, sudah waktunya kantongkantong kebudayaan disiapkan untuk menarik wisatawan. Banyumas butuh usaha pariwisata berbasis alam dan juga pemikiran untuk p…