Langsung ke konten utama

Debit Sungai Serayu Meningkat Empat Kali Lipat


 Suara Banyumas
 suaramerdeka.com - Balai Pengelolaan Sumber Daya Air (BPSDA) Serayu Citanduy meminta warga masyarakat yang ada di sekitar aliran Sungai Serayu waspada, bila turun hujan semalaman. Sebab hujan yang turun pada Selasa (7/6) malam, membuat debit air Sungai Serayu meningkat empat kali lipat dibanding debit normal.
Menurut Kepala Seksi Operasional dan Perawatan BPSDA Serayu Citanduy Arif Sugiarto, debit Sungai Serayu pada Rabu dini hari (8/6) sejak pukul 03.00 sampai dengan pukul 10.00 mengalami peningkatan yang sangat signifikan.
Menurutnya pada pukul 03.00 debit air Sungai Serayu tercatat masih berada di posisi 1.037 meter kubik per detik, namun pada pukul 10.00 debit air tercatat sudah mencapai 1.844,70 meter kubik per detik. Debit air, baru terpantau menurun pada pukul 11.00 yaitu berada pada angka 1.824,90 meter kubik per detik.
“Dalam kondisi normal, debit air Sungai Serayu hanya berkisar antara 423 meter kubik per detik,” jelasnya.
Dengan kondisi itu status di Bendung Gerak Serayu menurutnya sempat menyentuh level awas, karena elevasi Sungai Serayu di Banyumas sempat berada pada + 17.03 dpl. “Terkait kondisi itu, saya berharap warga waspada, terutama jika turun hujan semalaman, sebab kemungkinan bisa menyebabkan banjir,” ucapnya.
Sementara itu, menurut Anggota Dewan Sumber Daya Air Provinsi Jawa Tengah, Eddy Wahono, debit air Sungai Serayu kemarin tercatat melampaui debit air pada tahun 2015 lalu. Pada 2015 lalu debit air terbesar Sungai Serayu mencapai 1.690 meter kubik per detik. “Ini perlu diwaspadai, sebab debitnya sudah melewati debit tertinggi di tahun lalu,” ujarnya.
Lebih lanjut dikatakan Arif, berkaitan dengan peningkatan debit air itu, pihak Bendung Gerak Serayu membuka seluruh pintu bendung, yang berjumlah delapan buah. Pembukaan itu untuk menghindari daerah di sekitar hulu Sungai Serayu mengalami banjir.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Rencana Jalan TOL Pejagan /Tegal - Wangon - Cilacap Dalam Tahap Penyusunan FS

Up date info :  Ternyata info terbaru diusulkan bukan dari Tegal tapi dari Pejagan, Yaitu Pembangunan jalan tol lanjutan dari pejagan-bumiayu-pekuncen-ajibarang-cilacap dan Penyusunan FS tol Pejagan-Cilacap


Peta Usulan Program Bina Marga Antar WPS Brebes-Cilacap

 Pembangunan jalan tol lanjutan dari pejagan-bumiayu-pekuncen-ajibarang-cilacap Penyusunan FS tol Pejagan-Cilacap



update info berita ini Minggu 12 Feb 2017, 10:59 WIB Tegal Cilacap Bakal Terbangun Jalan TolDana Aditiasari - detikFinance Sisi Selatan Pulau Jawa bakal kehadiran proyek jalan tol, salah satunya adalah proyek jalan tol Tegal-Cilacap. Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Herry Trisaputra Zuna.
"Itu kan tol prakarsa, artinya usulan dari pihak swasta. Usulannya sudah masuk ke kami, mudah-mudahan bisa lelang tahun ini," kata dia dihubungi detikFinance, Minggu (12/2/2017).
Jalan tol ini, kata Herry, diprakarsai oleh BUMN jalan tol, PT Jasamarga (Persero). Jalan tol ini bakal menjadi alternati…

Rencana Jalan TOL Ajibarang Wangon

Dalam perkembangannya rencana pembangunan jalan Tol Ajibarang Wangon terakomodasi dengan disetujuinya Rencana Jalan Tol Tegal Cilacap yang aksesnya dipastikan melewati kota kota ini.

Berdasarkan RTRW Jateng 2009-2029, Kabupaten Banyumas akan dilalui jalan tol Tegal-Cilacap. Rutenya dimulai dari Tegal-Prupuk-Bumiayu-Ajibarang-Wangon-Cilacap. Sedangkan untuk Kabupaten Cilacap akna dilalui Jalan tol Cilacap-Yogyakarta, rutenya dimulai dari Cilacap-Buntu-Sumpiuh-Kebumen-Purworejo-Kulon Progo, Yogyakarta.
Meskipun tidak melewati Kota Purwokerto, tapi dengan akses yang memadai terutama ke Wangon yang menurut informasi menjadi lokasi TOL Gate , maka tetap berperan signifikan terhadap mobilitas dari Purwokerto ke luar daerah. 
Ini adalah konsekuensi sebuah perkembangan dimana dampak dibukanya TOl Cipali tenyata semakin membuat kawasan Banyumas padat. bahkan yang menjadi pelajaran bersama adalah kasus rusaknya jembatan Comal Pemalang beberapa tahun lalu, mengakibatkan kemacetan parah di Jalur…

JNE Resmikan Wangon Gateway

Tingkatkan Kecepatan Layanan JNE Resmikan Wangon Gateway
Salah satu perusahaan jasa pengiriman ekspres dan logistik nasional, JNE terus memperkuat berbagai sektor salah satunya infrastruktur dan jaringan. Selain di Bandung, telah mengoperasikan Jakarta Gateway, Surabaya Gateway dan Wangon Gateway. Perluasan infrastruktur pun tidak hanya di Pulau Jawa, tapi juga dilakukan di JNE Medan dan Kantor Perwakilan baru JNE di Batam. Selanjutnya Gateway Makasar .

Peresmian JNE Gateway Wangon (Foto : Edi Romadhon)

















:  Demi meningkatkan kecepatan layanan pengiriman bagi customer, JNE melakukan penambahan infrastruktur. Realisasi dari penambahan infrastruktur tersebut adalah pembangunan Wangon Gateway yang berlokasi Jl Raya Klapagading Rt 04 Rw 08 Kecamatan Wangon Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.
Mohammad Feriadi, selaku Presiden Direktur JNE, dalam sambutannya menyampaikan, setelah peluncuran 7 produk di bulan Februari 2016 yang lalu, pembukaan Gateway Wangon merupakan salah satu wujud pengembangan i…