Entri yang Diunggulkan

Penataan Kota Kecamatan Wangon & Kemungkinan Perluasan Urban

Wangon adalah sebuah kota kecamatan yang lokasinya cukup strategis karena menjadi persilangan jalur utama lalu lintas di jalur selatan...

Kamis, 09 Juni 2016

Debit Sungai Serayu Meningkat Empat Kali Lipat


 Suara Banyumas
 suaramerdeka.com - Balai Pengelolaan Sumber Daya Air (BPSDA) Serayu Citanduy meminta warga masyarakat yang ada di sekitar aliran Sungai Serayu waspada, bila turun hujan semalaman. Sebab hujan yang turun pada Selasa (7/6) malam, membuat debit air Sungai Serayu meningkat empat kali lipat dibanding debit normal.
Menurut Kepala Seksi Operasional dan Perawatan BPSDA Serayu Citanduy Arif Sugiarto, debit Sungai Serayu pada Rabu dini hari (8/6) sejak pukul 03.00 sampai dengan pukul 10.00 mengalami peningkatan yang sangat signifikan.
Menurutnya pada pukul 03.00 debit air Sungai Serayu tercatat masih berada di posisi 1.037 meter kubik per detik, namun pada pukul 10.00 debit air tercatat sudah mencapai 1.844,70 meter kubik per detik. Debit air, baru terpantau menurun pada pukul 11.00 yaitu berada pada angka 1.824,90 meter kubik per detik.
“Dalam kondisi normal, debit air Sungai Serayu hanya berkisar antara 423 meter kubik per detik,” jelasnya.
Dengan kondisi itu status di Bendung Gerak Serayu menurutnya sempat menyentuh level awas, karena elevasi Sungai Serayu di Banyumas sempat berada pada + 17.03 dpl. “Terkait kondisi itu, saya berharap warga waspada, terutama jika turun hujan semalaman, sebab kemungkinan bisa menyebabkan banjir,” ucapnya.
Sementara itu, menurut Anggota Dewan Sumber Daya Air Provinsi Jawa Tengah, Eddy Wahono, debit air Sungai Serayu kemarin tercatat melampaui debit air pada tahun 2015 lalu. Pada 2015 lalu debit air terbesar Sungai Serayu mencapai 1.690 meter kubik per detik. “Ini perlu diwaspadai, sebab debitnya sudah melewati debit tertinggi di tahun lalu,” ujarnya.
Lebih lanjut dikatakan Arif, berkaitan dengan peningkatan debit air itu, pihak Bendung Gerak Serayu membuka seluruh pintu bendung, yang berjumlah delapan buah. Pembukaan itu untuk menghindari daerah di sekitar hulu Sungai Serayu mengalami banjir.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar