Langsung ke konten utama

H-10 Lebaran, Volume Kendaraan di Wilayah Purwokerto Naik 5 Persen

Volume-Kendaraan-Naik-5-Persen
Radarbanyumas

Masuk H-10 Lebaran, masyarakat mulai berbondong-bondong memenuhi kebutuhan lebaran. Hal itu menyebabkan kemacetan di beberapa titik di wilayah Perkotaan Purwokerto, khususnya di pusat-pusat perbelanjaan. Menurut Kabid LLAJ Dinhubkominfo Kabupaten Banyumas Achmad Riyanto, kemacetan disebabkan meningkatnya volume kendaraan pribadi baik roda dua maupun roda empat di wilayah Perkotaan Purwokerto. “Dari catatan sementara, kenaikan volume kendaraan di wilayah Purwokerto mencapai 5 persen jika dibandingkan hari-hari biasa,” katanya. Dari pantauan Radarmas, sejak Sabtu (25/6) hingga Minggu (26/6) siang, kepadatan kendaraan terjadi di sejumlah persimpangan yang dekat dengan pusat perbelanjaan. Seperti Simpang Kebondalem, Simpang Pier Suman (Sri Ratu), Simpang Suto Suman (Srimaya), Simpang Palma, hingga Simpang Sawangan. Bahkan beberapa ruas jalan seperti Jalan Kampus, HR Bunyamin, hingga Jalan Suharso (Kompleks GOR Satria Purwokerto) juga tak luput dari titik-titik kepadatan lalu lintas. Achmad menjelaskan, pemasangan barikade di beberapa ruas jalan cukup efektif. Hanya saja, masih ada pengguna jalan yang nekat melanggar barikade sudah dipasang sejak pekan lalu tersebut. Tidak hanya itu, kondisi parkir sembarangan yang masih terlihat di beberapa titik juga menjadi salah satu kendala terjadinya kepadatan lalu lintas di dalam kota saat ini. “Pemantauan terus kita lakukan, baik secara langsung maupun tidak langsung. Pengawasan di ruang kontrol ATCS juga menjadi salah satu solusi mengatasi kemacetan, terutama untuk mengatur dan menegur pengendara yang berpotensi menyebabkan kemacetan,” jelasnya. Kasi Keselamatan dan Penertiban Dinhubkominfo Kabupaten Banyumas R Hermawan mengatakan, mulai pekan ini pihaknya akan memaksimalkan tim patroli untuk menertibkan parkir termasuk untuk melakukan pengawasan terhadap tarif parkir. Menurutnya, penertiban parkir dilakukan untuk memperlancar arus lalu lintas yang ada di wilayah kota, karena salah satu faktor yang mendorong terjadinya kemacetan adalah banyaknya parkir liar yang ada di wilayah kota, disamping peningkatan volume kendaraan. “Mulai Senin (27/6) kita akan mulai muter dengan tim patroli parkir. Tim nanti akan fokus pada penertiban pelanggaran parkir, termasuk parkir liar yang saat ini masih banyak terjadi. Yang terpenting pengawasan tarif parkir,” tegasnya. Berdasarkan evaluasi tahun lalu, kenaikan tarif parkir kerap terjadi mendekati lebaran, terutama di sekitar pusat-pusat perbelanjaan. Untuk itu Dinhukominfo bakal melakukan antisipasi dengan melakukan pantauan tarif parkir secara berkala. Hal itu dilakukan untuk memastikan pungutan tarif sesuai dengan aturan yang berlaku. Sesuai Perda Nomor 19 Tahun 2011 tentang Retribusi Jasa Umum, tarif parkir di Banyumas yaitu Rp 1.000 untuk sepeda motor, Rp 2.000 untuk mobil, dan Rp 5.000 untuk bus sedang. “Yang tidak sesuai tarif nanti akan kita panggil, baik petugas dan koordinatornya,” ujarnya 
Diambil dari: http://radarbanyumas.co.id/h-10-lebaran-volume-kendaraan-di-wilayah-purwokerto-naik-5-persen/

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Rencana Jalan TOL Pejagan /Tegal - Wangon - Cilacap Dalam Tahap Penyusunan FS

Up date info :  Ternyata info terbaru diusulkan bukan dari Tegal tapi dari Pejagan, Yaitu Pembangunan jalan tol lanjutan dari pejagan-bumiayu-pekuncen-ajibarang-cilacap dan Penyusunan FS tol Pejagan-Cilacap


Peta Usulan Program Bina Marga Antar WPS Brebes-Cilacap

 Pembangunan jalan tol lanjutan dari pejagan-bumiayu-pekuncen-ajibarang-cilacap Penyusunan FS tol Pejagan-Cilacap



update info berita ini Minggu 12 Feb 2017, 10:59 WIB Tegal Cilacap Bakal Terbangun Jalan TolDana Aditiasari - detikFinance Sisi Selatan Pulau Jawa bakal kehadiran proyek jalan tol, salah satunya adalah proyek jalan tol Tegal-Cilacap. Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Herry Trisaputra Zuna.
"Itu kan tol prakarsa, artinya usulan dari pihak swasta. Usulannya sudah masuk ke kami, mudah-mudahan bisa lelang tahun ini," kata dia dihubungi detikFinance, Minggu (12/2/2017).
Jalan tol ini, kata Herry, diprakarsai oleh BUMN jalan tol, PT Jasamarga (Persero). Jalan tol ini bakal menjadi alternati…

Rencana Jalan TOL Ajibarang Wangon

Dalam perkembangannya rencana pembangunan jalan Tol Ajibarang Wangon terakomodasi dengan disetujuinya Rencana Jalan Tol Tegal Cilacap yang aksesnya dipastikan melewati kota kota ini.

Berdasarkan RTRW Jateng 2009-2029, Kabupaten Banyumas akan dilalui jalan tol Tegal-Cilacap. Rutenya dimulai dari Tegal-Prupuk-Bumiayu-Ajibarang-Wangon-Cilacap. Sedangkan untuk Kabupaten Cilacap akna dilalui Jalan tol Cilacap-Yogyakarta, rutenya dimulai dari Cilacap-Buntu-Sumpiuh-Kebumen-Purworejo-Kulon Progo, Yogyakarta.
Meskipun tidak melewati Kota Purwokerto, tapi dengan akses yang memadai terutama ke Wangon yang menurut informasi menjadi lokasi TOL Gate , maka tetap berperan signifikan terhadap mobilitas dari Purwokerto ke luar daerah. 
Ini adalah konsekuensi sebuah perkembangan dimana dampak dibukanya TOl Cipali tenyata semakin membuat kawasan Banyumas padat. bahkan yang menjadi pelajaran bersama adalah kasus rusaknya jembatan Comal Pemalang beberapa tahun lalu, mengakibatkan kemacetan parah di Jalur…

Objek Wisata Karang Penginyongan Karangtengah Cilongok

update info






GRAFIKA GROUP KEMBANGKAN WISATA DI KARANG PENGINYONGAN
KAWASAN WISATA KARANG PENGINYONGAN CIPENDOK
LAUTAN BUNGA DI TAMAN PENGINYONGAN
TITIAN KASIH KE PUNTUK ASMARA



[Suara Banyumas] Kawasan Objek Wisata Karang Penginyongan di Desa Karangtengah, Kecamatan Cilongok, Banyumas, bakal dikembangkan menjadi destinasi wisata dan budaya yang terintegrasi. Tujuannya menarik wisatawan untuk mengunjungi wilayah Banyumas bagian barat. Hal itu diungkapkan budayawan Ahmad Tohari dalam Sosialisasi Pengembangan Taman Wisata dan Budaya Karang Panginyongan, Minggu (17/1). Dia mengatakan, Karang Penginyongan ini diarahkan untuk menjadi kawasan wisata edukatif. Arahnya untuk membentuk karakter kepribadian pengunjungnya. ”Banyumas membutuhkan destinasi wisata dengan konsep yang baru, tidak hanya untuk objek wisata massal. Selain itu, sudah waktunya kantongkantong kebudayaan disiapkan untuk menarik wisatawan. Banyumas butuh usaha pariwisata berbasis alam dan juga pemikiran untuk p…