Langsung ke konten utama

Persiapan Festival Rewandha Bojana 90 Persen

Persiapan Festival Rewandha Bojana yang digelar 23 April mendatang telah mencapai 90 persen. Pengecekan akhir dilakukan di lapangan kompleks Masjid Saka Tunggal, Desa Cikakak, Kecamatan Wangon, Banyumas, kemarin.
Kepala Bidang Pariwisata Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata (Dinporabudpar) Banyumas, Saptono, mengatakan, perlengkapan acara seperti gapura, baliho promosi, hingga tempat penyelenggaraan sudah dipersiapkan sejak sepekan ini.
Demikian pula dengan kelompok kesenian yang akan menghibur pengunjung pada pembukaan festival. ”Persiapan sudah 90 persen. Tinggal memasang beberapa ornamen seperti penjor dari janur kuning. Itu nanti dipasang sehari sebelum pelaksanaan, agar tidak rusak,” ujarnya.
Mengarak Gunungan
Dia menambahkan, tumpeng ageng dan tumpeng igir buah dipersiapkan oleh masyarakat dari 12 desa. Mereka akan mengarak gunungan buah tersebut menuju Taman Kera Masjid Saka Tunggal sebagai sajian makanan kera ekor panjang.
Adapun Festival Rewandha Bojana yang digelar di kompleks Masjid Saka Tunggal, Desa Cikakak, Kecamatan Wangon, Minggu (23/4) tahun ini menjadi satu rangkaian tradisi budaya Jaro Rojab. Tradisi masyarakat adat berupa pergantian pagar sekitar kompleks masjid itu dilangsungkan Senin (24/4).
Untuk pergantian pagar atau Jaro Rojab dilakukan satu tahun sekali, yaitu pada tanggal 26 Rajab. Ritual ini diikuti oleh seluruh warga Desa Cikakak dan sekitarnya. ”Kami mengimbau komunitas pehobi foto aerial agar tidak mengoperasikan drone untuk mengambil gambar saat prosesi memberi makan kera.
Alat itu membuat kera enggan mendekat karena takut,” ujar Saptono. Sementara itu, Camat Wangon Wisnu Budi Santoso mengatakan, event ini diharapkan dapat mengangkat potensi di wilayah Banyumas bagian barat. Karena itu, festival tersebut harus mendapat dukungan berbagai elemen masyarakat.
”Ini kan acaranya unik, jadi harus dikenalkan kepada seluruh masyarakat dan wisatawan secara luas, karena tidak semua daerah punya acara memberi makan kera,” kata dia.
sumber suara merdeka
Lomba Foto Festival










































Dinporabudpar Kabupaten Banyumas bekerjasama dengan Komunitas Fotografer Banyumas [KFB] serta didukung oleh Bank Jateng menyelenggarakan Lomba Foto Festival Rewandha Bojana 2017.


Hari Minggu, 23 April 2017, mulai pukul 08.00 WIB sampai selesai di Komplek Masjid Saka Tunggal, Desa Cikakak, Kecamatan Wangon, Kabupaten Banyumas

Syarat & ketentuan: 
1. Wajib follow akun @dinporabudparbanyumas dan @kfbanyumas.
2. Repost banner lomba dan tag ke 3 orang temanmu.
3. Upload foto terbaikmu di Instagram dan tag ke 3 temanmu, serta gunakan hastag #rewandhabojana2017 #banyumasnyamleng #wisatabanyumas #kfbanyumas
4. Jumlah foto yg diupload tidak dibatasi dan merupakan hasil pemotretan pada Festival Rewandha Bojana 2017
5. Batas upload foto dimulai tanggal 23-25 April 2017 pukul 23.59 WIB.
6. Foto boleh diedit sebatas cropping, brightness, & contrast.
7. Wajib menyerahkan file foto asli sebagai bukti jika terpilih menjadi pemenang, dan foto pemenang menjadi hak milik panitia.
8. Pengumuman pada tanggal 27 April 2017, dan penyerahan hadiah pada tanggal 29 April 2017 dalam acara Festival Kesenian Unggulan Wilayah III di Lapangan Rempoah, Baturraden.
*) Diharapkan kepada para fotografer untuk memakai ikat kepala khas Banyumas
*) Tidak disarankan menggunakan drone dan sejenisnya karena dikhawatirkan mengganggu ritual acara.





Komentar

Postingan populer dari blog ini

Rencana Jalan TOL Pejagan /Tegal - Wangon - Cilacap Dalam Tahap Penyusunan FS

Up date info :  Ternyata info terbaru diusulkan bukan dari Tegal tapi dari Pejagan, Yaitu Pembangunan jalan tol lanjutan dari pejagan-bumiayu-pekuncen-ajibarang-cilacap dan Penyusunan FS tol Pejagan-Cilacap


Peta Usulan Program Bina Marga Antar WPS Brebes-Cilacap

 Pembangunan jalan tol lanjutan dari pejagan-bumiayu-pekuncen-ajibarang-cilacap Penyusunan FS tol Pejagan-Cilacap



update info berita ini Minggu 12 Feb 2017, 10:59 WIB Tegal Cilacap Bakal Terbangun Jalan TolDana Aditiasari - detikFinance Sisi Selatan Pulau Jawa bakal kehadiran proyek jalan tol, salah satunya adalah proyek jalan tol Tegal-Cilacap. Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Herry Trisaputra Zuna.
"Itu kan tol prakarsa, artinya usulan dari pihak swasta. Usulannya sudah masuk ke kami, mudah-mudahan bisa lelang tahun ini," kata dia dihubungi detikFinance, Minggu (12/2/2017).
Jalan tol ini, kata Herry, diprakarsai oleh BUMN jalan tol, PT Jasamarga (Persero). Jalan tol ini bakal menjadi alternati…

Rencana Jalan TOL Ajibarang Wangon

Dalam perkembangannya rencana pembangunan jalan Tol Ajibarang Wangon terakomodasi dengan disetujuinya Rencana Jalan Tol Tegal Cilacap yang aksesnya dipastikan melewati kota kota ini.

Berdasarkan RTRW Jateng 2009-2029, Kabupaten Banyumas akan dilalui jalan tol Tegal-Cilacap. Rutenya dimulai dari Tegal-Prupuk-Bumiayu-Ajibarang-Wangon-Cilacap. Sedangkan untuk Kabupaten Cilacap akna dilalui Jalan tol Cilacap-Yogyakarta, rutenya dimulai dari Cilacap-Buntu-Sumpiuh-Kebumen-Purworejo-Kulon Progo, Yogyakarta.
Meskipun tidak melewati Kota Purwokerto, tapi dengan akses yang memadai terutama ke Wangon yang menurut informasi menjadi lokasi TOL Gate , maka tetap berperan signifikan terhadap mobilitas dari Purwokerto ke luar daerah. 
Ini adalah konsekuensi sebuah perkembangan dimana dampak dibukanya TOl Cipali tenyata semakin membuat kawasan Banyumas padat. bahkan yang menjadi pelajaran bersama adalah kasus rusaknya jembatan Comal Pemalang beberapa tahun lalu, mengakibatkan kemacetan parah di Jalur…

Objek Wisata Karang Penginyongan Karangtengah Cilongok

update info






GRAFIKA GROUP KEMBANGKAN WISATA DI KARANG PENGINYONGAN
KAWASAN WISATA KARANG PENGINYONGAN CIPENDOK
LAUTAN BUNGA DI TAMAN PENGINYONGAN
TITIAN KASIH KE PUNTUK ASMARA



[Suara Banyumas] Kawasan Objek Wisata Karang Penginyongan di Desa Karangtengah, Kecamatan Cilongok, Banyumas, bakal dikembangkan menjadi destinasi wisata dan budaya yang terintegrasi. Tujuannya menarik wisatawan untuk mengunjungi wilayah Banyumas bagian barat. Hal itu diungkapkan budayawan Ahmad Tohari dalam Sosialisasi Pengembangan Taman Wisata dan Budaya Karang Panginyongan, Minggu (17/1). Dia mengatakan, Karang Penginyongan ini diarahkan untuk menjadi kawasan wisata edukatif. Arahnya untuk membentuk karakter kepribadian pengunjungnya. ”Banyumas membutuhkan destinasi wisata dengan konsep yang baru, tidak hanya untuk objek wisata massal. Selain itu, sudah waktunya kantongkantong kebudayaan disiapkan untuk menarik wisatawan. Banyumas butuh usaha pariwisata berbasis alam dan juga pemikiran untuk p…