Langsung ke konten utama

Langgongsari Cilongok Kembangkan Agro Wisata Barbasis TI

Pemerintah Desa Langgongari, Kecamatan Cilongok, mengembangkan agrowisata berbasis Teknologi Informasi (TI). Pengembangan itu dilakukan secara bertahap oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) sejal 2015 lalu. Kepala Desa Langgongari, Rasim, menjelaskan di lahan tersebut dikembangkan berbagai macam tanaman antara lain pohon durian, petai, kelapa genjah.
Di desa tersebut juga terdapat peternakan sapi dan pengolahan gula kelapa. “Desa-desamiskindiluarnegeribisa maju, maka saya jawab dengan mengembangkan seluruh potensi yang ada. Kami mencoba mengemas potensi- potensi yang ada seperti pertanian, peternakan dan perikanan,” katanya di sela sosialisasi Techo Village di balai desa setempat, kemarin.
Dalam waktu dekat ini, kata dia, pihaknya akan mendirikan sekolah berbais TI di komplek agrowisata yang berjarak sekitar 800 meter dari bali desa. Sekolah itu akan menampung anak-anak muda desa setempat untuk memperdalam dunia TI.
“Harapan saya nantinya tidak hanya mengembangkan potensi sumber daya alam yang ada, tapi juga sumber daya manusianya, jadi semuanya lengkap. Untuk sementara waktu, proses belajar dilakukan di gedung balai desa,” ujar dia. Gedung sekolah itu menurut rencana akan dibangun menggunakan dana desa sebesar Rp 912 juta dari total Rp 922 juta yang akan diterima.
Proses pembangunan tinggal menunggu pencarian dana desa yang diperkirakan akan segera turun dalam waktu dekat ini. Anggota DPR RI, Budiman Sujatmiko, yang hadir dalam acara itu mengapresisasi langkah yang dilakukan pemerintah desa. Terobosan itu diharapkan dapat menjadi proyek percontohan pengembangan BUMDes di seluruh Indonesia.
“Ini yang pertama, nanti akan kami tularkan di desa-desa yang lain. Ini ide yang hebat. Desa juga harus mulai berinvestasi mendidik SDM yang tangguh, bukan cuma uangnya saja yang banyak,” kata salah inisiator lahirnya Undang-undang Desa ini.
Menurut dia persoalan utama yang kini dihadapi desa bukanlah keterbatasan uang, namun soal SDM. SDM di dea-desa hendaknya dilatih mengelola sumber daya alam yang ada dengan memanfaatkan kemajuan TI.
sumber suara merdeka

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Rencana Jalan TOL Pejagan /Tegal - Wangon - Cilacap Dalam Tahap Penyusunan FS

Up date info :  Ternyata info terbaru diusulkan bukan dari Tegal tapi dari Pejagan, Yaitu Pembangunan jalan tol lanjutan dari pejagan-bumiayu-pekuncen-ajibarang-cilacap dan Penyusunan FS tol Pejagan-Cilacap


Peta Usulan Program Bina Marga Antar WPS Brebes-Cilacap

 Pembangunan jalan tol lanjutan dari pejagan-bumiayu-pekuncen-ajibarang-cilacap Penyusunan FS tol Pejagan-Cilacap



update info berita ini Minggu 12 Feb 2017, 10:59 WIB Tegal Cilacap Bakal Terbangun Jalan TolDana Aditiasari - detikFinance Sisi Selatan Pulau Jawa bakal kehadiran proyek jalan tol, salah satunya adalah proyek jalan tol Tegal-Cilacap. Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Herry Trisaputra Zuna.
"Itu kan tol prakarsa, artinya usulan dari pihak swasta. Usulannya sudah masuk ke kami, mudah-mudahan bisa lelang tahun ini," kata dia dihubungi detikFinance, Minggu (12/2/2017).
Jalan tol ini, kata Herry, diprakarsai oleh BUMN jalan tol, PT Jasamarga (Persero). Jalan tol ini bakal menjadi alternati…

Rencana Jalan TOL Ajibarang Wangon

Dalam perkembangannya rencana pembangunan jalan Tol Ajibarang Wangon terakomodasi dengan disetujuinya Rencana Jalan Tol Tegal Cilacap yang aksesnya dipastikan melewati kota kota ini.

Berdasarkan RTRW Jateng 2009-2029, Kabupaten Banyumas akan dilalui jalan tol Tegal-Cilacap. Rutenya dimulai dari Tegal-Prupuk-Bumiayu-Ajibarang-Wangon-Cilacap. Sedangkan untuk Kabupaten Cilacap akna dilalui Jalan tol Cilacap-Yogyakarta, rutenya dimulai dari Cilacap-Buntu-Sumpiuh-Kebumen-Purworejo-Kulon Progo, Yogyakarta.
Meskipun tidak melewati Kota Purwokerto, tapi dengan akses yang memadai terutama ke Wangon yang menurut informasi menjadi lokasi TOL Gate , maka tetap berperan signifikan terhadap mobilitas dari Purwokerto ke luar daerah. 
Ini adalah konsekuensi sebuah perkembangan dimana dampak dibukanya TOl Cipali tenyata semakin membuat kawasan Banyumas padat. bahkan yang menjadi pelajaran bersama adalah kasus rusaknya jembatan Comal Pemalang beberapa tahun lalu, mengakibatkan kemacetan parah di Jalur…

Objek Wisata Karang Penginyongan Karangtengah Cilongok

update info






GRAFIKA GROUP KEMBANGKAN WISATA DI KARANG PENGINYONGAN
KAWASAN WISATA KARANG PENGINYONGAN CIPENDOK
LAUTAN BUNGA DI TAMAN PENGINYONGAN
TITIAN KASIH KE PUNTUK ASMARA



[Suara Banyumas] Kawasan Objek Wisata Karang Penginyongan di Desa Karangtengah, Kecamatan Cilongok, Banyumas, bakal dikembangkan menjadi destinasi wisata dan budaya yang terintegrasi. Tujuannya menarik wisatawan untuk mengunjungi wilayah Banyumas bagian barat. Hal itu diungkapkan budayawan Ahmad Tohari dalam Sosialisasi Pengembangan Taman Wisata dan Budaya Karang Panginyongan, Minggu (17/1). Dia mengatakan, Karang Penginyongan ini diarahkan untuk menjadi kawasan wisata edukatif. Arahnya untuk membentuk karakter kepribadian pengunjungnya. ”Banyumas membutuhkan destinasi wisata dengan konsep yang baru, tidak hanya untuk objek wisata massal. Selain itu, sudah waktunya kantongkantong kebudayaan disiapkan untuk menarik wisatawan. Banyumas butuh usaha pariwisata berbasis alam dan juga pemikiran untuk p…