Langsung ke konten utama

Wangon Car Free Day

Pencetus Hari Bebas Kendaraan Bermotor atau Car Free Day di Jalan Raya Utara Wangon, Subejo beserta tokoh masyarakat dan Muspika Kecamatan berfoto bersama usai menikmati Car Free Day.

Untuk pertama kalinya pada hari Minggu (26/3/17) Kota Wangon, Banyumas, Jawa Tengah melaksanakan Car Free Day atau hari bebas kendaraan mulai dari Perempatan lampu merah hingga tepat di depan Kantor Polsek Wangon tepatnya di Jalan Utara Wangon. Jalan lurus sepanjang kurang lebih 300 meter tersebut mulai dimanfaatkan Warga untuk melakukan berbagai kegiatan seperti senam pagi, jalan sehat, bersepeda, lari pagi, hingga bermain sepatu roda bahkan ada yang hanya sekedar duduk duduk menikmati segarnya udara pagi.
Car Free Day ini telah di rancang beberapa minggu yang lalu oleh Pemerintah Desa setempat yang berkoordinasi dengan Muspika dan beberapa Instansi terkait hingga tokoh mayarakat . Penutupan jalan terlihat mulai di lakukan pada pukul  05:00 sampai pukul 08:00 Wib. Pagi itu Nampak para petugas Koramil dan Kepolisian serta Anggota Linmas berjaga di depan Pos Polisi Lalu Lintas Wangon . Walau terkesan mendadak pencanangan Car Free Day ini, namun masyarakat terutama antusias menikmati  Jalan Raya tanpa lalu lalang kendaraan bermotor.
Memanfaatkan Car Free Day Nampak Camat Wangon Wahyu Budi S, Kades Wangon Subejo dan beberapa Kepala Desa serta perangkatnya ikut bersenam aerobik. Menurut Subejo Hari Bebas Kendaraan Bermotor ini bertujuan untuk mensosialisasikan kepada masyarakat untuk menurunkan ketergantungan masyarakat terhadap kendaraan bermotor , sedang tema penting dalam hari bebas kendaraan bermotor ini  adalah tinggalkan kendaraan bermotor di rumah dan berjalan kakilah atau gunakan kendaraan tidak bermotor atau pun menggunakan kendaraan umum untuk perjalanan panjang.
“jadi mulai hari ini setiap Minggu, mari bersama masyarakat lainnya berolahraga dan berinteraksi di sini,dan untuk selanjutnya kami akan sosiialisasikan lebih intens ke sekolah sekolah, pegiat olahraga dan lain lain, ”Katanya.
Sementara itu Camat Wangon Wahyu Budi S, menyambut baik ide dari pelaksanaan Car Free Day. Bahkan dua hari sebelum pelaksanaan (Jum’at,24/3/17) di adakan konsolidasi  dengan pihak Kepolisian dan Koramil serta para Kepala Desa di Pendopo Kecamatan agar terlaksana dengan baik.
Kegiatan ini diharapkan mampu mengurangi emisi karbon atau polusi udara akibat gas pembuangan gas kendaraan bermotor serta memberikan alternative ruang terbuka khusus bagi masyarakat yang dapat digunakan untuk berolahraga dan bermain. Dimana Wangon walaupun banyak daerah bukit namun  merupakan wilayah yang memiliki sedikit presentase Ruang Terbuka Hijau (RTH) dibandingkan dengan luas lahan kota.
“Alhamdulillah hari ini  masyarakat memanfaatkan Car free Day ini, walau gerimis namun kita masih bisa berkumpul berolahraga, selanjutnya di harapkan juga Wangon menjadi sentra wisata Kuliner dengan bertebarannya pedagang berbagai jenis makanan di sini, sehingga dapat meningkatkan perekonomian.” Ungkap Camat.
Sunarto,tokoh masyarakat  dan pengusaha sukses di Wangon yang ikut memanfaat Car free Day dengan berolahraga pun merasa senang dengan pelaksanaan ini. Ia pun berharap bahwa ini dapat di lakukan secara berkesinambungan.
Para pedagang yang berada di sepanjang Jalan raya Utara Wangon juga berharap agar Car Free Day dapat berjalan rutin, namun perlu di sosialisasikan sehingga akan lebih ramai, karena banyak juga yang belum tahu.
“Mungkin perlu woro woro  mas, sehingga kami yang berdagang kaki lima pun jadi tambah pengunjung untuk beli.” Harap Mukti yang sehari hari berdagang bubur di dekat Lampu Merah Wangon.
sumber 1News.id

Polsek Wangon Banyumas Amankan Car Free Day Perdana

Tribratanews.polri.go.id, Polres Banyumas – Bertempat di sepanjang Jalan Wangon Utara di mulai dari perempatan Pos Lantas Wangon, anggota Polsek Wangon, Polres Banyumas, Polda Jawa Tengah amankan kegiatan perdana car free day dengan pengunjung kurang lebih mencapai 250 orang, Minggu (26/3-2017).
Kapolres Banyumas AKBP Azis Andriansyah, S.H., S.I.K., M.Hum melalui Kapolsek Wangon AKP Supriyanto, S.H mengerahkan personilnya dalam pengamanan pelaksanaan acara car free day perdana ini.
“Car Free Day dapat menjadi sarana hiburan bagi masyarakat Wangon dan sekitarnya karena ketika kegiatan tersebut diumumkan langsung disambut masyarakat secara antusias.”, ucap Kapolsek.
Kegiatan ini dipelopori oleh Pemerintahan Desa Wangon bersama tokoh masyarakat disekitar Desa Wangon dan didukung penuh oleh unsur Forkompimkec Wangon.
“Mari kita jaga udara disekitar kita agar tetap besih dan sejuk dengan tidak berkendaraan bermotor dari jam 06.00 Win s/d 08.00 WIB.”, ajak Camat Wangon dalam pembukaan perdana Car Free Day di Wangon.
Disisi lain banyak juga masyarakat yang biasa menggunakan jalur tersebut merasa terganggu aktifitasnya, sehingga anggota Polsek yang melakukan pengamanan harus memberikan himbauan dan petunjuk agar masyarakat dapat mengerti dan mendukung kegiatan tersebut.
“Car Free Day berdampak positif bagi masyarakat sehingga acara tersebut direncanakan akan laksanakan secar berkesinambungan setiap hari Minggu ke depan.”, tutup Kepala Desa Wangon Saudara Subejo, S.Pd.





Komentar

Postingan populer dari blog ini

Rencana Jalan TOL Pejagan /Tegal - Wangon - Cilacap Dalam Tahap Penyusunan FS

Up date info :  Ternyata info terbaru diusulkan bukan dari Tegal tapi dari Pejagan, Yaitu Pembangunan jalan tol lanjutan dari pejagan-bumiayu-pekuncen-ajibarang-cilacap dan Penyusunan FS tol Pejagan-Cilacap


Peta Usulan Program Bina Marga Antar WPS Brebes-Cilacap

 Pembangunan jalan tol lanjutan dari pejagan-bumiayu-pekuncen-ajibarang-cilacap Penyusunan FS tol Pejagan-Cilacap



update info berita ini Minggu 12 Feb 2017, 10:59 WIB Tegal Cilacap Bakal Terbangun Jalan TolDana Aditiasari - detikFinance Sisi Selatan Pulau Jawa bakal kehadiran proyek jalan tol, salah satunya adalah proyek jalan tol Tegal-Cilacap. Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Herry Trisaputra Zuna.
"Itu kan tol prakarsa, artinya usulan dari pihak swasta. Usulannya sudah masuk ke kami, mudah-mudahan bisa lelang tahun ini," kata dia dihubungi detikFinance, Minggu (12/2/2017).
Jalan tol ini, kata Herry, diprakarsai oleh BUMN jalan tol, PT Jasamarga (Persero). Jalan tol ini bakal menjadi alternati…

Rencana Jalan TOL Ajibarang Wangon

Dalam perkembangannya rencana pembangunan jalan Tol Ajibarang Wangon terakomodasi dengan disetujuinya Rencana Jalan Tol Tegal Cilacap yang aksesnya dipastikan melewati kota kota ini.

Berdasarkan RTRW Jateng 2009-2029, Kabupaten Banyumas akan dilalui jalan tol Tegal-Cilacap. Rutenya dimulai dari Tegal-Prupuk-Bumiayu-Ajibarang-Wangon-Cilacap. Sedangkan untuk Kabupaten Cilacap akna dilalui Jalan tol Cilacap-Yogyakarta, rutenya dimulai dari Cilacap-Buntu-Sumpiuh-Kebumen-Purworejo-Kulon Progo, Yogyakarta.
Meskipun tidak melewati Kota Purwokerto, tapi dengan akses yang memadai terutama ke Wangon yang menurut informasi menjadi lokasi TOL Gate , maka tetap berperan signifikan terhadap mobilitas dari Purwokerto ke luar daerah. 
Ini adalah konsekuensi sebuah perkembangan dimana dampak dibukanya TOl Cipali tenyata semakin membuat kawasan Banyumas padat. bahkan yang menjadi pelajaran bersama adalah kasus rusaknya jembatan Comal Pemalang beberapa tahun lalu, mengakibatkan kemacetan parah di Jalur…

Objek Wisata Karang Penginyongan Karangtengah Cilongok

update info






GRAFIKA GROUP KEMBANGKAN WISATA DI KARANG PENGINYONGAN
KAWASAN WISATA KARANG PENGINYONGAN CIPENDOK
LAUTAN BUNGA DI TAMAN PENGINYONGAN
TITIAN KASIH KE PUNTUK ASMARA



[Suara Banyumas] Kawasan Objek Wisata Karang Penginyongan di Desa Karangtengah, Kecamatan Cilongok, Banyumas, bakal dikembangkan menjadi destinasi wisata dan budaya yang terintegrasi. Tujuannya menarik wisatawan untuk mengunjungi wilayah Banyumas bagian barat. Hal itu diungkapkan budayawan Ahmad Tohari dalam Sosialisasi Pengembangan Taman Wisata dan Budaya Karang Panginyongan, Minggu (17/1). Dia mengatakan, Karang Penginyongan ini diarahkan untuk menjadi kawasan wisata edukatif. Arahnya untuk membentuk karakter kepribadian pengunjungnya. ”Banyumas membutuhkan destinasi wisata dengan konsep yang baru, tidak hanya untuk objek wisata massal. Selain itu, sudah waktunya kantongkantong kebudayaan disiapkan untuk menarik wisatawan. Banyumas butuh usaha pariwisata berbasis alam dan juga pemikiran untuk p…