Langsung ke konten utama

Pembangunan SMK Negeri Lumbir Diusulkan Bupati Banyumas

BANYUMAS MAMPU KURANGI KEMISKINAN 3,59
Banyumas – Pemerintah kabupaten se-eks Keresidenan Banyumas cukup kreatif dalam mengurangi kemiskinan di wilayah masing-masing, kata Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.
"Saya terima kasih karena kabupaten/kota punya cara tersendiri untuk menanggulangi kemiskinan dan cukup kreatif," katanya saat membuka Musyawarah Rencana Pembangunan Wilayah (Musrenbangwil) eks Keresidenan Banyumas di Banyumas, Senin (27/3).
Murenbangwil eks Keresidenan Banyumas yang digelar di Pendopo Duplikat Si Panji, Kecamatan Banyumas, Kabupaten Banyumas, dihadiri para kepala daerah dan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah serta kepala organisasi perangkat daerah dari Kabupaten Banyumas, Cilacap, Purbalingga, dan Banjarnegara.
Gubernur mencontohkan upaya penanggulangan kemiskinan yang dilakukan Pemkab Banyumas, dengan cara penambahan gizi dan kalori bagi warga miskin.
Kepala Badan Pusat Statistik Propinsi Jawa Tengah, Dr Margoyono, mengatakan selama Periode 2011-2016, Kabupaten Banyumas mampu menurunkan angka kemiskinan sebesar 3,59 ini diatas nasional 1,27 dan Jateng 2,14.. “Mekipun penduduk miskin masih cukup tinggi, tetapi progres penurunan perlu mendapat perhatian dan perlu upaya yang terus menerus,” katanya.
Data statistik juga mencatat bahwa Kabupaten Banyumas menunjukan kinerja yang baik dengan indikasi yang terukur. Seperti Indek Pembangunan Manusia Banyumas berada diatas IPM Jateng 6,49. “IPM diukur dari harapan hidup, kesehatan, pendidikan dan daya beli,” kata Margoyono.
Pertumbuhan Ekonomi Banyumas juga diatas nasional dan Jawa Tengah yaitu 6,12. Hal ini ditopang dengan adanya industri pengolahan secara luas, pertanian dan kontruksi. Sedangkan Inflasinya terendah di Eks Karesidenan Banyumas.
Usulan Bupati
Dalam musrenbangwil kali ini Bupati Banyumas menyampaian 17 usulan secara langsung pada Gubernur Ganjar Pranowo. Usulan yang disampaikan meliputi usulan sektoral provinsi dan bantuan keuangan provinsi.
Usulan sektoral ada tujuh buah, yakni usulan pembangunan Museum Residen Banyumas dan Patung Bung Karno, pengadaan tanah dan pembangunan SMK Negeri Lumbir dan peningkatan jalan di berabagai tempat.
Keberhasilan perencanaan, dan meningkatnya indikator indek pembangunan mengantarkan Banyumas, meraih penghargaan Pangripta Nusantara. Untuk tahun 2016 menjadi 10 besar Nasional dan tahun 2017 kembali di evaluasi oleh Tim Tingkat Nasional.
sumber FB 
 Ir. Achmad Husein 


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Rencana Jalan TOL Pejagan /Tegal - Wangon - Cilacap Dalam Tahap Penyusunan FS

Up date info :  Ternyata info terbaru diusulkan bukan dari Tegal tapi dari Pejagan, Yaitu Pembangunan jalan tol lanjutan dari pejagan-bumiayu-pekuncen-ajibarang-cilacap dan Penyusunan FS tol Pejagan-Cilacap


Peta Usulan Program Bina Marga Antar WPS Brebes-Cilacap

 Pembangunan jalan tol lanjutan dari pejagan-bumiayu-pekuncen-ajibarang-cilacap Penyusunan FS tol Pejagan-Cilacap



update info berita ini Minggu 12 Feb 2017, 10:59 WIB Tegal Cilacap Bakal Terbangun Jalan TolDana Aditiasari - detikFinance Sisi Selatan Pulau Jawa bakal kehadiran proyek jalan tol, salah satunya adalah proyek jalan tol Tegal-Cilacap. Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Herry Trisaputra Zuna.
"Itu kan tol prakarsa, artinya usulan dari pihak swasta. Usulannya sudah masuk ke kami, mudah-mudahan bisa lelang tahun ini," kata dia dihubungi detikFinance, Minggu (12/2/2017).
Jalan tol ini, kata Herry, diprakarsai oleh BUMN jalan tol, PT Jasamarga (Persero). Jalan tol ini bakal menjadi alternati…

Rencana Jalan TOL Ajibarang Wangon

Dalam perkembangannya rencana pembangunan jalan Tol Ajibarang Wangon terakomodasi dengan disetujuinya Rencana Jalan Tol Tegal Cilacap yang aksesnya dipastikan melewati kota kota ini.

Berdasarkan RTRW Jateng 2009-2029, Kabupaten Banyumas akan dilalui jalan tol Tegal-Cilacap. Rutenya dimulai dari Tegal-Prupuk-Bumiayu-Ajibarang-Wangon-Cilacap. Sedangkan untuk Kabupaten Cilacap akna dilalui Jalan tol Cilacap-Yogyakarta, rutenya dimulai dari Cilacap-Buntu-Sumpiuh-Kebumen-Purworejo-Kulon Progo, Yogyakarta.
Meskipun tidak melewati Kota Purwokerto, tapi dengan akses yang memadai terutama ke Wangon yang menurut informasi menjadi lokasi TOL Gate , maka tetap berperan signifikan terhadap mobilitas dari Purwokerto ke luar daerah. 
Ini adalah konsekuensi sebuah perkembangan dimana dampak dibukanya TOl Cipali tenyata semakin membuat kawasan Banyumas padat. bahkan yang menjadi pelajaran bersama adalah kasus rusaknya jembatan Comal Pemalang beberapa tahun lalu, mengakibatkan kemacetan parah di Jalur…

Objek Wisata Karang Penginyongan Karangtengah Cilongok

update info






GRAFIKA GROUP KEMBANGKAN WISATA DI KARANG PENGINYONGAN
KAWASAN WISATA KARANG PENGINYONGAN CIPENDOK
LAUTAN BUNGA DI TAMAN PENGINYONGAN
TITIAN KASIH KE PUNTUK ASMARA



[Suara Banyumas] Kawasan Objek Wisata Karang Penginyongan di Desa Karangtengah, Kecamatan Cilongok, Banyumas, bakal dikembangkan menjadi destinasi wisata dan budaya yang terintegrasi. Tujuannya menarik wisatawan untuk mengunjungi wilayah Banyumas bagian barat. Hal itu diungkapkan budayawan Ahmad Tohari dalam Sosialisasi Pengembangan Taman Wisata dan Budaya Karang Panginyongan, Minggu (17/1). Dia mengatakan, Karang Penginyongan ini diarahkan untuk menjadi kawasan wisata edukatif. Arahnya untuk membentuk karakter kepribadian pengunjungnya. ”Banyumas membutuhkan destinasi wisata dengan konsep yang baru, tidak hanya untuk objek wisata massal. Selain itu, sudah waktunya kantongkantong kebudayaan disiapkan untuk menarik wisatawan. Banyumas butuh usaha pariwisata berbasis alam dan juga pemikiran untuk p…