Langsung ke konten utama

Desa Yang Masuk Rencana Perluasan Purwokerto

Berdasarkan Rumusan Perda RDTRK Purwokerto  ada  rencana perluasan wilayah perkotaan Purwokerto dengan menambahkan dari sejumlah desa yang ada di kecamatan penyangga atau kecamatan yang berbatasan langsung dengan wilayah eks Kotif Purwokerto

Quote:
Proses finalisasi pembahasan RDTRK Perkotaan Purwokerto tahun 2016-2036 tersebut. Dalam pembahasan tidak mungkin kita mengakomodir semua kepentingan. Sehingga pemasangan peta ini dimaksudkan untuk sosialisasi perwajahan Perkotaan Purwokerto selama 20 tahun ke depan,” jelasnya. Tidak hanya itu, peta tersebut nantinya juga dapat diakses via online, karena nantinya akan dilengkapi dengan piranti komputer. Secara umum, RDTRK ini sangat dibutuhkan oleh perkotaan, karena nantinya akan berkaitan dengan perizinan pembangunan. Berdasarkan peta tersebut, luasan Perkotaan Purwokerto bertambah menjadi 9.382 hektare, atau bertambah sekitar 100 hektare dari sebelumnya. Tambahan tersebut berasal dari luasan beberapa wilayah desa yang berada di sekitar wilayah perkotaan sebelumnya. “Total ada 52 desa/kelurahan yang terdapat di 11 kecamatan,”
(Sumber Radar Banyumas 6  Agustus 2016)

Quote:

Pengecekan terkait batas wilayah, berdasar peta atau gambar yang sudah ditetapkan Badan Informasi Geospasial (BIG), atau semula bernama Badan Koordinasi Survei dan Pemetaan Nasional (Bakosurtanal).
Lembaga ini dikontrak Dinas Cipta Karya, untuk memotret peta ruang Purwokerto. Ketua Pansus RDTRK, Subagio, mengatakan ada 55 daerah, baik kelurahan dan desa yang dipastikan masuk dalam peta zona di raperda RDTRK. Dari pemotretan, ada sebagian desa yang hanya diambil sebagian untuk masuk RDTRK, dan sebagian lagi masuk RTRW.
”Ternyata penetapan seperti ini harus bisa disikapi secara jeli dan nantinya harus disepakati bersama. Hal ini karena batas irisannya ada yang berupa jalan atau sungai. Misalnya untuk wilayah Kebocoran, apakah akan masuk sekalian dalam RDTRK, atau dikeluarkan sekalian,” kata dia mengilustrasikan.
Dari Barat
Pengecekan dimulai dari batas wilayah paling barat, seperti di Desa Jipang Karanglewas, kemudian ke utara di Kebocoran dan Beji Kedungbanteng. Berlanjut ke timur seperti ke Karanggintung Subagio juga mengungkapkan, khusus daerah resapan air di wilayah utara, ada beberapa tempat yang kini sudah berubah fungsi.
Sehingga ke depan, tetap harus diamankan atau dibatasi, agar tidak terus berkembang. Dia mencontohkan, lahan yang dikuasai pihak pengembang Perumahan Rafles ada sekitar 25 hektare dan saat ini belum semua dimanfaatkan.
”Saat kami sampaikan paparan ke Bupati dan Wabup, khusus yang masuk daerah resapan air ini, Bupati minta dibatasi dan bila perlu dicoret, tidak boleh beralih fungsi. Tetapi kami belum bisa memutuskan, karena harus dicermati secara lebih dalam dulu,” ujarnya.
Anggota Pansus Anang Agus Kostrad, mengatakan pengecekan batas wilayah itu belum melihat rencana penggabungan sejumlah desa, untuk masuk dalam wilayah administrasi Perkotaan Purwokerto. Perluasan wilayah secara adminitrasi ke depan, juga berkait dengan rencana pemekaran Banyumas menjadi dua daerah otonom.
”Kalau batas wilayah hanya menentukan mana yang masuk zona RDTRK dan RTRW, meskipun ada sebagian desa yang semua masuk zona RTRW, kemudian masuk ke RDTRK secara penuh atau sebagian saja. Tetapi ke depan, secara administrasi, seluruhnya masuk Purwokerto,” katanya.

 (sumber Suara Merdeka 17 Oktober 2015)


Berikut adalah data sejumlah kecamatan yang ada di sekitar Purwokerto dengan rincian :
1. Nama Kecamatan berwarna merah adalah eks kotif Purwokerto
2. Nama kecamatan berwarna orange adalah kecamatan yang sebagian atau keseluruhannya termasuk bagian dari perluasan Purwokerto yang mana desa berwarna merah adalah info lama yang merupakan desa yang kemungkinan besar berpeluang masuk ke wilayah Purwokerto  sedangkan desa  berwarna hitam bisa jadi termasuk atau tidak termasuk tetapi ada peluang menjadi wilayah Purwokerto tentunya menunggu informasi terbaru yang ditetapkan Pemkab Banyumas mengenai  Perda RDTRK yang disahkan .

Data ini akan terus diperbarui sesuai perkembangan informasi yang ada 

BATURADEN

01. Karangmangu, Kecamatan Baturraden
02. Karangsalam Lor, Kecamatan Baturraden 
03. Karangtengah, Kecamatan Baturraden 
04. Kebumen, Kecamatan Baturraden 
05. Kemutug Kidul, Kecamatan Baturraden 
06. Kemutug Lor, Kecamatan Baturraden 
07. Ketenger, Kecamatan Baturraden 
08. Kutasari, Kecamatan Baturraden 
09. Pamijen, Kecamatan Baturraden 
10. Pandak, Kecamatan Baturraden 
11. Purwosari, Kecamatan Baturraden
12. Rempoah, Kecamatan Baturraden

KARANGLEWAS

01. Babakan, Kecamatan Karanglewas 
02. Jipang, Kecamatan Karanglewas 
03. Karanggude, Kecamatan Karanglewas
04. Karangkemiri, Kecamatan Karanglewas 
05. Karanglewas Kidul, Kecamatan Karanglewas
06. Kediri, Kecamatan Karanglewas 
07. Pangebatan, Kecamatan Karanglewas
08. Pasir Kulon, Kecamatan Karanglewas 
09. Pasir Lor, Kecamatan Karanglewas 
10. Pasir Wetan, Kecamatan Karanglewas 
11. Singasari, Kecamatan Karanglewas 
12. Sunyalangu, Kecamatan Karanglewas
13. Tamansari, Kecamatan Karanglewas 

KEDUNGBANTENG
01. Baseh, Kecamatan Kedungbanteng 
02. Beji, Kecamatan Kedungbanteng 
03. Dawuhan Kulon, Kecamatan Kedungbanteng 
04. Dawuhan Wetan, Kecamatan Kedungbanteng 
05. Kalikesur, Kecamatan Kedungbanteng 
06. Kalisalak, Kecamatan Kedungbanteng 
07. Karangnangka, Kecamatan Kedungbanteng 
08. Karangsalam Kidul, Kecamatan Kedungbanteng 
09. Kebocoran, Kecamatan Kedungbanteng 
10. Kedungbanteng, Kecamatan Kedungbanteng 
11. Keniten, Kecamatan Kedungbanteng 
12. Kutaliman, Kecamatan Kedungbanteng 
13. Melung, Kecamatan Kedungbanteng 
14. Windujaya, Kecamatan Kedungbanteng 

KEMBARAN
01. Bantarwuni, Kecamatan Kembaran
02. Bojongsari, Kecamatan Kembaran 
03. Dukuhwaluh, Kecamatan Kembaran
04. Karangsari, Kecamatan Kembaran 
05. Karangsoka, Kecamatan Kembaran
06. Karangtengah, Kecamatan Kembaran 
07. Kembaran, Kecamatan Kembaran 
08. Kramat, Kecamatan Kembaran 
09. Ledug, Kecamatan Kembaran 
10. Linggasari, Kecamatan Kembaran 
11. Pliken, Kecamatan Kembaran 
12. Purbadana, Kecamatan Kembaran
13. Purwodadi, Kecamatan Kembaran 
14. Sambeng Kulon, Kecamatan Kembaran
15. Sambeng Wetan, Kecamatan Kembaran
16. Tambaksari Kidul, Kecamatan Kembaran 

PATIKRAJA
01. Karanganyar, Kecamatan Patikraja 
02. Karangendep, Kecamatan Patikraja
03. Kedungrandu, Kecamatan Patikraja
04. Kedungwringin, Kecamatan Patikraja 
05. Kedungwuluh Kidul, Kecamatan Patikraja
06. Kedungwuluh Lor, Kecamatan Patikraja 
07. Notog, Kecamatan Patikraja 
08. Patikraja, Kecamatan Patikraja
09. Pegalongan, Kecamatan Patikraja
10. Sawangan Wetan, Kecamatan Patikraja
11. Sidabowa, Kecamatan Patikraja 
12. Sokawera, Kecamatan Patikraja 
13. Wlahar Kulon, Kecamatan Patikraja

EKS KOTIF PURWOKERTO

01. Bantarsoka, Kecamatan Purwokerto Barat 
02. Karanglewas Lor, Kecamatan Purwokerto Barat
03. Kedungwuluh, Kecamatan Purwokerto Barat 
04. Kober, Kecamatan Purwokerto Barat 
05. Pasir Kidul, Kecamatan Purwokerto Barat
06. Pasirmuncang, Kecamatan Purwokerto Barat
07. Rejasari, Kecamatan Purwokerto Barat 
08. Berkoh, Kecamatan Purwokerto Selatan 
09. Karangklesem, Kecamatan Purwokerto Selatan
10. Karangpucung, Kecamatan Purwokerto Selatan 
11. Purwokerto Kulon, Kecamatan Purwokerto Selatan
12. Purwokerto Kidul, Kecamatan Purwokerto Selatan 
13. Tanjung, Kecamatan Purwokerto Selatan 
14. Teluk, Kecamatan Purwokerto Selatan 
15. Arcawinangun, Kecamatan Purwokerto Timur
16. Kranji, Kecamatan Purwokerto Timur 
17. Mersi, Kecamatan Purwokerto Timur 
18. Purwokerto Lor, Kecamatan Purwokerto Timur
19. Purwokerto Wetan, Kecamatan Purwokerto Timur
20. Sokanegara, Kecamatan Purwokerto Timur 
21. Bancarkembar, Kecamatan Purwokerto Utara
22. Bobosan, Kecamatan Purwokerto Utara 
23. Grendeng, Kecamatan Purwokerto Utara
24. Karangwangkal, Kecamatan Purwokerto Utara 
25. Pabuaran, Kecamatan Purwokerto Utara 
26. Purwanegara, Kecamatan Purwokerto Utara
27. Sumampir, Kecamatan Purwokerto Utara

SOKARAJA
01. Banjaranyar, Kecamatan Sokaraja 
02. Banjarsari Kidul, Kecamatan Sokaraja
03. Jompo Kulon, Kecamatan Sokaraja 
04. Kalikidang, Kecamatan Sokaraja 
05. Karangduren, Kecamatan Sokaraja
06. Karangkedawung, Kecamatan Sokaraja
07. Karangnanas, Kecamatan Sokaraja 
08. Karangrau, Kecamatan Sokaraj
09. Kedondong, Kecamatan Sokaraja 
10. Klahang, Kecamatan Sokaraja 
11. Lemberang, Kecamatan Sokaraja
12. Pamijen, Kecamatan Sokaraja 
13. Sokaraja Kidul, Kecamatan Sokaraja 
14. Sokaraja Kulon, Kecamatan Sokaraja 
15. Sokaraja Lor, Kecamatan Sokaraja 
16. Sokaraja Tengah, Kecamatan Sokaraja 
17. Sokaraja Wetan, Kecamatan Sokaraja 
18. Wiradadi, Kecamatan Sokaraja 

SUMBANG
01. Banjarsari Kulon, Kecamatan Sumbang 
02. Banjarsari Wetan, Kecamatan Sumbang 
03. Banteran, Kecamatan Sumbang 
04. Ciberem, Kecamatan Sumbang 
05. Datar, Kecamatan Sumbang 
06. Gandatapa, Kecamatan Sumbang 
07. Karangcegak, Kecamatan Sumbang 
08. Karanggintung, Kecamatan Sumbang
09. Karangturi, Kecamatan Sumbang 
10. Kawungcarang, Kecamatan Sumbang
11. Kebanggan, Kecamatan Sumbang 
12. Kedungmalang, Kecamatan Sumbang 
13. Kotayasa, Kecamatan Sumbang 
14. Limpakuwus, Kecamatan Sumbang 
15. Sikapat, Kecamatan Sumbang 
16. Silado, Kecamatan Sumbang 
17. Sumbang, Kecamatan Sumbang 
18. Susukan, Kecamatan Sumbang 
19. Tambaksogra, Kecamatan Sumbang


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Rencana Jalan TOL Pejagan /Tegal - Wangon - Cilacap Dalam Tahap Penyusunan FS

Up date info :  Ternyata info terbaru diusulkan bukan dari Tegal tapi dari Pejagan, Yaitu Pembangunan jalan tol lanjutan dari pejagan-bumiayu-pekuncen-ajibarang-cilacap dan Penyusunan FS tol Pejagan-Cilacap


Peta Usulan Program Bina Marga Antar WPS Brebes-Cilacap

 Pembangunan jalan tol lanjutan dari pejagan-bumiayu-pekuncen-ajibarang-cilacap Penyusunan FS tol Pejagan-Cilacap



update info berita ini Minggu 12 Feb 2017, 10:59 WIB Tegal Cilacap Bakal Terbangun Jalan TolDana Aditiasari - detikFinance Sisi Selatan Pulau Jawa bakal kehadiran proyek jalan tol, salah satunya adalah proyek jalan tol Tegal-Cilacap. Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Herry Trisaputra Zuna.
"Itu kan tol prakarsa, artinya usulan dari pihak swasta. Usulannya sudah masuk ke kami, mudah-mudahan bisa lelang tahun ini," kata dia dihubungi detikFinance, Minggu (12/2/2017).
Jalan tol ini, kata Herry, diprakarsai oleh BUMN jalan tol, PT Jasamarga (Persero). Jalan tol ini bakal menjadi alternati…

Rencana Jalan TOL Ajibarang Wangon

Dalam perkembangannya rencana pembangunan jalan Tol Ajibarang Wangon terakomodasi dengan disetujuinya Rencana Jalan Tol Tegal Cilacap yang aksesnya dipastikan melewati kota kota ini.

Berdasarkan RTRW Jateng 2009-2029, Kabupaten Banyumas akan dilalui jalan tol Tegal-Cilacap. Rutenya dimulai dari Tegal-Prupuk-Bumiayu-Ajibarang-Wangon-Cilacap. Sedangkan untuk Kabupaten Cilacap akna dilalui Jalan tol Cilacap-Yogyakarta, rutenya dimulai dari Cilacap-Buntu-Sumpiuh-Kebumen-Purworejo-Kulon Progo, Yogyakarta.
Meskipun tidak melewati Kota Purwokerto, tapi dengan akses yang memadai terutama ke Wangon yang menurut informasi menjadi lokasi TOL Gate , maka tetap berperan signifikan terhadap mobilitas dari Purwokerto ke luar daerah. 
Ini adalah konsekuensi sebuah perkembangan dimana dampak dibukanya TOl Cipali tenyata semakin membuat kawasan Banyumas padat. bahkan yang menjadi pelajaran bersama adalah kasus rusaknya jembatan Comal Pemalang beberapa tahun lalu, mengakibatkan kemacetan parah di Jalur…

Objek Wisata Karang Penginyongan Karangtengah Cilongok

update info






GRAFIKA GROUP KEMBANGKAN WISATA DI KARANG PENGINYONGAN
KAWASAN WISATA KARANG PENGINYONGAN CIPENDOK
LAUTAN BUNGA DI TAMAN PENGINYONGAN
TITIAN KASIH KE PUNTUK ASMARA



[Suara Banyumas] Kawasan Objek Wisata Karang Penginyongan di Desa Karangtengah, Kecamatan Cilongok, Banyumas, bakal dikembangkan menjadi destinasi wisata dan budaya yang terintegrasi. Tujuannya menarik wisatawan untuk mengunjungi wilayah Banyumas bagian barat. Hal itu diungkapkan budayawan Ahmad Tohari dalam Sosialisasi Pengembangan Taman Wisata dan Budaya Karang Panginyongan, Minggu (17/1). Dia mengatakan, Karang Penginyongan ini diarahkan untuk menjadi kawasan wisata edukatif. Arahnya untuk membentuk karakter kepribadian pengunjungnya. ”Banyumas membutuhkan destinasi wisata dengan konsep yang baru, tidak hanya untuk objek wisata massal. Selain itu, sudah waktunya kantongkantong kebudayaan disiapkan untuk menarik wisatawan. Banyumas butuh usaha pariwisata berbasis alam dan juga pemikiran untuk p…