Langsung ke konten utama

PHRI Banyumas Promosikan Hotel dan Kuliner

Badan Pengurus Cabang Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Banyumas, mempromosikan perhotelan dan kuliner khas daerah pada kegiatan Ekspose Pariwisata Banyumas di Jakarta, pekan lalu. “Kami bersama dengan Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata (Dinporabudpar) Banyumas mengenalkan potensi pariwisata kepada masyarakat,” kata Sekretaris PHRI Banyumas, Is Heru Permana, kepada Suara Merdeka, kemarin.
Menurut dia, pada ekspose pariwisata pihaknya menjabarkan tentang potensi dan kesiapan PHRI Banyumas menerima tamu baik dari wisatawan domestik maupun wisatawan asing. “Selain menawarkan tempat menginap yang nyaman dengan berbagai pilihan (hotel bintang dan nonbintang), di Banyumas memiliki berbagai produk kuliner yang enak untuk dicoba,” kata dia.
12 Hotel Berbintang
Data di PHRI Banyumas mencatat, saat ini di Banyumas terdapat 12 hotel berbintang dan jumlah ini akan terus bertambah sampai 20 hotel berbintang. Sementara jumlah hotel nonbintang sekitar 168 unit. Is Heru Permana mengemukakan, untuk meningkatkan hotel dan restoran pelayanan guna memberikan kenyamanan kepada tamu, PHRI memiliki tanggung jawab untuk mengajak kepada para pengelola hotel dan restoran untuk mengikuti sertifikasi.
Ini sesuai dengan undang-undang kepariwisataan. “Kami upayakan 2017 semua hotel dan restoran sudah mengantongi sertifikasi sebagai tuntutan ketentuan perundang- undangan,” katanya. Sementara itu, dalam kesempatan yang sama Dinporabudpar mempromosikan berbagai objek wisata menarik yang perlu dikunjungi oleh para wisatawan.
Objek wisata tersebut di antaranya Baturraden, Andang Pangrenan, Balai Kemambang, dan Museum Panglima Besar Jenderal Soedirman. Selain itu, juga mengenalkan tentang berbagai tempat kuliner khas seperti soto Sokaraja, mendoan tempe, keripik tempe, dan masih banyak produk kuliner lain. 
sumber Suara Merdeka

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Rencana Jalan TOL Pejagan /Tegal - Wangon - Cilacap Dalam Tahap Penyusunan FS

Up date info :  Ternyata info terbaru diusulkan bukan dari Tegal tapi dari Pejagan, Yaitu Pembangunan jalan tol lanjutan dari pejagan-bumiayu-pekuncen-ajibarang-cilacap dan Penyusunan FS tol Pejagan-Cilacap


Peta Usulan Program Bina Marga Antar WPS Brebes-Cilacap

 Pembangunan jalan tol lanjutan dari pejagan-bumiayu-pekuncen-ajibarang-cilacap Penyusunan FS tol Pejagan-Cilacap



update info berita ini Minggu 12 Feb 2017, 10:59 WIB Tegal Cilacap Bakal Terbangun Jalan TolDana Aditiasari - detikFinance Sisi Selatan Pulau Jawa bakal kehadiran proyek jalan tol, salah satunya adalah proyek jalan tol Tegal-Cilacap. Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Herry Trisaputra Zuna.
"Itu kan tol prakarsa, artinya usulan dari pihak swasta. Usulannya sudah masuk ke kami, mudah-mudahan bisa lelang tahun ini," kata dia dihubungi detikFinance, Minggu (12/2/2017).
Jalan tol ini, kata Herry, diprakarsai oleh BUMN jalan tol, PT Jasamarga (Persero). Jalan tol ini bakal menjadi alternati…

Rencana Jalan TOL Ajibarang Wangon

Dalam perkembangannya rencana pembangunan jalan Tol Ajibarang Wangon terakomodasi dengan disetujuinya Rencana Jalan Tol Tegal Cilacap yang aksesnya dipastikan melewati kota kota ini.

Berdasarkan RTRW Jateng 2009-2029, Kabupaten Banyumas akan dilalui jalan tol Tegal-Cilacap. Rutenya dimulai dari Tegal-Prupuk-Bumiayu-Ajibarang-Wangon-Cilacap. Sedangkan untuk Kabupaten Cilacap akna dilalui Jalan tol Cilacap-Yogyakarta, rutenya dimulai dari Cilacap-Buntu-Sumpiuh-Kebumen-Purworejo-Kulon Progo, Yogyakarta.
Meskipun tidak melewati Kota Purwokerto, tapi dengan akses yang memadai terutama ke Wangon yang menurut informasi menjadi lokasi TOL Gate , maka tetap berperan signifikan terhadap mobilitas dari Purwokerto ke luar daerah. 
Ini adalah konsekuensi sebuah perkembangan dimana dampak dibukanya TOl Cipali tenyata semakin membuat kawasan Banyumas padat. bahkan yang menjadi pelajaran bersama adalah kasus rusaknya jembatan Comal Pemalang beberapa tahun lalu, mengakibatkan kemacetan parah di Jalur…

JNE Resmikan Wangon Gateway

Tingkatkan Kecepatan Layanan JNE Resmikan Wangon Gateway
Salah satu perusahaan jasa pengiriman ekspres dan logistik nasional, JNE terus memperkuat berbagai sektor salah satunya infrastruktur dan jaringan. Selain di Bandung, telah mengoperasikan Jakarta Gateway, Surabaya Gateway dan Wangon Gateway. Perluasan infrastruktur pun tidak hanya di Pulau Jawa, tapi juga dilakukan di JNE Medan dan Kantor Perwakilan baru JNE di Batam. Selanjutnya Gateway Makasar .

Peresmian JNE Gateway Wangon (Foto : Edi Romadhon)

















:  Demi meningkatkan kecepatan layanan pengiriman bagi customer, JNE melakukan penambahan infrastruktur. Realisasi dari penambahan infrastruktur tersebut adalah pembangunan Wangon Gateway yang berlokasi Jl Raya Klapagading Rt 04 Rw 08 Kecamatan Wangon Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.
Mohammad Feriadi, selaku Presiden Direktur JNE, dalam sambutannya menyampaikan, setelah peluncuran 7 produk di bulan Februari 2016 yang lalu, pembukaan Gateway Wangon merupakan salah satu wujud pengembangan i…