Entri yang Diunggulkan

Info Tentang Blog Banyumas Corner

saya mencoba mendeskripsikan sebuah ungkapan yang berasal dari bahasa populer saat ini yaitu ungkapan Menduniakan Banyumas dan Memb...

Selasa, 07 Maret 2017

PHRI Banyumas Promosikan Hotel dan Kuliner

Badan Pengurus Cabang Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Banyumas, mempromosikan perhotelan dan kuliner khas daerah pada kegiatan Ekspose Pariwisata Banyumas di Jakarta, pekan lalu. “Kami bersama dengan Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata (Dinporabudpar) Banyumas mengenalkan potensi pariwisata kepada masyarakat,” kata Sekretaris PHRI Banyumas, Is Heru Permana, kepada Suara Merdeka, kemarin.
Menurut dia, pada ekspose pariwisata pihaknya menjabarkan tentang potensi dan kesiapan PHRI Banyumas menerima tamu baik dari wisatawan domestik maupun wisatawan asing. “Selain menawarkan tempat menginap yang nyaman dengan berbagai pilihan (hotel bintang dan nonbintang), di Banyumas memiliki berbagai produk kuliner yang enak untuk dicoba,” kata dia.
12 Hotel Berbintang
Data di PHRI Banyumas mencatat, saat ini di Banyumas terdapat 12 hotel berbintang dan jumlah ini akan terus bertambah sampai 20 hotel berbintang. Sementara jumlah hotel nonbintang sekitar 168 unit. Is Heru Permana mengemukakan, untuk meningkatkan hotel dan restoran pelayanan guna memberikan kenyamanan kepada tamu, PHRI memiliki tanggung jawab untuk mengajak kepada para pengelola hotel dan restoran untuk mengikuti sertifikasi.
Ini sesuai dengan undang-undang kepariwisataan. “Kami upayakan 2017 semua hotel dan restoran sudah mengantongi sertifikasi sebagai tuntutan ketentuan perundang- undangan,” katanya. Sementara itu, dalam kesempatan yang sama Dinporabudpar mempromosikan berbagai objek wisata menarik yang perlu dikunjungi oleh para wisatawan.
Objek wisata tersebut di antaranya Baturraden, Andang Pangrenan, Balai Kemambang, dan Museum Panglima Besar Jenderal Soedirman. Selain itu, juga mengenalkan tentang berbagai tempat kuliner khas seperti soto Sokaraja, mendoan tempe, keripik tempe, dan masih banyak produk kuliner lain. 
sumber Suara Merdeka

Tidak ada komentar:

Posting Komentar