Entri yang Diunggulkan

Info Tentang Blog Banyumas Corner

saya mencoba mendeskripsikan sebuah ungkapan yang berasal dari bahasa populer saat ini yaitu ungkapan Menduniakan Banyumas dan Memb...

Rabu, 30 Desember 2015

Obyek Wisata Sungai TAJUM

  DIUSULKAN JADI OBWIS AIR BARU

Sungai Tajum Menyimpan Pesona Alam


 (KRjogja.com) -Aliran Sungai Tajum di Desa Tiparkidul, Kecamatan Ajibarang Banyumas, menyimpan pesona alam berupa bebukitan dengan hutan pinus di kanan kiri sungai, sangat potensial dikembangkan sebagai obyek wisata (Obwis) alam.
Kali Tajum
Sebagai sungai terbesar kedua setelah Serayu, aliran Sungai Tajum tergolong jernih airnya dalam dan tenang, ditambah pemandangan alam di sebelah kanan kiri sungai, jika dikemas sebagai obyek wisata sebenarnya cukup bagus. Demikian dikatakan Kades Tiparkidul, Riyanto, Jumat (20/11/2015).
“Saya sudah mengusulkan ke Dinporabudpar Kabupaten Banyumas untuk mengembangkan obyek wisata baru milik pemda, yakni wisata air baru di kawasan Banyumas bagian barat ini. Sebenarnya Sungai Tajum sangat ideal dibangun tempat flaying fox, permainan jet sky atau wisata perahu sepanjang aliran sungai mulai dari perbatasan Desa Tiparkidul-Karangbawang hingga ke Bendungan Tajum, bendungan tertua era orde baru dan diresmikan Pak Harto saat itu” jelas Riyanto.
Selain itu, lembah-lembah di tepi sungai dapat dimanfaatkan untuk pusat pasar oleh-oleh. “Kebetulan di samping kiri sungai ada tanah desa yang bisa dimanfaatkan untuk pusat jajan atau oleh-oleh atau apa bentuknya sebagai pendukung wahana wisata jika Pemkab serius mengembangkan obyek wisata alam di sini. Pasalnya dari pengamatan saya, pemandangan alam pedesaan yang masih asri dapat menarik wisatawan,” ujarnya seraya menambahkan dengan pengembangan obyek wisata di wilayah Banyumas bagian barat, diharapkan dapat meningkatakan pendapatan asli desa maupun daerah Banyumas.




Dari informasi beberapa sumber dapat diambil kesimpulan bahwa Kali Tajum potensial dijadikan objek wisata terpadu yang dikembangkan oleh masyarakat  daerah yang dilaluinya. Hal ini bisa diwujudkan jika ada koordinasi antar wilayah mulai dari hulu hingga ke hilir. Meskipun debit air terbatas tidak sebesar kali Serayu tapi tetap ada potensi yang bisa dimanfaatkan.

Potensi wisata Kali Tajum antara lain :
1.       Arung jeram, di daerah hilir yang berair deras.
2.   flaying fox, permainan jet sky atau wisata perahu sepanjang aliran sungai mulai dari perbatasan           Desa  Tiparkidul-Karangbawang hingga ke Bendungan Tajum,
3.       Bendungan Tajum di Desa Tipar dijadikan Wisata edukasi
4.   Wisata Batu Meteorid  ( watu budug) di windunegara Ada diantara 2 sungai yaitu Sungai Tajum dan          Sungai Glagah.
5.       Ekowisata di pertemuan kali serayu dengan kali Tajum di Rawalo.
6.       Renovasi Kolam renang di tepi kali tajum Margasana di Jatilawang.
 
7.  Jembatan Pekodokan ialah jembatan penghubung antara Wlahar dan Pekdokan yg di bawahnya terdapat sungai yang bernama sungai Tajum. Sungai Tajum itu aliran dari bendungan Tajum yg terdapat di Tipar. Lokasi jembatan Pekodokan di sebelah timur desa Wlahar yg dekat dgn gunung Putri.
8.  Bedeng ialah nama tempat yg berada disebuah gunung yg bernama gunung Putri. Bedeng inì temptnya sangat indah, banyak ditumbuhi pohon cemara. Tempat ini paling ramai saat bulan puasa karena banyak orang yg berjalan jalan kesana.Dari sana bisa melihat pemandangan yang indah di bawahnya.
9.  Talang ialah tempat yg berlokasi di sebelah utara Wlahar. Tempat ini cukup indah, banyak hamparan sawah dan sungai. Ada 2 sungai yaitu Sungai Tajum dan Sungai Glagah.

Potensi ini akan lebih baik diintegrasikan dengan objek wisata di daerah sekitarnya sehingga saling mendukung potensi wilayah antara lain : Gua Darmakradenan, Taman Kera Cikakak, Curug Nangga, Wisata Spa Wlahar, Watu Tumpang, Gunung Puteri.  Ini belum termasuk tradisi yang berkembang di masyarakat yang dialiri kali Tajum misalnya tradisi Demek atau mencari ikan dengan tangan kosong, dll. Tentu saja butuh dukungan lebih kepada Pemkab Banyumas untuk memfasilitasi. Semoga saja bisa terwujud sehingga bisa meningkatkan perekonomian Banyumas secara lebih luas karena multiplier efeknya juga besar. 

Info Umum Tentang Kali Tajum


kali Tajum adalah kali yang memiliki jumlah jembatan terbanyak di kabupaten Banyumas . Antara lain Jembatan kracak , tipar, karangbawang , Banteran , kelapagading , pemancangan , Jatilawang dan Losari Rawalo dan rencana Jembatan Jambu  . Merupakan sungai kedua terbesar di kabupaten Banyumas . Berhulu di desa Samudra Gumelar di lereng gunung Slamet . Awalnya bernama Samudra laya artinya di antara 2 Samudra atau laut yaitu laut Utara dan Laut Selatan . Kali Tajum juga berperan besar terhadap sistem irigasi di kawasan Banyumas barat yang mengaliri sawah di kecamatan wangon , Jatilawang dan Purwojati yang faktanya merupakan daerah tandus . Bendungan Tajum terdapat di desa Tipar Ajibarang .


 Sistem irigasi dari bendungan ini dikenal dengan nama Tajum pilot scheme .

Jembatan Tajum Pembuka Isolasi Daerah Pedalaman


Delapan desa yang tersebar di tiga kecamatan, yaitu Wangon, Purwojati, dan Ajibarang . jembatan Kali Tajum, Pekodokan, di Desa Wlahar, Kecamatan Wangon yang menghubungkan desa-desa tersebut.selama puluhan tahun warga yang tinggal di daerah perbukitan Wangon-Purwojati tersebut terisolasi dari desa lain dan dengan pusat kecamatan. Tiga wilayah yang terhubung dengan Jembatan Tajum dari Dusun Janggawana, Tipakidul, Ajibarang ini adalah wilayah Desa Wlahar Kecamatan Wangon dan Desa Kaliputih, Kecamatan Purwojati.Hal erupa di alami Dea Gerduren dan ekitarnya, terbuka isolasi setelah dibangun jembatan pemancangan dan Kelapagading.

Jembata Wlahar

Jembatan Pemancangan dan Klapagading
Jembatan Banteran


Potensial dikembangkan sebagai obyek wisata, selain Bendungan juga Pertemuan dengan  Kali Serayu


Hulu Kali Tajum




Melintasi banyak daerah







Jembatan Tajum penghubung jalan Nasional dan Provinsi

Jembatan Losari Rawalo

Jembata Karang bawang Ajibarang

Jembatan Margasana Jatilawang

Tidak ada komentar:

Posting Komentar