Entri yang Diunggulkan

Info Tentang Blog Banyumas Corner

saya mencoba mendeskripsikan sebuah ungkapan yang berasal dari bahasa populer saat ini yaitu ungkapan Menduniakan Banyumas dan Memb...

Kamis, 03 Desember 2015

Akses ke Kota Kecamatan Rusak Parah




Radar BANYUMAS-Ruas jalan penghubung antara Desa Kedungurang, Desa Gancang ke kota Kecamatan Gumelar melewati wilayah Perhutani sepanjang dua kilometer rusak parah.
Saat ini, jalan yang menjadi akses warga untuk mengurus keperluas ke Kantor Kecamatan Gumelar atau yang lain, kondisinya membahayakan pengguna jalan. Sebab aspal sudah mengelupas dan terlihat batunya.
Salah satu warga, Sutarman mengatakan, sampai saat ini warga mengharapkan adanya realisasi perbaikan jalan. Karena akses terdekat untuk ke kota kecamatan hanya melalui jalur tersebut atau lebih cepat sekitar 1 jam.
“Sekarang warga terpaksa lewat jalur Cibangkong via Ajibarang untuk ke kantor kecamatan untuk mengurus administrasi atau keperluan lain. Lewat Cibangkong dan Ajibarang sudah hampir satu jam sendiri dan jarak yang ditempuh hampir 15 km lebih,”jelas Sutarman, Rabu (2/12).
Menurut dia, jarak terdekat hanya melalui jalur Gancang, Kedungurang lewat hutan Pinus Desa Samudera atau sekitar 2 kilometer, akan lebih efisien. Dia berharap pemerintah segera membenahi jalan tersebut.
“Harapan kami sebagai warga Gancang, sangat berharap jalur tersebut segera diperbaiki. Akses jalan yang rusak juga akan menghambat aktivitas warga. Namun jika jalannya mulus, semua kegiatan seperti ekonomi, kesehatan dan pendidikan bisa lancar,”ujarnya.
Di Desa Sawangan Wetan Kecamatan Patikraja, ruas jalan di perbatasan Desa Tipar Rawalo rusak parah. Jalur di dekat pemukiman warga tersebut longsor, menyebabkan kendaraan roda empat dilarang melintas.
“Lokasinya selepas hutan Pinus, masuk ke jalan menikung dan menurun, ada jalan yang terbawa longsor. Sebagian ruas jalan tidak bisa dilalui kendaraan roda empat,”jelas Kuat Arif, warga setempat.
Menurut dia, jalan tersebut rusak sejak r beberapa bulan yang lalu. Namun sampai hari ini belum ada penanganan. Ia berharap, jalur alternatif ke wilayah Cilongok dan Patikraja bisa segera diperbaiki. “Semoga cepat diperbaiki, karena lokasi tersebut rawan longsor. Dan warga sudah memasang tanda peringatan untuk larangan roda empat melintas,”ujarnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar