Langsung ke konten utama

Canyoning Difokuskan di Desa Karangsalam



Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata (Dinporabudpar) Banyumas berencana memfokuskan aktivitas berbasis telusur sungai atau canyoning di Desa Wisata Karangsalam, Kecamatan Baturraden, Banyumas.
Hal ini bertujuan untuk mewadahi para pelaku dan operator paket wisata minat khusus tersebut. Kepala Bidang Pariwisata Dinporabudpar, Deskart Sotyo Jatmiko, mengatakan, canyoning mengisyaratkan kontur alam yang penuh dengan tantangan serta pemandu yang berpengalaman.
Selain itu, dukungan masyarakat juga dibutuhkan. ”Genre wisata minat khusus yang berkembang di Banyumas ini operatornya memang belum banyak. Tetapi, para pelaku desa wisata di Karangsalam sudah banyak yang bisa memandu,” kata dia, kemarin.
Dia mengatakan, selama ini, paket wisata tersebut disediakan di Baturraden Adventure Forest dan Desa Wisata Karangsalam. Desa Wisata Ketenger juga pernah diajak untuk mengembangkan paket ini.
Potensial
Canyoning cukup potensial untuk mengangkat wisata Baturraden. Pasalnya, pesaingnya hanya Bali yang sudah bertaraf internasional. ”Harapannya semakin banyak operator yang mengembangkan aktivitas minat khusus ini.
Jadi tidak hanya di Desa Karangsalam saja,” ujarnya. Komunitas Canyoning ID, Wiwit Yuni mengatakan, selain jalur Karangsalam, aliran Sungai Gumawang juga sudah dibuka untuk rute canyoning. ”Secara keseluruhan, aliran Sungai Gumawang belum disurvey.
Tapi kami sudah menelitinya melalui pemetaan topografi. Kami cukup optimistis Sungai Gumawang ini dapat menjadi salah satu rute canyoning yang potensial. Terutama karena faktor transportasi yang sudah ada serta lokasinya yang berada di areal Lokawisata. Asal pengelola serius menggarapnya, tidak perlu banyak penambahan infrastuktur karena sudah tersedia,” ucapnya.
Dia menuturkan, canyoning merupakan aktifitas alam bebas yang berbasis pada penelusuran sungai, ngarai, lembah, maupun tebing dengan menggunakan perpaduan teknik panjat tebing dan susur gua. Aktivitas yang mulai menjadi tren di kalangan anak muda Purwokerto ini mulai dikenal sejak awal tahun lalu dan dipopulerkan oleh komunitas Canyoning ID.

(Suara Merdeka, 7 Desember 2015)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Rencana Jalan TOL Pejagan /Tegal - Wangon - Cilacap Dalam Tahap Penyusunan FS

Up date info :  Ternyata info terbaru diusulkan bukan dari Tegal tapi dari Pejagan, Yaitu Pembangunan jalan tol lanjutan dari pejagan-bumiayu-pekuncen-ajibarang-cilacap dan Penyusunan FS tol Pejagan-Cilacap


Peta Usulan Program Bina Marga Antar WPS Brebes-Cilacap

 Pembangunan jalan tol lanjutan dari pejagan-bumiayu-pekuncen-ajibarang-cilacap Penyusunan FS tol Pejagan-Cilacap



update info berita ini Minggu 12 Feb 2017, 10:59 WIB Tegal Cilacap Bakal Terbangun Jalan TolDana Aditiasari - detikFinance Sisi Selatan Pulau Jawa bakal kehadiran proyek jalan tol, salah satunya adalah proyek jalan tol Tegal-Cilacap. Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Herry Trisaputra Zuna.
"Itu kan tol prakarsa, artinya usulan dari pihak swasta. Usulannya sudah masuk ke kami, mudah-mudahan bisa lelang tahun ini," kata dia dihubungi detikFinance, Minggu (12/2/2017).
Jalan tol ini, kata Herry, diprakarsai oleh BUMN jalan tol, PT Jasamarga (Persero). Jalan tol ini bakal menjadi alternati…

Rencana Jalan TOL Ajibarang Wangon

Dalam perkembangannya rencana pembangunan jalan Tol Ajibarang Wangon terakomodasi dengan disetujuinya Rencana Jalan Tol Tegal Cilacap yang aksesnya dipastikan melewati kota kota ini.

Berdasarkan RTRW Jateng 2009-2029, Kabupaten Banyumas akan dilalui jalan tol Tegal-Cilacap. Rutenya dimulai dari Tegal-Prupuk-Bumiayu-Ajibarang-Wangon-Cilacap. Sedangkan untuk Kabupaten Cilacap akna dilalui Jalan tol Cilacap-Yogyakarta, rutenya dimulai dari Cilacap-Buntu-Sumpiuh-Kebumen-Purworejo-Kulon Progo, Yogyakarta.
Meskipun tidak melewati Kota Purwokerto, tapi dengan akses yang memadai terutama ke Wangon yang menurut informasi menjadi lokasi TOL Gate , maka tetap berperan signifikan terhadap mobilitas dari Purwokerto ke luar daerah. 
Ini adalah konsekuensi sebuah perkembangan dimana dampak dibukanya TOl Cipali tenyata semakin membuat kawasan Banyumas padat. bahkan yang menjadi pelajaran bersama adalah kasus rusaknya jembatan Comal Pemalang beberapa tahun lalu, mengakibatkan kemacetan parah di Jalur…

Objek Wisata Karang Penginyongan Karangtengah Cilongok

update info






GRAFIKA GROUP KEMBANGKAN WISATA DI KARANG PENGINYONGAN
KAWASAN WISATA KARANG PENGINYONGAN CIPENDOK
LAUTAN BUNGA DI TAMAN PENGINYONGAN
TITIAN KASIH KE PUNTUK ASMARA



[Suara Banyumas] Kawasan Objek Wisata Karang Penginyongan di Desa Karangtengah, Kecamatan Cilongok, Banyumas, bakal dikembangkan menjadi destinasi wisata dan budaya yang terintegrasi. Tujuannya menarik wisatawan untuk mengunjungi wilayah Banyumas bagian barat. Hal itu diungkapkan budayawan Ahmad Tohari dalam Sosialisasi Pengembangan Taman Wisata dan Budaya Karang Panginyongan, Minggu (17/1). Dia mengatakan, Karang Penginyongan ini diarahkan untuk menjadi kawasan wisata edukatif. Arahnya untuk membentuk karakter kepribadian pengunjungnya. ”Banyumas membutuhkan destinasi wisata dengan konsep yang baru, tidak hanya untuk objek wisata massal. Selain itu, sudah waktunya kantongkantong kebudayaan disiapkan untuk menarik wisatawan. Banyumas butuh usaha pariwisata berbasis alam dan juga pemikiran untuk p…