Langsung ke konten utama

Wisata di Kantor Kecamatan

Kantor Kecamatan Jadi Wisata Edukasi

BHL 2SUMPIUH-Masih banyak masyarakat yang enggan dan malas datang ke kantor Kecamatan. Sebagai kantor pelayanan masyarakat, Kecamatan Sumpiuh ingin mematahkan anggapan masyarakat tersebut dengan membuat wisata pemerintahan.
“Bangunan pendopo itu termasuk cagar budaya. Hal ini ingin kami kenalkan pada masyarakat,” kata Camat Sumpiuh, Abdul Kudus,  Rabu (16/12) kemarin.
Pantauan Radarmas, banyak pelajar yang datang ke Pendopo Kecamatan untuk belajar kelompok ataupun hanya sekedar istirahat. Karena itu, Kecamatan Sumpiuh membuat taman edukasi  untuk belajar. “Nanti kami upayakan untuk ada taman bermain anak, ruang pamer produk Sumpiuh, taman bonsai, maupun museum pemerintahan,” ujarnya.
Karena anggaran masih mengandalkan dana kecamatan, maka pembangunan wisata edukasi  dijalankan secara bertahap. “Kami jalankan bertahap. Sebab dana untuk taman  sekitar Rp 6 juta sampai Rp 10 juta per tahun. Ada juga dana sumbangan yang tidak mengikat,” jelasnya.
Saat ini, pembangunan taman edukasi sudah sampai dalam tahap penanaman rumput, dan gedung pameran produk lokal pun sudah diselesaikan.
Menurut dia, apabila kecamatan nyaman dan menarik, masyarakat akan senang berkunjung ke Kantor Kecamatan. Dia berharap, kecamatan tak hanya sekedar untuk pelayanan KTP, KK dan lain-lain, tetapi sebagai sarana untuk mengedukasi masyarakat. “Mural yang ada di dinding merupakan kreativitas seniman Sumpiuh dan memiliki daya tarik,” paparnya.
Karena dananya masih terbatas, dia ingin mencari CSR untuk mendukung terwujudnya wisata edukasi. “Konsep kami goverment office tourism, jadi kalau ke kecamatan tak hanya untuk pelayanan, hanya main pun boleh,” imbuhnya.
-------

Apresiasi buat Kecamatan Sumpiuh. semoga kecamatan lain mencontoh, karena semua heritage yan dimiliki adalah baigan dari potensi yang layak jual.  Semakin kreatif pemerintah setempat maka perkembangan ekonomi jua semakin tergenjot. Sebelumnya, Kecamatan Banyumas terlebih dulu diproyeksikan sebagai pusat wisata.


Kantor Kecamatan Banyumas  Bakal Jadi Tempat Wisata

17 October 2015


Radar BANYUMAS – Gedung Kecamatan Banyumas yang terletak di utara alun-alun Banyumas, mengandung nilai Sejarah, khususnya bagi masyarakat Banyumas.
Karenanya, ada rencana untuk menata lingkungan kecamatan menjadi lingkungan yang yang menarik agar masyarakat mau berkunjung ke tempat bersejarah tersebut.
Harapan Kecamatan Banyumas untuk penataan komplek gedung Kecamatan Banyumas, memang masih menunggu sinyal positif dari Kementerian pariwisata.
Camat Banyumas, Ari Yusminto Fauzi mengatakan, dari pemerintah pusat sudah ada lampu hijau. Tetapi harus tetap diperjuangkan.
Menurut dia, Kantor Kecamatan Banyumas sebagai situs bangunan cagar budaya nantinya akan usahakan untuk banyak dikunjungi masyarakat.
Sebab masyarakat akan lebih tertarik melihat bangunan bersejarah apabila dikemas secara menarik. Dia berharap, masyarakat akan lebih mengenal sejarah Banyumas apabila tengah maupun usai berkunjung.
“Saat ini saja sudah banyak anak sekolah yang senang berukunjung untuk sekedar berteduh. Harapannya, tak hanya berteduh, namun juga mengenal sejarah,” ujar Ari.
Perencanaan masih dalam tahap dengar pendapat tokoh masyarakat. “Rencananya akan dibuat taman di halaman belakang gedung Kecamatan. Tetapi masih dalam tahap saran,” kata Ari.
Ari menjelaskan, ada yang memberi masukan untuk membuat Taman Sari, ampititer atau wahana pertunjukkan. Ada juga yang ingin kembali kebentuk taman seperti semula dijaman Belanda maupun andorama masa lalu Banyumas.
“Ada juga yang mengusulkan dibuat seperti taman Topiari seperti jaman Belanda dulu. Tetapi itu baru masukkan, nanti akan dipertimbangkan yang terbaik,” ungkap Ari.
Kecamatan saat ini masih mengusahakan agar keinginan tersebut bisa dilaksanakan pada tahun 2016 mendatang. Menurut dia, dengan adanya pembangunan sarana wisata tersebut dapat meningkatkan taraf ekonomi masyarakat, terutama masyarakat Banyumas.
“Rencana akan dibuat tempat wisata yang menarik, supaya masyarakat mau berkunjung,” papar Ari. Ari menambahkan, semakin banyak orang yang datang, semakin banyak juga penjual jasa di lokasi tersebut.


Komentar

  1. Pendaftaratan gelombang terakhir mahasiswa baru program studi Akademi Kebidanan Perwira Husada dan Akademi Manajemen Rumah Sakit (AMRS) Kusuma Husada SPP hanya Rp. 2 jt-an / semester dan bebas Uang Gedung/Uang SPA (beasiswa Yayasan). Bagi yang berminat silahkan dating ke Kampus Kusuma Husada jl. Gerilya Timur Belakang Kolam Renang Tirta Kencana no telp (0281) 6844942 atau cp Bpk Tarwan 0852-9025-6444 atau pak Eko hp 0813-9064-6000

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Rencana Jalan TOL Pejagan /Tegal - Wangon - Cilacap Dalam Tahap Penyusunan FS

Up date info :  Ternyata info terbaru diusulkan bukan dari Tegal tapi dari Pejagan, Yaitu Pembangunan jalan tol lanjutan dari pejagan-bumiayu-pekuncen-ajibarang-cilacap dan Penyusunan FS tol Pejagan-Cilacap


Peta Usulan Program Bina Marga Antar WPS Brebes-Cilacap

 Pembangunan jalan tol lanjutan dari pejagan-bumiayu-pekuncen-ajibarang-cilacap Penyusunan FS tol Pejagan-Cilacap



update info berita ini Minggu 12 Feb 2017, 10:59 WIB Tegal Cilacap Bakal Terbangun Jalan TolDana Aditiasari - detikFinance Sisi Selatan Pulau Jawa bakal kehadiran proyek jalan tol, salah satunya adalah proyek jalan tol Tegal-Cilacap. Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Herry Trisaputra Zuna.
"Itu kan tol prakarsa, artinya usulan dari pihak swasta. Usulannya sudah masuk ke kami, mudah-mudahan bisa lelang tahun ini," kata dia dihubungi detikFinance, Minggu (12/2/2017).
Jalan tol ini, kata Herry, diprakarsai oleh BUMN jalan tol, PT Jasamarga (Persero). Jalan tol ini bakal menjadi alternati…

Rencana Jalan TOL Ajibarang Wangon

Dalam perkembangannya rencana pembangunan jalan Tol Ajibarang Wangon terakomodasi dengan disetujuinya Rencana Jalan Tol Tegal Cilacap yang aksesnya dipastikan melewati kota kota ini.

Berdasarkan RTRW Jateng 2009-2029, Kabupaten Banyumas akan dilalui jalan tol Tegal-Cilacap. Rutenya dimulai dari Tegal-Prupuk-Bumiayu-Ajibarang-Wangon-Cilacap. Sedangkan untuk Kabupaten Cilacap akna dilalui Jalan tol Cilacap-Yogyakarta, rutenya dimulai dari Cilacap-Buntu-Sumpiuh-Kebumen-Purworejo-Kulon Progo, Yogyakarta.
Meskipun tidak melewati Kota Purwokerto, tapi dengan akses yang memadai terutama ke Wangon yang menurut informasi menjadi lokasi TOL Gate , maka tetap berperan signifikan terhadap mobilitas dari Purwokerto ke luar daerah. 
Ini adalah konsekuensi sebuah perkembangan dimana dampak dibukanya TOl Cipali tenyata semakin membuat kawasan Banyumas padat. bahkan yang menjadi pelajaran bersama adalah kasus rusaknya jembatan Comal Pemalang beberapa tahun lalu, mengakibatkan kemacetan parah di Jalur…

Objek Wisata Karang Penginyongan Karangtengah Cilongok

update info






GRAFIKA GROUP KEMBANGKAN WISATA DI KARANG PENGINYONGAN
KAWASAN WISATA KARANG PENGINYONGAN CIPENDOK
LAUTAN BUNGA DI TAMAN PENGINYONGAN
TITIAN KASIH KE PUNTUK ASMARA



[Suara Banyumas] Kawasan Objek Wisata Karang Penginyongan di Desa Karangtengah, Kecamatan Cilongok, Banyumas, bakal dikembangkan menjadi destinasi wisata dan budaya yang terintegrasi. Tujuannya menarik wisatawan untuk mengunjungi wilayah Banyumas bagian barat. Hal itu diungkapkan budayawan Ahmad Tohari dalam Sosialisasi Pengembangan Taman Wisata dan Budaya Karang Panginyongan, Minggu (17/1). Dia mengatakan, Karang Penginyongan ini diarahkan untuk menjadi kawasan wisata edukatif. Arahnya untuk membentuk karakter kepribadian pengunjungnya. ”Banyumas membutuhkan destinasi wisata dengan konsep yang baru, tidak hanya untuk objek wisata massal. Selain itu, sudah waktunya kantongkantong kebudayaan disiapkan untuk menarik wisatawan. Banyumas butuh usaha pariwisata berbasis alam dan juga pemikiran untuk p…