Langsung ke konten utama

Perlunya Jaringan Jalan Baru Ajibarang Wangon

 Jarak Tempuh 1 Jam 


(suara Merdeka) Kepadatan dan tersendatnya arus lalu lintas di jalur selatan Jawa selama liburan pekan ini masih terjadi hingga Minggu (27/12). Bahkan hal itu menyebabkan waktu tempuh kendaraan ruas jalur Ajibarang-Wangon mencapai satu jam.
Pengemudi mikrobus Purwokerto-Ajibarang-Wangon, Sarwanto mengatakan selain padatnya kendaraan yang melintas di jalur selatan, perbaikan jalan menjadi faktor penyebab tersendatnya arus kendaraan dari arah Ajibarang-Wangon. Kondisi kemacetan bahkan seringkali harus terjadi selama satu minggu terakhir kemarin. Pasalnya dalam waktu dua bulan terakhir perbaikan dan pengaspalan jalan nasional di Desa Pancasan hingga Karangbawang, Ajibarang terus dilaksanakan.
“Biasanya Ajibarang-Waktu paling lama itu 20 menit bisa sampai. Tapi kalau kondisi tersendat dan macet seperti ini, bisa mencapai satu jam lebih. Karena kendaraan besar tidak mungkin bisa mendahului,” katanya.
Dijelaskan oleh Sarwanto, selama perbaikan dilaksanakan sistem penggunaan satu jalur dilaksanakan. Buka tutup arus lalu lintas kendaraan diberlakukan karena satu lajur jalan diadakan pengaspalan. Akibatnya antrean panjang hingga dua kilometer kerap terjadi mulai dari jalan depan Pasar Induk Ajibarang hingga Karangbawang.
“Dengan kondisi arus lalu lintas yang padat dan tersendat seperti ini, kami hanya bisa menarik penumpang dua kali saja dalam waktu sehari. Makanya memang merugi dan kalau dituruti maka tidak akan menutup setoran,” jelasnya.
Pantauan suaramerdeka.com, kepadatan lalu lintas hingga antrean panjang kendaraan terjadi di jalur Ajibarang-Wangon mulai dari depan Pasar Induk Ajibarang hingga Desa Karangbawang. Akibat proses perbaikan dan pengaspalan jalan, penumpukan kendaraan dari arah Jakarta terjadi di simpang jalan keluar Terminal Bus Ajibarang-Jalan Lingkar Ajibarang menuju Wangon. Di sinilah kepadatan hingga kemacetan arus kendaraan kerap terjadi sejak Rabu (23/12) kemarin.
Kapolsek Ajibarang, I Putu B Krisna membenarkan adanya penambahan volume kendaraan selama liburan hari raya dan sekolah akhir Desember 2015 ini. Namun demikian dari pantauan petugas di lapangan, kondisi kepadatan tersebut masih terkendali dan aman.
“Kami mengimbau kepada pengguna jalan untuk terus berhati-hati dan mengutamakan keselamatan dalam berlalu lintas. Apalagi di tengah musim liburan kali ini, kepadatan arus kendaraan memang terjadi dan perlu diwaspadai,” jelasnya.

Ajibarang-Wangon Macet parah, Diberlakukan Buka Tutup


(Radar Bayumas) Pertemuan kendaraan dari jalur lingkar SPBU dan pertigaan Bangjo Ajibarang ke arah Wangon memperparah kemacetan yang membuat macet sampai 3 kilometer lebih.
Kaposlantas Ajibarang, Aiptu Miswanto menjelaskan, sejak Minggu (20/12) sudah mulai terlihat peningkatan arus kendaraan dari arah Brebes lewat Pekuncen dan masuk Ajibarang.
Kendaraan didominasi oleh roda empat dengan plat Jakarta dan sekitarnya yang memilih jalur selatan dengan lewat Ajibarang dan jalur tengah lewat Ajibarang-Purwokerto.
“Sejak libur sekolah ada peningkatan arus dari arah Brebes. Puncaknya pada Kamis dan Jumat ini, kendaraan plat Jakarta masuk ke Ajibarang untuk meneruskan perjalanan baik ke arah jalur selatan atau jalur tengah. Libur sekolah dan Natal menjadikan banyak warga Jakarta yang ingin mudik ke kampung, sehingga kendaraan padat lancar,”jelas Miswanto.
Arus kendaraan mengalami kemacetan di jalur Pancasan karena ada pengaspalan jalan sejak Senin (21/12). POlisi memberlakukan sistem buka tutup arus kendaraan dari arah Ajibarang dan Wangon. Pada kemacetan ini, lanjut Miswanto bertambah parah karena kendaraan warga Jakarta memadati jalur saat liburan ini.
“Pertemuan dua arus di pertigaan Terminal Ajibarang menjadi tambah parah. Selain itu, pengemudi banyak yang menyerobot antrian sehingga jalur Ajibarang arah Wangon menjadi dua jalur,”jelasnya.
Untuk mengurai kemacetan, pihaknya menutup jalur ke Wangon dari arah Brebes. Bagi kendaraan yang akan lewat jalur selatan diarahkan ke arah Purwokerto. Sementara dari arah Wangon, pengendara harus mengambil jalur lingkar.
“Kendaraan dari arah Wangon harus mengambil jalur lingkar karena jalur ke arah Pertigaan Ajibarang tertutup antrian kendaraan. Begitu yjuga dari arah Brebes lewat pertigaan Ajibarang diarahkan ke arah Purwokerto bagi yang akan mengambil jalur selatan,”jelasnya

Perlunya Jaringan Jalan Baru


Buka Tutup bukanlah jalan keluar yang tepat karena sifatnya hanya sementara. sangat diperlukan jaringan jalan baru untuk mengatasi persoalan kemacetan ini. Dalam hal ini adalah pembangunan jaringan jalan baru. Ilustrai gambar berikut saya buat jalan baru berada di sebelah barat jalan raya saat ini, karena sebelah timur terdapat pabrik semen Bima



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Rencana Jalan TOL Pejagan /Tegal - Wangon - Cilacap Dalam Tahap Penyusunan FS

Up date info :  Ternyata info terbaru diusulkan bukan dari Tegal tapi dari Pejagan, Yaitu Pembangunan jalan tol lanjutan dari pejagan-bumiayu-pekuncen-ajibarang-cilacap dan Penyusunan FS tol Pejagan-Cilacap


Peta Usulan Program Bina Marga Antar WPS Brebes-Cilacap

 Pembangunan jalan tol lanjutan dari pejagan-bumiayu-pekuncen-ajibarang-cilacap Penyusunan FS tol Pejagan-Cilacap



update info berita ini Minggu 12 Feb 2017, 10:59 WIB Tegal Cilacap Bakal Terbangun Jalan TolDana Aditiasari - detikFinance Sisi Selatan Pulau Jawa bakal kehadiran proyek jalan tol, salah satunya adalah proyek jalan tol Tegal-Cilacap. Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Herry Trisaputra Zuna.
"Itu kan tol prakarsa, artinya usulan dari pihak swasta. Usulannya sudah masuk ke kami, mudah-mudahan bisa lelang tahun ini," kata dia dihubungi detikFinance, Minggu (12/2/2017).
Jalan tol ini, kata Herry, diprakarsai oleh BUMN jalan tol, PT Jasamarga (Persero). Jalan tol ini bakal menjadi alternati…

Rencana Jalan TOL Ajibarang Wangon

Dalam perkembangannya rencana pembangunan jalan Tol Ajibarang Wangon terakomodasi dengan disetujuinya Rencana Jalan Tol Tegal Cilacap yang aksesnya dipastikan melewati kota kota ini.

Berdasarkan RTRW Jateng 2009-2029, Kabupaten Banyumas akan dilalui jalan tol Tegal-Cilacap. Rutenya dimulai dari Tegal-Prupuk-Bumiayu-Ajibarang-Wangon-Cilacap. Sedangkan untuk Kabupaten Cilacap akna dilalui Jalan tol Cilacap-Yogyakarta, rutenya dimulai dari Cilacap-Buntu-Sumpiuh-Kebumen-Purworejo-Kulon Progo, Yogyakarta.
Meskipun tidak melewati Kota Purwokerto, tapi dengan akses yang memadai terutama ke Wangon yang menurut informasi menjadi lokasi TOL Gate , maka tetap berperan signifikan terhadap mobilitas dari Purwokerto ke luar daerah. 
Ini adalah konsekuensi sebuah perkembangan dimana dampak dibukanya TOl Cipali tenyata semakin membuat kawasan Banyumas padat. bahkan yang menjadi pelajaran bersama adalah kasus rusaknya jembatan Comal Pemalang beberapa tahun lalu, mengakibatkan kemacetan parah di Jalur…

Objek Wisata Karang Penginyongan Karangtengah Cilongok

update info






GRAFIKA GROUP KEMBANGKAN WISATA DI KARANG PENGINYONGAN
KAWASAN WISATA KARANG PENGINYONGAN CIPENDOK
LAUTAN BUNGA DI TAMAN PENGINYONGAN
TITIAN KASIH KE PUNTUK ASMARA



[Suara Banyumas] Kawasan Objek Wisata Karang Penginyongan di Desa Karangtengah, Kecamatan Cilongok, Banyumas, bakal dikembangkan menjadi destinasi wisata dan budaya yang terintegrasi. Tujuannya menarik wisatawan untuk mengunjungi wilayah Banyumas bagian barat. Hal itu diungkapkan budayawan Ahmad Tohari dalam Sosialisasi Pengembangan Taman Wisata dan Budaya Karang Panginyongan, Minggu (17/1). Dia mengatakan, Karang Penginyongan ini diarahkan untuk menjadi kawasan wisata edukatif. Arahnya untuk membentuk karakter kepribadian pengunjungnya. ”Banyumas membutuhkan destinasi wisata dengan konsep yang baru, tidak hanya untuk objek wisata massal. Selain itu, sudah waktunya kantongkantong kebudayaan disiapkan untuk menarik wisatawan. Banyumas butuh usaha pariwisata berbasis alam dan juga pemikiran untuk p…