Langsung ke konten utama

Pasar Klapagading Kulon Jaya Kecamatan Wangon


( Radar Banyumas)
WANGON-Pemerintah Desa Klapagading Kulon Kecamatan Wangon, secara resmi membuka dan meresmikan pasar desa yang diberi nama Pasar Gading Kulon Jaya yang berdiri di atas tanah desa seluas 1400 meter persegi, pada Selasa (29/9) kemarin.
Pasar yang baru dibangun pada tahap pertama dengan dana ADD mempunyai 3 los yang bisa menampung 21 pedagang yang berasal dari desa setempat. Kepala Desa Klapagading Kulon, Karsono Sower mengatakan, launching pasar desa Klapagading Kulon merupakan salah satu upaya menyukseskan program pemerintah dalam menghidupkan pasar tradisional.
Selain itu, dengan terbentuknya BUMDes menjadikan pengelolaan pasar akan dilakukan badan usaha milik desa tersebut. “BUMDes tinggal menunggu legalitas dari Kemenhumham, pengajuannya sudah. Pasar desa yang dikemas secara tradisional merupakan pasar desa pertama dengan berdiri di atas tanah desa,”jelas Karsono.
Menurut Karsono, lahan yang digunakan untuk pembangunan Pasar Gading Kulon Jaya sebelumnya lahan yang mangkrak. Sejak tahun 1970, lahan tersebut belum dimanfaatkan dengan maksimal. Padahal lokasinya berada di dekat jalan raya.
Sebelum itu, di atas tanah tersebut berdiri Kantor Desa Klapagading Kulon. “Dulunya adalah lokasi kantor Desa Klapagading Kulon sebelum akhirnya pindah di lokasi sekarang sejak tahun 1970. Sejak kepindahan tahun tersebut, tanah desa belum dimanfaatkan secara maksimal dan pada saat ini, saya manfaatkan untuk lokasi pasar desa,”ungkapnya.
Diharapkan dengan diresmikannya pasar desa, akan menjadi pusat perekonomian warga Klapagading Kulon serta meningkatkan kesejahteraan warga. Berbagai komoditi asli warga Desa Klapagading Kulon seperti pepaya California, terong, sayur mayur, bahkan beberagai kebutuhan pokok masyarakat bisa dijual di sana.
“Antusias warga sangat bagus. Sampai kami kebanjiran pendaftar yang akan berjualan di pasar tersebut. Diharapkan, pasar desa ini membuat kesejahteraan ekonomi masyarakat meningkat,”harapnya saat peresmian yang dilaksanakan dengan pagelaran seni Kuda Lumping,”ujarnya.
Sampai akhir tahun 2015, pedagang tidak dikenai biaya administrasi. Pasaran di Pasar Desa Gading Kulon Jaya adalah setiap Kamis dan Minggu. “Berdirinya pasar desa sudah kami publikasikan secara luas dan setiap hari tetap buka tetapi untuk hari pasarannya setiap hari Kamis dan Minggu,”pungkas Karsono.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Rencana Jalan TOL Pejagan /Tegal - Wangon - Cilacap Dalam Tahap Penyusunan FS

Up date info :  Ternyata info terbaru diusulkan bukan dari Tegal tapi dari Pejagan, Yaitu Pembangunan jalan tol lanjutan dari pejagan-bumiayu-pekuncen-ajibarang-cilacap dan Penyusunan FS tol Pejagan-Cilacap


Peta Usulan Program Bina Marga Antar WPS Brebes-Cilacap

 Pembangunan jalan tol lanjutan dari pejagan-bumiayu-pekuncen-ajibarang-cilacap Penyusunan FS tol Pejagan-Cilacap



update info berita ini Minggu 12 Feb 2017, 10:59 WIB Tegal Cilacap Bakal Terbangun Jalan TolDana Aditiasari - detikFinance Sisi Selatan Pulau Jawa bakal kehadiran proyek jalan tol, salah satunya adalah proyek jalan tol Tegal-Cilacap. Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Herry Trisaputra Zuna.
"Itu kan tol prakarsa, artinya usulan dari pihak swasta. Usulannya sudah masuk ke kami, mudah-mudahan bisa lelang tahun ini," kata dia dihubungi detikFinance, Minggu (12/2/2017).
Jalan tol ini, kata Herry, diprakarsai oleh BUMN jalan tol, PT Jasamarga (Persero). Jalan tol ini bakal menjadi alternati…

Rencana Jalan TOL Ajibarang Wangon

Dalam perkembangannya rencana pembangunan jalan Tol Ajibarang Wangon terakomodasi dengan disetujuinya Rencana Jalan Tol Tegal Cilacap yang aksesnya dipastikan melewati kota kota ini.

Berdasarkan RTRW Jateng 2009-2029, Kabupaten Banyumas akan dilalui jalan tol Tegal-Cilacap. Rutenya dimulai dari Tegal-Prupuk-Bumiayu-Ajibarang-Wangon-Cilacap. Sedangkan untuk Kabupaten Cilacap akna dilalui Jalan tol Cilacap-Yogyakarta, rutenya dimulai dari Cilacap-Buntu-Sumpiuh-Kebumen-Purworejo-Kulon Progo, Yogyakarta.
Meskipun tidak melewati Kota Purwokerto, tapi dengan akses yang memadai terutama ke Wangon yang menurut informasi menjadi lokasi TOL Gate , maka tetap berperan signifikan terhadap mobilitas dari Purwokerto ke luar daerah. 
Ini adalah konsekuensi sebuah perkembangan dimana dampak dibukanya TOl Cipali tenyata semakin membuat kawasan Banyumas padat. bahkan yang menjadi pelajaran bersama adalah kasus rusaknya jembatan Comal Pemalang beberapa tahun lalu, mengakibatkan kemacetan parah di Jalur…

Objek Wisata Karang Penginyongan Karangtengah Cilongok

update info






GRAFIKA GROUP KEMBANGKAN WISATA DI KARANG PENGINYONGAN
KAWASAN WISATA KARANG PENGINYONGAN CIPENDOK
LAUTAN BUNGA DI TAMAN PENGINYONGAN
TITIAN KASIH KE PUNTUK ASMARA



[Suara Banyumas] Kawasan Objek Wisata Karang Penginyongan di Desa Karangtengah, Kecamatan Cilongok, Banyumas, bakal dikembangkan menjadi destinasi wisata dan budaya yang terintegrasi. Tujuannya menarik wisatawan untuk mengunjungi wilayah Banyumas bagian barat. Hal itu diungkapkan budayawan Ahmad Tohari dalam Sosialisasi Pengembangan Taman Wisata dan Budaya Karang Panginyongan, Minggu (17/1). Dia mengatakan, Karang Penginyongan ini diarahkan untuk menjadi kawasan wisata edukatif. Arahnya untuk membentuk karakter kepribadian pengunjungnya. ”Banyumas membutuhkan destinasi wisata dengan konsep yang baru, tidak hanya untuk objek wisata massal. Selain itu, sudah waktunya kantongkantong kebudayaan disiapkan untuk menarik wisatawan. Banyumas butuh usaha pariwisata berbasis alam dan juga pemikiran untuk p…