Entri yang Diunggulkan

Info Tentang Blog Banyumas Corner

saya mencoba mendeskripsikan sebuah ungkapan yang berasal dari bahasa populer saat ini yaitu ungkapan Menduniakan Banyumas dan Memb...

Rabu, 20 Juli 2016

Warga Minta Pembangunan Telaga Kumpe Dituntaskan



suaramerdeka.com
Warga yang tinggal di Dusun Pesawahan, Desa Gununglurah, Kecamatan Cilongok berharap pemerintah daerah segera menuntaskan pembangunan dan pembenahan telaga Kumpe.
Hal ini penting agar lokasi tersebut dapat dijadikan tempat wisata yang bisa menambah penghasilan asli desa dan peluang ekonomi warga setempat. Warga setempat, Isrodin yang juga pengelola MTs Pakis mengatakan pembangunan Telaga Kumpe telah dilaksanakan pemerintah beberapa waktu lalu.
Bagian selatan telaga bahkan telah diberonjong dan telah dibuat pintu air. Namun demikian untuk bagian utara dan barat belum ditangani. ”Untuk itulah kami berharap agar rencana pembangunan telaga kumpe sebagai arena wisata dan juga sumber air bagi warga Gununglurah bisa kembali direalisasikan sehingga membawa manfaat lebih luas,” jelasnya.
Dijelaskan beberapa tahun lalu, Telaga Kumpe dijadikan arena pemancingan bagi pengunjung. Selain pemancingan lokasi telaga dan sekitarnya juga menjadi arena wisata alami hingga outbond sehingga cukup banyak dikunjungi warga dari luar daerah.
”Kami berharap rencana pembangunan kembali telaga yang pernah kami dengar segera dilanjutkan kembali sehingga Telaga Kumpe bisa menjadi telaga yang diminati untuk dikunjungi. Apalagi jalur wisata menuju Telaga Kumpe ini juga cukup bagus karena telah diaspal,” jelasnya.
Embung
Sebelumnya, sebagaimana dikatakan oleh Kepala Desa Gununglurah, Khabib, Telaga Kumpe memang dalam tahap pembangunan yang manfaatnya antara lain untuk memenuhi kebutuhan air baku 600 kepala keluarga di daerah tersebut.
Melalui anggaran dana APBD Kabupaten Banyumas, pembenahan dan pembangunan telaga tersebut akan dibangun menjadi embung air selama dua tahap. Pembangunan embung ini diharapkan juga dapat menjadikan kawasan konservasi air semakin terjaga dan terpelihara.
”Yang pertama, dengan adanya pembangunan embung ini maka kebutuhan air bersih di dua dusun tersebut akan terpenuhi. Karena kebutuhan air baku memang sudah menjadi hal pokok bagi warga setempat,” katanya. Dikatakan Khabib, selama ini keberadaan Telaga Kumpe memang belum dimanfaatkan secara maksimal.
Akibatnya perawatan dan pemeliharaan sumber air di kawasan dekat Dusun Pesawahan tersebut juga masih seadanya. Padahal jika dirawat dan dibangun dengan baik, maka Telaga Kumpe ini bisa menjadi kawasan wisata yang cukup menarik sebagaimana Curug Cipendok yang hanya terpaut beberapa kilometer dari lokasi tersebut.
”Makanya harapan setelah dibangun nanti, maka Telaga Kumpe dapat benar-benar dikelola sebagai kawasan wisata baru dan bisa menjadi sumber pendapatan bagi desa dan warga. Namun demikian fungsi ekologinya sebagai penyedia dan penampung air tetap terjaga dengan baik,” katanya. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar