Langsung ke konten utama

Warga Minta Pembangunan Telaga Kumpe Dituntaskan



suaramerdeka.com
Warga yang tinggal di Dusun Pesawahan, Desa Gununglurah, Kecamatan Cilongok berharap pemerintah daerah segera menuntaskan pembangunan dan pembenahan telaga Kumpe.
Hal ini penting agar lokasi tersebut dapat dijadikan tempat wisata yang bisa menambah penghasilan asli desa dan peluang ekonomi warga setempat. Warga setempat, Isrodin yang juga pengelola MTs Pakis mengatakan pembangunan Telaga Kumpe telah dilaksanakan pemerintah beberapa waktu lalu.
Bagian selatan telaga bahkan telah diberonjong dan telah dibuat pintu air. Namun demikian untuk bagian utara dan barat belum ditangani. ”Untuk itulah kami berharap agar rencana pembangunan telaga kumpe sebagai arena wisata dan juga sumber air bagi warga Gununglurah bisa kembali direalisasikan sehingga membawa manfaat lebih luas,” jelasnya.
Dijelaskan beberapa tahun lalu, Telaga Kumpe dijadikan arena pemancingan bagi pengunjung. Selain pemancingan lokasi telaga dan sekitarnya juga menjadi arena wisata alami hingga outbond sehingga cukup banyak dikunjungi warga dari luar daerah.
”Kami berharap rencana pembangunan kembali telaga yang pernah kami dengar segera dilanjutkan kembali sehingga Telaga Kumpe bisa menjadi telaga yang diminati untuk dikunjungi. Apalagi jalur wisata menuju Telaga Kumpe ini juga cukup bagus karena telah diaspal,” jelasnya.
Embung
Sebelumnya, sebagaimana dikatakan oleh Kepala Desa Gununglurah, Khabib, Telaga Kumpe memang dalam tahap pembangunan yang manfaatnya antara lain untuk memenuhi kebutuhan air baku 600 kepala keluarga di daerah tersebut.
Melalui anggaran dana APBD Kabupaten Banyumas, pembenahan dan pembangunan telaga tersebut akan dibangun menjadi embung air selama dua tahap. Pembangunan embung ini diharapkan juga dapat menjadikan kawasan konservasi air semakin terjaga dan terpelihara.
”Yang pertama, dengan adanya pembangunan embung ini maka kebutuhan air bersih di dua dusun tersebut akan terpenuhi. Karena kebutuhan air baku memang sudah menjadi hal pokok bagi warga setempat,” katanya. Dikatakan Khabib, selama ini keberadaan Telaga Kumpe memang belum dimanfaatkan secara maksimal.
Akibatnya perawatan dan pemeliharaan sumber air di kawasan dekat Dusun Pesawahan tersebut juga masih seadanya. Padahal jika dirawat dan dibangun dengan baik, maka Telaga Kumpe ini bisa menjadi kawasan wisata yang cukup menarik sebagaimana Curug Cipendok yang hanya terpaut beberapa kilometer dari lokasi tersebut.
”Makanya harapan setelah dibangun nanti, maka Telaga Kumpe dapat benar-benar dikelola sebagai kawasan wisata baru dan bisa menjadi sumber pendapatan bagi desa dan warga. Namun demikian fungsi ekologinya sebagai penyedia dan penampung air tetap terjaga dengan baik,” katanya. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Rencana Jalan TOL Pejagan /Tegal - Wangon - Cilacap Dalam Tahap Penyusunan FS

Up date info :  Ternyata info terbaru diusulkan bukan dari Tegal tapi dari Pejagan, Yaitu Pembangunan jalan tol lanjutan dari pejagan-bumiayu-pekuncen-ajibarang-cilacap dan Penyusunan FS tol Pejagan-Cilacap


Peta Usulan Program Bina Marga Antar WPS Brebes-Cilacap

 Pembangunan jalan tol lanjutan dari pejagan-bumiayu-pekuncen-ajibarang-cilacap Penyusunan FS tol Pejagan-Cilacap



update info berita ini Minggu 12 Feb 2017, 10:59 WIB Tegal Cilacap Bakal Terbangun Jalan TolDana Aditiasari - detikFinance Sisi Selatan Pulau Jawa bakal kehadiran proyek jalan tol, salah satunya adalah proyek jalan tol Tegal-Cilacap. Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Herry Trisaputra Zuna.
"Itu kan tol prakarsa, artinya usulan dari pihak swasta. Usulannya sudah masuk ke kami, mudah-mudahan bisa lelang tahun ini," kata dia dihubungi detikFinance, Minggu (12/2/2017).
Jalan tol ini, kata Herry, diprakarsai oleh BUMN jalan tol, PT Jasamarga (Persero). Jalan tol ini bakal menjadi alternati…

Rencana Jalan TOL Ajibarang Wangon

Dalam perkembangannya rencana pembangunan jalan Tol Ajibarang Wangon terakomodasi dengan disetujuinya Rencana Jalan Tol Tegal Cilacap yang aksesnya dipastikan melewati kota kota ini.

Berdasarkan RTRW Jateng 2009-2029, Kabupaten Banyumas akan dilalui jalan tol Tegal-Cilacap. Rutenya dimulai dari Tegal-Prupuk-Bumiayu-Ajibarang-Wangon-Cilacap. Sedangkan untuk Kabupaten Cilacap akna dilalui Jalan tol Cilacap-Yogyakarta, rutenya dimulai dari Cilacap-Buntu-Sumpiuh-Kebumen-Purworejo-Kulon Progo, Yogyakarta.
Meskipun tidak melewati Kota Purwokerto, tapi dengan akses yang memadai terutama ke Wangon yang menurut informasi menjadi lokasi TOL Gate , maka tetap berperan signifikan terhadap mobilitas dari Purwokerto ke luar daerah. 
Ini adalah konsekuensi sebuah perkembangan dimana dampak dibukanya TOl Cipali tenyata semakin membuat kawasan Banyumas padat. bahkan yang menjadi pelajaran bersama adalah kasus rusaknya jembatan Comal Pemalang beberapa tahun lalu, mengakibatkan kemacetan parah di Jalur…

JNE Resmikan Wangon Gateway

Tingkatkan Kecepatan Layanan JNE Resmikan Wangon Gateway
Salah satu perusahaan jasa pengiriman ekspres dan logistik nasional, JNE terus memperkuat berbagai sektor salah satunya infrastruktur dan jaringan. Selain di Bandung, telah mengoperasikan Jakarta Gateway, Surabaya Gateway dan Wangon Gateway. Perluasan infrastruktur pun tidak hanya di Pulau Jawa, tapi juga dilakukan di JNE Medan dan Kantor Perwakilan baru JNE di Batam. Selanjutnya Gateway Makasar .

Peresmian JNE Gateway Wangon (Foto : Edi Romadhon)

















:  Demi meningkatkan kecepatan layanan pengiriman bagi customer, JNE melakukan penambahan infrastruktur. Realisasi dari penambahan infrastruktur tersebut adalah pembangunan Wangon Gateway yang berlokasi Jl Raya Klapagading Rt 04 Rw 08 Kecamatan Wangon Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.
Mohammad Feriadi, selaku Presiden Direktur JNE, dalam sambutannya menyampaikan, setelah peluncuran 7 produk di bulan Februari 2016 yang lalu, pembukaan Gateway Wangon merupakan salah satu wujud pengembangan i…