Langsung ke konten utama

Butuh Riset Motivasi


suaramerdeka.com
PENINGKATAN pengunjung pada libur Lebaran ke Lokawisata Baturraden merupakan hal unik yang perlu dicermati. Pasalnya, objek wisata di lereng Gunung Slamet tersebut kurang inovatif dalam hal pengembangan wahana.
Pemerhati wisata dan budaya Universitas Jenderal Soedirman, Chusmeru mengatakan, Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata Banyumas perlu membuat riset motivasi kunjungan.
Dari hasil penelitian ini dapat diketahui selera dan minat pengunjung yang datang ke Banyumas. “Banyak faktor yang menyebabkan wisatawan berkunjung ke Banyumas, khususnya Baturraden yang masih menjadi destinasi utama. Entah faktor kejenuhan dengan objek wisata lain, faktor ekonomis dengan harga lebih murah atau faktor daya tarik,” kata dia.
Menurut pria berkacamata ini, khusus untuk Lokawisata Baturraden tiketnya memang relatif lebih murah dibandingkan destinasi yang lain, sehingga, kawasan yang hanya mengandalkan panorama alam pegunungan ini lebih disukai oleh wisatawan dari luar daerah utamanya dari pesisir pantai.
Selain itu, momentum libur sekolah yang lebih panjang tahun ini juga turut mendongkrak jumlah pengunjung. Menurut Chusmeru, Baturraden masih menjadi pilihan utama bagi keluarga yang ingin berlibur.
“Studi motivasi pengunjung ini juga bisa diarahkan untuk mengetahui selera konsumen, dalam hal ini wisatawan. Mereka cenderung menyukai jenis destinasi wisata yang seperti apa,” ujar dosen Jurusan Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Unsoed ini.
Dosen mata kuliah Komunikasi Lintas Budaya ini mengatakan, Pemkab Banyumas juga perlu merancang kebijakan strategis untuk pemerataan kunjungan. Misalnya dengan mewujudkan kawasan Sentra Budaya Kota Lama Banyumas dan pengembangan obyek wisata lain di daerah selatan Banyumas.
“Jadi, tidak hanya Baturraden yang menjadi andalan. Kalau hanya mengandalkan panorama alam bisa jadi pengunjung akan merasa jenuh dengan Baturraden,” ujarnya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Rencana Jalan TOL Pejagan /Tegal - Wangon - Cilacap Dalam Tahap Penyusunan FS

Up date info :  Ternyata info terbaru diusulkan bukan dari Tegal tapi dari Pejagan, Yaitu Pembangunan jalan tol lanjutan dari pejagan-bumiayu-pekuncen-ajibarang-cilacap dan Penyusunan FS tol Pejagan-Cilacap


Peta Usulan Program Bina Marga Antar WPS Brebes-Cilacap

 Pembangunan jalan tol lanjutan dari pejagan-bumiayu-pekuncen-ajibarang-cilacap Penyusunan FS tol Pejagan-Cilacap



update info berita ini Minggu 12 Feb 2017, 10:59 WIB Tegal Cilacap Bakal Terbangun Jalan TolDana Aditiasari - detikFinance Sisi Selatan Pulau Jawa bakal kehadiran proyek jalan tol, salah satunya adalah proyek jalan tol Tegal-Cilacap. Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Herry Trisaputra Zuna.
"Itu kan tol prakarsa, artinya usulan dari pihak swasta. Usulannya sudah masuk ke kami, mudah-mudahan bisa lelang tahun ini," kata dia dihubungi detikFinance, Minggu (12/2/2017).
Jalan tol ini, kata Herry, diprakarsai oleh BUMN jalan tol, PT Jasamarga (Persero). Jalan tol ini bakal menjadi alternati…

Rencana Jalan TOL Ajibarang Wangon

Dalam perkembangannya rencana pembangunan jalan Tol Ajibarang Wangon terakomodasi dengan disetujuinya Rencana Jalan Tol Tegal Cilacap yang aksesnya dipastikan melewati kota kota ini.

Berdasarkan RTRW Jateng 2009-2029, Kabupaten Banyumas akan dilalui jalan tol Tegal-Cilacap. Rutenya dimulai dari Tegal-Prupuk-Bumiayu-Ajibarang-Wangon-Cilacap. Sedangkan untuk Kabupaten Cilacap akna dilalui Jalan tol Cilacap-Yogyakarta, rutenya dimulai dari Cilacap-Buntu-Sumpiuh-Kebumen-Purworejo-Kulon Progo, Yogyakarta.
Meskipun tidak melewati Kota Purwokerto, tapi dengan akses yang memadai terutama ke Wangon yang menurut informasi menjadi lokasi TOL Gate , maka tetap berperan signifikan terhadap mobilitas dari Purwokerto ke luar daerah. 
Ini adalah konsekuensi sebuah perkembangan dimana dampak dibukanya TOl Cipali tenyata semakin membuat kawasan Banyumas padat. bahkan yang menjadi pelajaran bersama adalah kasus rusaknya jembatan Comal Pemalang beberapa tahun lalu, mengakibatkan kemacetan parah di Jalur…

JNE Resmikan Wangon Gateway

Tingkatkan Kecepatan Layanan JNE Resmikan Wangon Gateway
Salah satu perusahaan jasa pengiriman ekspres dan logistik nasional, JNE terus memperkuat berbagai sektor salah satunya infrastruktur dan jaringan. Selain di Bandung, telah mengoperasikan Jakarta Gateway, Surabaya Gateway dan Wangon Gateway. Perluasan infrastruktur pun tidak hanya di Pulau Jawa, tapi juga dilakukan di JNE Medan dan Kantor Perwakilan baru JNE di Batam. Selanjutnya Gateway Makasar .

Peresmian JNE Gateway Wangon (Foto : Edi Romadhon)

















:  Demi meningkatkan kecepatan layanan pengiriman bagi customer, JNE melakukan penambahan infrastruktur. Realisasi dari penambahan infrastruktur tersebut adalah pembangunan Wangon Gateway yang berlokasi Jl Raya Klapagading Rt 04 Rw 08 Kecamatan Wangon Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.
Mohammad Feriadi, selaku Presiden Direktur JNE, dalam sambutannya menyampaikan, setelah peluncuran 7 produk di bulan Februari 2016 yang lalu, pembukaan Gateway Wangon merupakan salah satu wujud pengembangan i…