Langsung ke konten utama

Pembangunan Purwokerto City Centre Masih Tunggu Perizinan

 

Radar Banyumas
 Pembangunan fisik Purwokerto City Centre (PCC) ditarget bakal dimulai tahun 2016 ini. Namun sampai pertengahan Juli, proyek tersebut masih terganjal beberapa proses perizinan. Marketing Public Relations Kereta Api Properti Manajemen (KAPM) Riesta Junianti mengatakan, untuk realisasi pembangunan PCC masih dalam tahap perizinan. Menurutnya, masih ada beberapa tahapan perizinan yang harus dilalui seperti perizinan Amdal, Andalalin dan Sertifikasi HPL. Plan PCC (Purwokerto City Center) Mixuse Development (Mall 5lt) (Condotel 20lt) (shophouse 120unit+office complex) ex-stasiun timur. (sumber FaceBook PT Cipta Kreasindo Consultant). “Proses perizinan memang membutuhkan waktu yang cukup lama. Namun jika perizinan sudah selesai, kita akan langsung pada tahap IMB. Setelah itu baru kita sebagai pengembang dapat menjalankan pembangunan proyek tersebut,” ujarnya. Dia menjelaskan, untuk izin lingkungan (HO) ditarget selesai pada Agustus. Menurutnya, saat ini tim Amdal masih melakukan konsinyering untuk finalisasi dokumen Amdal. Untuk Andalalin, lanjutnya, saat ini prosesnya berpindah dari Kemenhub menjadi ke Dinas Perhubungan Kabupaten Banyumas karena ada perubahan status Jalan Jenderal Sudirman dari jalan nasional menjadi jalan kabupaten. “Kalau Sertifikasi HPL masih diproses di BPN Pusat di Jakarta, namun belum dapat dipastikan waktu selesainya,” katanya. Dia mengatakan, untuk peletakan batu pertama diharapkan bisa dilakukan tahun 2016. Meski demikian pada prosesnya tetap melihat kondisi perizinan apakah sudah selesai atau belum. “Yang pasti akan kita upayakan secepatnya,” imbuhnya. Sebelumnya diketahui, secara teknis sebenarnya pembangunan fisik sudah bisa dilakukan. Namun saat ini masih menunggu proses administrasi, seperti perizinan dari pemerintah. Terkait lahan yang bakal diplot untuk PCC sudah siap, yaitu eks implasemen Stasiun Purwokerto Timur. Untuk sosialisasi kepada para penyewa ruko juga sudah dilakukan. Dari sosialisasi yang dilakukan dengan penyewa ruko, akan dimasukkan ke dalam Purwokerto City Center. Sedangkan selama pembangunan fisik ke depan, tidak akan dilakukan relokasi atau pengosongan ruko. Luas lahan yang akan digunakan untuk PCC mencapai 32 r

Sumber: http://radarbanyumas.co.id/pembangunan-purwokerto-city-centre-masih-tunggu-perizinan/

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Rencana Jalan TOL Pejagan /Tegal - Wangon - Cilacap Dalam Tahap Penyusunan FS

Up date info :  Ternyata info terbaru diusulkan bukan dari Tegal tapi dari Pejagan, Yaitu Pembangunan jalan tol lanjutan dari pejagan-bumiayu-pekuncen-ajibarang-cilacap dan Penyusunan FS tol Pejagan-Cilacap


Peta Usulan Program Bina Marga Antar WPS Brebes-Cilacap

 Pembangunan jalan tol lanjutan dari pejagan-bumiayu-pekuncen-ajibarang-cilacap Penyusunan FS tol Pejagan-Cilacap



update info berita ini Minggu 12 Feb 2017, 10:59 WIB Tegal Cilacap Bakal Terbangun Jalan TolDana Aditiasari - detikFinance Sisi Selatan Pulau Jawa bakal kehadiran proyek jalan tol, salah satunya adalah proyek jalan tol Tegal-Cilacap. Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Herry Trisaputra Zuna.
"Itu kan tol prakarsa, artinya usulan dari pihak swasta. Usulannya sudah masuk ke kami, mudah-mudahan bisa lelang tahun ini," kata dia dihubungi detikFinance, Minggu (12/2/2017).
Jalan tol ini, kata Herry, diprakarsai oleh BUMN jalan tol, PT Jasamarga (Persero). Jalan tol ini bakal menjadi alternati…

Rencana Jalan TOL Ajibarang Wangon

Dalam perkembangannya rencana pembangunan jalan Tol Ajibarang Wangon terakomodasi dengan disetujuinya Rencana Jalan Tol Tegal Cilacap yang aksesnya dipastikan melewati kota kota ini.

Berdasarkan RTRW Jateng 2009-2029, Kabupaten Banyumas akan dilalui jalan tol Tegal-Cilacap. Rutenya dimulai dari Tegal-Prupuk-Bumiayu-Ajibarang-Wangon-Cilacap. Sedangkan untuk Kabupaten Cilacap akna dilalui Jalan tol Cilacap-Yogyakarta, rutenya dimulai dari Cilacap-Buntu-Sumpiuh-Kebumen-Purworejo-Kulon Progo, Yogyakarta.
Meskipun tidak melewati Kota Purwokerto, tapi dengan akses yang memadai terutama ke Wangon yang menurut informasi menjadi lokasi TOL Gate , maka tetap berperan signifikan terhadap mobilitas dari Purwokerto ke luar daerah. 
Ini adalah konsekuensi sebuah perkembangan dimana dampak dibukanya TOl Cipali tenyata semakin membuat kawasan Banyumas padat. bahkan yang menjadi pelajaran bersama adalah kasus rusaknya jembatan Comal Pemalang beberapa tahun lalu, mengakibatkan kemacetan parah di Jalur…

JNE Resmikan Wangon Gateway

Tingkatkan Kecepatan Layanan JNE Resmikan Wangon Gateway
Salah satu perusahaan jasa pengiriman ekspres dan logistik nasional, JNE terus memperkuat berbagai sektor salah satunya infrastruktur dan jaringan. Selain di Bandung, telah mengoperasikan Jakarta Gateway, Surabaya Gateway dan Wangon Gateway. Perluasan infrastruktur pun tidak hanya di Pulau Jawa, tapi juga dilakukan di JNE Medan dan Kantor Perwakilan baru JNE di Batam. Selanjutnya Gateway Makasar .

Peresmian JNE Gateway Wangon (Foto : Edi Romadhon)

















:  Demi meningkatkan kecepatan layanan pengiriman bagi customer, JNE melakukan penambahan infrastruktur. Realisasi dari penambahan infrastruktur tersebut adalah pembangunan Wangon Gateway yang berlokasi Jl Raya Klapagading Rt 04 Rw 08 Kecamatan Wangon Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.
Mohammad Feriadi, selaku Presiden Direktur JNE, dalam sambutannya menyampaikan, setelah peluncuran 7 produk di bulan Februari 2016 yang lalu, pembukaan Gateway Wangon merupakan salah satu wujud pengembangan i…