Langsung ke konten utama

BI Dukung Sektor Pariwisata

suaramerdeka.com
 Kantor Perwakilan Bank Indonesia Purwokerto memberi perhatian khusus pada sektor pariwisata. Apalagi sektor pariwisata dinilai memiliki peranan penting untuk mendukung pertumbuhan ekonomi.
Komitmen ini diimplementasikan dengan memfasilitasi kegiatan perayaan ritual budaya jumenengan yang dikemas dalam kirab budaya Banyumas. Kegiatan jumenengan untuk mengenang perjalanan sejarah Kadipaten Wirasaba dengan tokoh sentralnya Adipati Mrapat R. Djoko Kaiman.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Purwokerto, Ramdan Denny Prakoso mengatakan, BI Purwokerto sejak 2015 telah memfasilitasi kegiatan jumenengan dengan maksud untuk mendorong bertumbuhkembangnya industri pariwisata di Kecamatan Banyumas khususnya, dan Kabupaten Banyumas umumnya.
”Dengan mendorong budaya seperti ini, kami berharap akan dikut menggairahkan kembali agenda budaya, kesenian tradisional dan UMKM yang ada di Kecamatan Banyumas,” katanya.
Ia menambahkan yang istimewa dari kegiatan ini, acara dirancang dan dilaksanakan atas pemufakatan 12 desa yang berada di Kecamatan Banyumas.
”Bank Indonesia menilai bahwa pergelaran budaya lokal mampu memberikan stimulus terhadap pertumbuhan ekonomi terutama sektor pariwisata,” katanya.
Kegiatan kirab budaya Banyumas dimulai pada 27 Juni 2016 berupa FGD/juguran, 1 Juli 2016 ziarah makan R Djoko Kaiman dan 2 Juli pengetan jumenengan, bertepatan dengan 27 Ramadan yang merupakan tanggal jumenengan berdasarkan sejarah.
Rangkaian kegiatan ini kemudian akan dilanjutkan pada 9 sampai 13 Juli dengan pergelaran budaya yang akan dilaksanakan di Alun-alun Banyumas.
Selanjutnya, 14-29 Juli adalah pasar rakyat yang diharapkan dapat menjadi ajang eksploitasi dan promosi UMKM serta kesenian lokal Kecamatan Banyumas. ”Kegiatan budaya yang menarik di wilayah Banyumas dapat dijadikan pancingan untuk menarik wisatawan,” kata Denny.
Untuk itu, sambung dia, dibutuhkan komitmen semua unsur, termasuk pemerintah daerah, kepala desa, masyarakat dan insan kreatif Banyumas dalam menyikapi event, seperti rangkaian kegiatan kirab budaya Banyumas dapat semakin meriah,” ujar dia.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Rencana Jalan TOL Pejagan /Tegal - Wangon - Cilacap Dalam Tahap Penyusunan FS

Up date info :  Ternyata info terbaru diusulkan bukan dari Tegal tapi dari Pejagan, Yaitu Pembangunan jalan tol lanjutan dari pejagan-bumiayu-pekuncen-ajibarang-cilacap dan Penyusunan FS tol Pejagan-Cilacap


Peta Usulan Program Bina Marga Antar WPS Brebes-Cilacap

 Pembangunan jalan tol lanjutan dari pejagan-bumiayu-pekuncen-ajibarang-cilacap Penyusunan FS tol Pejagan-Cilacap



update info berita ini Minggu 12 Feb 2017, 10:59 WIB Tegal Cilacap Bakal Terbangun Jalan TolDana Aditiasari - detikFinance Sisi Selatan Pulau Jawa bakal kehadiran proyek jalan tol, salah satunya adalah proyek jalan tol Tegal-Cilacap. Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Herry Trisaputra Zuna.
"Itu kan tol prakarsa, artinya usulan dari pihak swasta. Usulannya sudah masuk ke kami, mudah-mudahan bisa lelang tahun ini," kata dia dihubungi detikFinance, Minggu (12/2/2017).
Jalan tol ini, kata Herry, diprakarsai oleh BUMN jalan tol, PT Jasamarga (Persero). Jalan tol ini bakal menjadi alternati…

Rencana Jalan TOL Ajibarang Wangon

Dalam perkembangannya rencana pembangunan jalan Tol Ajibarang Wangon terakomodasi dengan disetujuinya Rencana Jalan Tol Tegal Cilacap yang aksesnya dipastikan melewati kota kota ini.

Berdasarkan RTRW Jateng 2009-2029, Kabupaten Banyumas akan dilalui jalan tol Tegal-Cilacap. Rutenya dimulai dari Tegal-Prupuk-Bumiayu-Ajibarang-Wangon-Cilacap. Sedangkan untuk Kabupaten Cilacap akna dilalui Jalan tol Cilacap-Yogyakarta, rutenya dimulai dari Cilacap-Buntu-Sumpiuh-Kebumen-Purworejo-Kulon Progo, Yogyakarta.
Meskipun tidak melewati Kota Purwokerto, tapi dengan akses yang memadai terutama ke Wangon yang menurut informasi menjadi lokasi TOL Gate , maka tetap berperan signifikan terhadap mobilitas dari Purwokerto ke luar daerah. 
Ini adalah konsekuensi sebuah perkembangan dimana dampak dibukanya TOl Cipali tenyata semakin membuat kawasan Banyumas padat. bahkan yang menjadi pelajaran bersama adalah kasus rusaknya jembatan Comal Pemalang beberapa tahun lalu, mengakibatkan kemacetan parah di Jalur…

Objek Wisata Karang Penginyongan Karangtengah Cilongok

update info






GRAFIKA GROUP KEMBANGKAN WISATA DI KARANG PENGINYONGAN
KAWASAN WISATA KARANG PENGINYONGAN CIPENDOK
LAUTAN BUNGA DI TAMAN PENGINYONGAN
TITIAN KASIH KE PUNTUK ASMARA



[Suara Banyumas] Kawasan Objek Wisata Karang Penginyongan di Desa Karangtengah, Kecamatan Cilongok, Banyumas, bakal dikembangkan menjadi destinasi wisata dan budaya yang terintegrasi. Tujuannya menarik wisatawan untuk mengunjungi wilayah Banyumas bagian barat. Hal itu diungkapkan budayawan Ahmad Tohari dalam Sosialisasi Pengembangan Taman Wisata dan Budaya Karang Panginyongan, Minggu (17/1). Dia mengatakan, Karang Penginyongan ini diarahkan untuk menjadi kawasan wisata edukatif. Arahnya untuk membentuk karakter kepribadian pengunjungnya. ”Banyumas membutuhkan destinasi wisata dengan konsep yang baru, tidak hanya untuk objek wisata massal. Selain itu, sudah waktunya kantongkantong kebudayaan disiapkan untuk menarik wisatawan. Banyumas butuh usaha pariwisata berbasis alam dan juga pemikiran untuk p…