Langsung ke konten utama

Perluasan Perkotaan Purwokerto

Rencana penyusunan raperda perkotaan Purwokerto, dari sekitar 100 desa di kecamatan sekitar Purwokerto, hanya 26 desa yang diproyeksikan masuk purwokerto.







Sebanyak 26 desa yang tersebar di sejumlah kecamatan di Kabupaten Banyumas berpotensi masuk dalam wilayah Perkotaan Purwokerto, untuk jangka waktu 20 tahun ke depan. Hal itu terangkum dalam Raperda Rencana Detail Tata Ruang Kawasan (RDTRK) Perkotaan Purwokerto Tahun 2014-2034, yang kini sedang dibahas oleh Pansus DPRD setempat.
 Kepala Bagian Pemerintahan setda Banyumas, Agus Supriyanto, mengatakan sejumlah desa yang kemungkinan besar bergabung ke kawasan perkotaan berada di tujuh kecamatan. Yakni Kecamatan Karanglewas, Patikraja, Sokaraja, Kembaran, Sumbang, Baturraden dan Kedungbanteng. “Jika digabung dengan jumlah kelurahan yang ada di eks kotatib, totalnya ada 53 kelurahan dan desa. Di wilayah eks kotib ada 27 kelurahan (empat kecamatan, red), sisanya dari tujuh kecamatan sekitar 26 desa,” katanya, Jumat (17/10).

Potensi desa yang bergabung ke kota atau kecamatan yang dipecah, katanya belum bisa dipastikan. Karena yang muncul dalam raperda tersebut masih sebatas usulan berdasar hasil kajian dan pematan
oleh eksekutif. “Keputusan akhir tetap menunggu hasil akhir pembahasan raperda RDTRK Perkotaan Purwokerto yang masih dibahas di DPRD,” katanya.
Anggota Pansus Raperda RDTRK Perkotaan Purwokerto, Nanung Astoto, menyatakan untuk memastikan desa mana saja yang akan masuk dalam kawasan perkotaan masih harus mendengar pendapat dari tujuh kecamatan dan desa yang berpotensi bergabung maupun kelurahan yang berpotensi mendapat gabungan atau tambahan. Penambahan wilayah kawasan Perkotaan Purwokerto, katanya menjadi salah satu poin pembahasan di raperda yang sedang dikaji secara menyeluruh terkait tata ruang dan wilayah kota.

Dan terkait 26 desa yang kemungkinan masuk perkotaan purwokerto , mungkin ada baiknya dibentuk kecamatan baru atau perombakan sebagian kelurahan kecamatan yang ada sekarang ( 4 kecamatan eks kotif ) untuk digabung jadi 3 atau 4 kecamatan baru .


Dalam satu kecamatan rata-rata ada 12 desa / kelurahan . jika jumlah desa hinterland ada 26 maka bisa membentuk 2 kecamatan baru atau 4 kecamatan baru jika tukar tambah sebagian kelurahan di eks kotif yang georafis nya berdekatan .

Misal desa dari patikraja gabung dengan desa di kalibagor + sebagian kelurahan purwokerto Selatan . Desa dari karanglewas gabung dengan kedungbanteng + sebagian kelurahan purwokerto barat. Desa dari Baturaden, Sumbang , Kembaran + sebagian kelurahan di purwokerto utara . Kecamatan Purwokerto Timur berubah nama menjadi Purwokerto Tengah.  Desa dari Sokaraja gabung dengan sebagian Kelurahan di Purwokerto Timur, masuk Kecamatan Purwokerto Timur.  Maka perluasan perkotaan purwokerto secara teori paling tidak ada 7- 8 kecamatan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Rencana Jalan TOL Pejagan /Tegal - Wangon - Cilacap Dalam Tahap Penyusunan FS

Up date info :  Ternyata info terbaru diusulkan bukan dari Tegal tapi dari Pejagan, Yaitu Pembangunan jalan tol lanjutan dari pejagan-bumiayu-pekuncen-ajibarang-cilacap dan Penyusunan FS tol Pejagan-Cilacap


Peta Usulan Program Bina Marga Antar WPS Brebes-Cilacap

 Pembangunan jalan tol lanjutan dari pejagan-bumiayu-pekuncen-ajibarang-cilacap Penyusunan FS tol Pejagan-Cilacap



update info berita ini Minggu 12 Feb 2017, 10:59 WIB Tegal Cilacap Bakal Terbangun Jalan TolDana Aditiasari - detikFinance Sisi Selatan Pulau Jawa bakal kehadiran proyek jalan tol, salah satunya adalah proyek jalan tol Tegal-Cilacap. Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Herry Trisaputra Zuna.
"Itu kan tol prakarsa, artinya usulan dari pihak swasta. Usulannya sudah masuk ke kami, mudah-mudahan bisa lelang tahun ini," kata dia dihubungi detikFinance, Minggu (12/2/2017).
Jalan tol ini, kata Herry, diprakarsai oleh BUMN jalan tol, PT Jasamarga (Persero). Jalan tol ini bakal menjadi alternati…

Rencana Jalan TOL Ajibarang Wangon

Dalam perkembangannya rencana pembangunan jalan Tol Ajibarang Wangon terakomodasi dengan disetujuinya Rencana Jalan Tol Tegal Cilacap yang aksesnya dipastikan melewati kota kota ini.

Berdasarkan RTRW Jateng 2009-2029, Kabupaten Banyumas akan dilalui jalan tol Tegal-Cilacap. Rutenya dimulai dari Tegal-Prupuk-Bumiayu-Ajibarang-Wangon-Cilacap. Sedangkan untuk Kabupaten Cilacap akna dilalui Jalan tol Cilacap-Yogyakarta, rutenya dimulai dari Cilacap-Buntu-Sumpiuh-Kebumen-Purworejo-Kulon Progo, Yogyakarta.
Meskipun tidak melewati Kota Purwokerto, tapi dengan akses yang memadai terutama ke Wangon yang menurut informasi menjadi lokasi TOL Gate , maka tetap berperan signifikan terhadap mobilitas dari Purwokerto ke luar daerah. 
Ini adalah konsekuensi sebuah perkembangan dimana dampak dibukanya TOl Cipali tenyata semakin membuat kawasan Banyumas padat. bahkan yang menjadi pelajaran bersama adalah kasus rusaknya jembatan Comal Pemalang beberapa tahun lalu, mengakibatkan kemacetan parah di Jalur…

Objek Wisata Karang Penginyongan Karangtengah Cilongok

update info






GRAFIKA GROUP KEMBANGKAN WISATA DI KARANG PENGINYONGAN
KAWASAN WISATA KARANG PENGINYONGAN CIPENDOK
LAUTAN BUNGA DI TAMAN PENGINYONGAN
TITIAN KASIH KE PUNTUK ASMARA



[Suara Banyumas] Kawasan Objek Wisata Karang Penginyongan di Desa Karangtengah, Kecamatan Cilongok, Banyumas, bakal dikembangkan menjadi destinasi wisata dan budaya yang terintegrasi. Tujuannya menarik wisatawan untuk mengunjungi wilayah Banyumas bagian barat. Hal itu diungkapkan budayawan Ahmad Tohari dalam Sosialisasi Pengembangan Taman Wisata dan Budaya Karang Panginyongan, Minggu (17/1). Dia mengatakan, Karang Penginyongan ini diarahkan untuk menjadi kawasan wisata edukatif. Arahnya untuk membentuk karakter kepribadian pengunjungnya. ”Banyumas membutuhkan destinasi wisata dengan konsep yang baru, tidak hanya untuk objek wisata massal. Selain itu, sudah waktunya kantongkantong kebudayaan disiapkan untuk menarik wisatawan. Banyumas butuh usaha pariwisata berbasis alam dan juga pemikiran untuk p…