Entri yang Diunggulkan

Info Tentang Blog Banyumas Corner

saya mencoba mendeskripsikan sebuah ungkapan yang berasal dari bahasa populer saat ini yaitu ungkapan Menduniakan Banyumas dan Memb...

Senin, 07 September 2015

Membangun Kawasan Kota Baru Puwokerto


Purwokerto adalah kota yang mulai berkembang pesat baru beberapa tahun terakhir. Sebenarnya kota ini juga pernah berkembang pesat tapi pada era yang berbeda yaitu pada dekade  1960- 1980. Tapi karena suatu hal, kondisi sosial politik dan ekonomi, selama kurang lebih 20 tahun kota ini stagnan . Dan terkait perkembangan yang diprediksi semakin pesat hingga beberapa tahun mendatang, maka berbagai usaha di lakukan untuk mengantisipasi berbagai dampak yang mungkin timbul. antara lain dengan membuat masterplan pengembangan kota baru, tujuannya untuk memecah kepadatan lalu lintas di pusat kota.
Dalam perkembangannya bahkan diperluas ke bidang lain, bukan saja masalah lalu lintas tapi juga ekosistem, Penyelematan lahan pertanian dan daerah resapan air. Untuk itu diperlukan perencanaan yang matang desain seperti apa yang akan diterapkan untuk kota Purwokerto agar berkembang menjadi kota yang nyaman dan ramah lingkungan.
Rencana Pemda Kabupaten Banyumas terkait persoalan ini adalah membangun kota baru di kawasan selatan. Kawasan ini selain masih cukup luas juga untuk menyelamatkan area resapan air di bagian utara yang berpotensi menimbulkan dampak buruk terhadap kelestarian lingkungan.

Renstra pengembangan wilayah Kota Purwokerto sebagai pusat kegiatan pemerintahan daerah Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, diarahkan ke bagian selatan hingga perbatasan Kabupaten Cilacap yang berjarak ± 50 km. Sedangkan ke utara hanya ± 10 km sampai ujung kawasan hutan wisata Baturraden di lereng Gunung Slamet. Sehingga untuk merealisasikan program pengembangan wilayah Kota Purwokerto ke selatan, perlu dilakukan pembenahan, perbaikan dan penataan di berbagai sektor atau lokasi.Dinas Cipta Karya Kabupaten Banyumas dalam rangka memenuhi amanat UU No. 18 Tahun 2008 tentang Persampahan, dalam waktu dekat juga akan segera memindahkan TPA (tempat pembuangan kkhir) sampah ke kompleks Bumi Perkemahan Kendalisada di Desa Kaliori Kecamatan Kalibagor, Banyumas, sebagai tempat pemrosesan akhir sampah untuk produksi sebagai pupuk kompos atau bio-gas yang diproses melalui lesit/air limbah sampah tersebut.
Diperoleh keterangan, lokasi bekas TPA Gunung Tugel rencananya akan dijadikan kawasan industri, jalur hijau atau hutan kota( opsi terkuat hutan kota, kawasan wisata dengan view persawahan) . Sedangkan untuk merealisasikan program pengembangan kota Purwokerto ke arah selatan, jalur jalan mulai kompleks taman kota sampai ke selatan menuju ke Desa Pengalongan hingga tembus ke barat kompleks Pasar Patikraja, jalan beraspal tersebut akan diperlebar
Ditemui secara terpisah, Kepala Dinas PU Bina Marga Kabupaten Banyumas Ir. Mayangkara mengatakan, rencana pelebaran jalan raya sejak dari bunderan taman kota, bekas terminal bis Purwokerto hingga Desa Gunung Tugel sepanjang ± 2 km lebar 10 meter hingga 11 meter. “Kami hanya menangani proses pelelangan tanah pinggir jalan (kanan dan kiri jalan) 2 – 2,5 m dengan warga setempat,” ujarnya. (Widoyo Satmoko)

Sumber :Widoyo Satmoko

masterplan rencana mega proyek tersebut sudah mulai dirancang. Diawali dengan membuat masterplan (DED) jalan segitiga emas Palma-Sawangan-Gerilya, yang juga menghubungkan dari Jalan Gerilya hingga Jalan Jensoed. Termasuk memetakan kebutuhan lahan dan rencana penggunaan lahan hingga detail konsep ketataruangan.
untuk tahapannya rencana di tahun 2014 baru membebaskan lahan di ujung, dekat Tanjung Elok (pintu masuk dari arah Jalan Gerilya). Anggaran yang sudah disiapkan sekitar Rp 6,5 miliar.
Rencana detail tata ruang kawasan perkotaan Purwokerto untuk jangka waktu 20 tahun ke depan (2014-2034). Diantaranya, perencanaan kawasan kota baru atau kota satelit, yang menghubungkan dari Jl Gerilya sampai Jl Jensoed, di depan SMP 1 Purwokerto.
Di wilayah jalur tersebut masih ada lahan sekitar 50 hektare lahan hijau yang ke depan diproyeksikan akan menjadi kota baru. Di sana nanti juga akan dibangun perkantoran dan gedung DPRD yang baru.


Pada Dasarnya ada 2 buah jalan akses utama yang akan di bangun.
1. Jalan tembus dari depan SLTP 1 Purwokerto ke Jl Gerilya dekat perumahan Bumi Tanjung Elok.
2. Akses Jalan dari Persimpangan Kol Sugiono / Perempatan Palma sejajar REL Kereta API Stasiun Timur ke Jalan Pahlawan.


Sesuai rencana perda rencana tata ruang wilayah Banyumas, perkotaan Purwokerto, ke depan tidak lagi meliputi empat kecamatan (eks kotatib).  Melainkan meliputi 11 kecamatan, terdiri 27 kelurahan dan 20 desa. Sehingga beberapa kecamatan di pinggiran Purwokerto, akan bergabung atau memisahkan membentuk kecamatan baru.
Sehingga untuk mengantisipasi perkembangan dan pertumbuhan ke depan, harus bisa memecahkan berbagai isu strategis yang ada. 

Sejumlah perencanaan pembangunan di wilayah Kabupaten Banyumas menjadi bahan pertimbangan dalam pembahasan Raperda Rencana Detil Tata Ruang Kawasan (RDTRK) Perkotaan Purwokerto.
Sebagaimana diketahui, saat ini banyak perencanaan pembangunan baik pembangunan gedung maupun akses transportasi, seperti rencana pembangunan Central Bisnis Distrik (CBD) Purwokerto, Rencana pembangunan yang ada tersebut membutuhkan penyesuaian-penyesuaian yang tepat. Sehingga tidak menyebabkan permasalahan selama 20 tahun ke depan. Dijelaskan, soal rencana pembangunan CBD Purwokerto, yang akan dibangun di wilayah antara Jalan Gerilya dengan Jalan Jensoed, saat ini dinamikanya mulai berkembang, terutama saat ada aksi dari masyarakat. Hingga akhirnya pemkab mengarahkan kembali ruang tersebut menjadi ruang terbuka hijau (RTH).
.
Sayangnya Perda RDTRK Perkotaan Purwokerto belum juga disahkan. semoga semua pihak yang berwenang bisa menyelesaikan Perda ini.
Info terakhir tentang kota Baru Purwokerto yang saya dapat adalah : Bahwa Tujuan dibangunnya adalah untuk menciptakan pusat keramaian baru, dijadikan landmark baru sebagai ikon kabupaten Banyumas. yang intinya harus tersedia Ruang Terbuka Hijau . Secara detail ada rencana berupa danau buatan, masjid besar yang menjadi ikon baru pengganti Masjid Agung di area alun alun Purwokerto, , Area komersial berupa pusat kuliner khas Banyumas.
Konsep Kota Baru Pereng




Lokasi Calon kota baru Pereng
Dari foto di bawah , Pereng berlokasi di area lahan hijau di antara Pusat kota ( Kawasan Perkotaan Jalam Jend. Sudirman) dengan kawasan perkotaan di Jalan Gerilya.



Calon Kota baru dari arah selatan ( Perbukitan selatan jl Gerilya)




10 komentar:

  1. Semoga purwokerto ke depanya akan lebih bagus lagi dan lebih lengkap lagi. Dan semoga purwokerto menjadi kota yg paling nyaman dan paling aman. Serta enak di kunjungi wisatawan maupun turis mancanegara. Saya yakin purwokerto bisa.

    BalasHapus
    Balasan
    1. harapan saya juga begitu mas, semoga kota Purwokerto semakin tertib, semakin sejahtera masyarakatnya. Nyaman sebagai tempat tinggal bagi penduduknya serta berkesan bagi wisatawan . Terima kasih atas kunjungannya

      Hapus
  2. Bupati,tolong rakyat di desa2,mereka ingin taraf hidup meningkat.mana pabrik/industri,perkebunan,?jangankota melulu.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Saya ikut perjuangkan mas. di blog ini juga banyak posting tentang desa. terima kasih atas kunjungannya. salam.

      Hapus
  3. Bupati,tolong rakyat di desa2,mereka ingin taraf hidup meningkat.mana pabrik/industri,perkebunan,?jangankota melulu.

    BalasHapus
  4. Purwokerto enak kotanya dan adem,cuma blm ada mcd blm ada pizza hut dll,blm ada tongkrongan yg 24 jam buka suka susah kalau laper malam2 angkringan bosen,adanya angkringan doang klo malam.smoga nanti komplit semua ada.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Semoga segera terwujud mas.. Meski secara perlahan tapi akan makin banyak inves kuliner di kota ini

      Hapus
  5. Banyak ciptakan lapangan kerja selain kantoran juga tidak kalah harus ada kawasan industri yg besar biar daya beli masyarakat banyumas(purwokerto) banlance atau lebih merata,baik dan meningkat sesuai banyaknya mungkin pusat2 perbelanjaan seperti mall2 yg di wilayah banyumas-purwokerto berkembang cukup pesat,belum lagi tempat2 prdagangan lainnya semacam kuliner2 dll,trimakasih insya allah pemda banyumas/purwokerto bisa memakmurkan dan mensejahterakan masyarakatnya dengan apa yg bahas diatas komen ini AMINNN...!!!

    BalasHapus
  6. Banyak ciptakan lapangan kerja selain kantoran juga tidak kalah harus ada kawasan industri yg besar biar daya beli masyarakat banyumas(purwokerto) banlance atau lebih merata,baik dan meningkat sesuai banyaknya mungkin pusat2 perbelanjaan seperti mall2 yg di wilayah banyumas-purwokerto berkembang cukup pesat,belum lagi tempat2 prdagangan lainnya semacam kuliner2 dll,trimakasih insya allah pemda banyumas/purwokerto bisa memakmurkan dan mensejahterakan masyarakatnya dengan apa yg bahas diatas komen ini AMINNN...!!!

    BalasHapus
    Balasan
    1. Setuju sekali mas,Saya sangat sependapat bahwa dengan segala potensi yang ada di kabupaten Banyumas, baik kekayaan alam maupun strategisnya wilayah kabupten Banyumas bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat

      Hapus