Langsung ke konten utama

Puskesmas Mendesak Dipindah

Puskesmas II Kemranjen Mendesak Dipindah

radarbanyumas
Lahan Parkir dan Ruang Rawat Inap Terbatas
BANYUMAS- Puskesmas II Kemranjen dinilai sempit oleh warga. Sebab, lahan parkir dan ruang rawat inap masih terbatas. Salah seorang warga Desa Pageralang Kecamatan Kemranjen, Sarkum mengatakan, pelayanan Puskesmas kemranjen sudah baik.
foto a
Namun menurut dia, ruang rawat inap di sana dinilai sempit. Lahan parkir yang terbatas juga tak mampu menampung semua kendaraan  ketika ramai. “Beberapa waktu lalu saya menjenguk saudara saya. Pelayanannya baik, sayangnya di sana itu sempit,” ujarnya.
Dia berharap dinas terkait mencarikan solusi untuk menangani persoalan tersebut. “Puskesmas II memang lokasinya sangat strategis, gedungnya juga bagus dan saya dengar katanya akan pindah,” ujarnya.
Kepala Puskesmas II Kemranjen, dr Muhammad Amir Fuad mengakui Puskesmas Kemranjen II memang memiliki keterbatasan tempat parkir dan ruang rawat inap.
Karena kurang tempat, beberapa pasien harus dirujuk ke rumah sakit lain. Belum lama ini bahkan Puskesmas melebarkan ruang tunggu. “Beberapa waktu lalu kami merubah taman menjadi ruang tunggu agar pasien lebih nyaman ketika menunggu antrean,  dan pembangunan menggunakan dana dari Badan Layanan Umum Daerah (BLUD),” jelasnya.
Untuk perpindahan lokasi Puskesmas, pihaknya menyerahkkan seluruhnya pada Dinas Kesehatan Kabupaten. Menurut dia, ada wacana perpindahan Puskesmas sejak kurang lebih satu tahun yang lalu.
Dia menambahkan,  tahun 2017 nanti akan ada bantuan dari  dinas terkait untuk Puskesmas II Kemranjen. “Kepastian kepindahan Puskesmas  kami serahkan ke dinas. Kami menerima apapun keputusannya. Bagi kami pelayanan pada masyarakat yang harus diutamakan. Prasarana adalah pendukung,” imbuhnya.


Puskesmas Patikraja Mendesak Dipindah

Puskesmas Patikraja Mendesak Dipindah
Teganjal Lahan dan Dana

BANYUMAS-Sebagai tempat pelayanan kesehatan masyarakat, Puskesmas Patikraja dinilai terlalu sempit. Pengunjung Puskesmas harus rela mengantre di halaman puskesmas.
Camat Patikraja, Drs Khaerul Zubair MM mengatakan, perbaikan Puskesmas penting  dilakukan. Namun sayangnya, hingga kini belum ada dana yang memadai untuk pembelian tanah di lokasi baru yang lebih luas.
Menurut Khaerul, sedikitnya dua hektar tanah diperlukan untuk membuat Puskesmas. “Harapannya, bisa dipindah di tempat yang luas,” ujarnya.
Dia mengungkapkan, karena sempit, pasien harus rela duduk berdesakan. Pegawai Puskesmas juga memerlukan tempat yang nyaman untuk bekerja.
Apalagi Puskesmas  memiliki banyak alat kesehatan maupun dokumen penting yang harus disimpan khusus. “Puskesmas itu alatnya banyak, kalau berdesakan juga kurang nyaman dari segi pegawai, perawat, dokter, ataupun pasien. ” ujarnya.
Perbaikan Puskesmas khususnya untuk menunjang klinik Ponet, yaitu klinik yang bisa menangani kelahiran dengan kegawatdaruratan. “Dari Karangendep, Sawangan, Cilongok, sampai turunan Purwokerto banyak yang berobat di Puskesmas Patikraja,” jelasnya.
Saat ini pihak kecamatan masih mencari lokasi yang pas untuk bangunan Puskesmas yang baru. Dia berharap, pembangunan Puskesmas bisa terwujud di tahun 2017.
“Untuk rencana kami sudah mantap, tapi hanya tinggal dana yang tersedia atau tidak,”imbuhnya. 


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Rencana Jalan TOL Pejagan /Tegal - Wangon - Cilacap Dalam Tahap Penyusunan FS

Up date info :  Ternyata info terbaru diusulkan bukan dari Tegal tapi dari Pejagan, Yaitu Pembangunan jalan tol lanjutan dari pejagan-bumiayu-pekuncen-ajibarang-cilacap dan Penyusunan FS tol Pejagan-Cilacap


Peta Usulan Program Bina Marga Antar WPS Brebes-Cilacap

 Pembangunan jalan tol lanjutan dari pejagan-bumiayu-pekuncen-ajibarang-cilacap Penyusunan FS tol Pejagan-Cilacap



update info berita ini Minggu 12 Feb 2017, 10:59 WIB Tegal Cilacap Bakal Terbangun Jalan TolDana Aditiasari - detikFinance Sisi Selatan Pulau Jawa bakal kehadiran proyek jalan tol, salah satunya adalah proyek jalan tol Tegal-Cilacap. Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Herry Trisaputra Zuna.
"Itu kan tol prakarsa, artinya usulan dari pihak swasta. Usulannya sudah masuk ke kami, mudah-mudahan bisa lelang tahun ini," kata dia dihubungi detikFinance, Minggu (12/2/2017).
Jalan tol ini, kata Herry, diprakarsai oleh BUMN jalan tol, PT Jasamarga (Persero). Jalan tol ini bakal menjadi alternati…

JNE Resmikan Wangon Gateway

Tingkatkan Kecepatan Layanan JNE Resmikan Wangon Gateway
Salah satu perusahaan jasa pengiriman ekspres dan logistik nasional, JNE terus memperkuat berbagai sektor salah satunya infrastruktur dan jaringan. Selain di Bandung, telah mengoperasikan Jakarta Gateway, Surabaya Gateway dan Wangon Gateway. Perluasan infrastruktur pun tidak hanya di Pulau Jawa, tapi juga dilakukan di JNE Medan dan Kantor Perwakilan baru JNE di Batam. Selanjutnya Gateway Makasar .

Peresmian JNE Gateway Wangon (Foto : Edi Romadhon)

















:  Demi meningkatkan kecepatan layanan pengiriman bagi customer, JNE melakukan penambahan infrastruktur. Realisasi dari penambahan infrastruktur tersebut adalah pembangunan Wangon Gateway yang berlokasi Jl Raya Klapagading Rt 04 Rw 08 Kecamatan Wangon Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.
Mohammad Feriadi, selaku Presiden Direktur JNE, dalam sambutannya menyampaikan, setelah peluncuran 7 produk di bulan Februari 2016 yang lalu, pembukaan Gateway Wangon merupakan salah satu wujud pengembangan i…

Rencana Jalan TOL Ajibarang Wangon

Dalam perkembangannya rencana pembangunan jalan Tol Ajibarang Wangon terakomodasi dengan disetujuinya Rencana Jalan Tol Tegal Cilacap yang aksesnya dipastikan melewati kota kota ini.

Berdasarkan RTRW Jateng 2009-2029, Kabupaten Banyumas akan dilalui jalan tol Tegal-Cilacap. Rutenya dimulai dari Tegal-Prupuk-Bumiayu-Ajibarang-Wangon-Cilacap. Sedangkan untuk Kabupaten Cilacap akna dilalui Jalan tol Cilacap-Yogyakarta, rutenya dimulai dari Cilacap-Buntu-Sumpiuh-Kebumen-Purworejo-Kulon Progo, Yogyakarta.
Meskipun tidak melewati Kota Purwokerto, tapi dengan akses yang memadai terutama ke Wangon yang menurut informasi menjadi lokasi TOL Gate , maka tetap berperan signifikan terhadap mobilitas dari Purwokerto ke luar daerah. 
Ini adalah konsekuensi sebuah perkembangan dimana dampak dibukanya TOl Cipali tenyata semakin membuat kawasan Banyumas padat. bahkan yang menjadi pelajaran bersama adalah kasus rusaknya jembatan Comal Pemalang beberapa tahun lalu, mengakibatkan kemacetan parah di Jalur…