Langsung ke konten utama

Penertiban parkir liar


PURWOKERTO, suaramerdeka.com– Maraknya parkir liar di wilayah Purwokerto dan pusat-pusat keramaian di wilayah pinggiran bakal ditertibkan.
Akibat maraknya petugas parkir liar tersebut, potensi pendapatan asli daerah dari sektor tersebut tidak bisa maksimal. Kondisi tersebut juga banyak dikeluhkan masyarakat.
Kepala UPT Perparkiran Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informasi (Dinhubkominfo) Pemkab Banyumas, Suparwoto mengatakan, banyak keluhan dari masyarakat maraknya petugas parkir liar dan minta segera ditertibkan. Untuk penertiban sendiri, katanya, bakal dilakukan dalam waktu dekat.
Penertiban akan melibatkan tim gabungan dan pengelola zona parkir yang sudah bekerjasama dengan pihak dinas. “Kita jadwalkan mulai Mei bakal dilakukan penertiban oleh tim gabungan, bersama Satpol PP dan pihak kepolisian,” katanya, Minggu (10/4).
Dia mengatakan, pihaknya sekarang masih fokus melakukan pendtaan, berapa petugas parkir yang resmi terdata masuk dalam pengelolaan oleh pihak ketiga yang masuk zona-zona maupun yang langsung dikendalikan UPT Parkir Dinhubkominfo.
“Pendataan sudah kita mulai awal April ini dan kita targetkan selesai sebulan ini. Setelah data masuk, ini nanti yang akan kita jadikan pegangan untuk melakukan penertiban di lapangan,” ujarnya.
Dia mengungkapkan, mengacu data tahun lalu, petugas parkir yang resmi ada 750 orang. Diperkirakan jumlah tersebut terus bertambah. Ini tidak menutup kemungkinan jumlahnya makin membenkak karena banyak bermunculan petugas parkir tidak resmi.
“Tidak hanya masyarakat yang dirugikan, pemkab juga dirugikan karena potensi parkir tidak bisa masuk dan kalau ada permasalahan di lapangan, kita juga pasti kena dampaknya. Nanti setelah ditertibkanb, petugas parkir yang tidak resmi, akan kita arahkan mau bergabung atau tidak,’ katanya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Rencana Jalan TOL Pejagan /Tegal - Wangon - Cilacap Dalam Tahap Penyusunan FS

Up date info :  Ternyata info terbaru diusulkan bukan dari Tegal tapi dari Pejagan, Yaitu Pembangunan jalan tol lanjutan dari pejagan-bumiayu-pekuncen-ajibarang-cilacap dan Penyusunan FS tol Pejagan-Cilacap


Peta Usulan Program Bina Marga Antar WPS Brebes-Cilacap

 Pembangunan jalan tol lanjutan dari pejagan-bumiayu-pekuncen-ajibarang-cilacap Penyusunan FS tol Pejagan-Cilacap



update info berita ini Minggu 12 Feb 2017, 10:59 WIB Tegal Cilacap Bakal Terbangun Jalan TolDana Aditiasari - detikFinance Sisi Selatan Pulau Jawa bakal kehadiran proyek jalan tol, salah satunya adalah proyek jalan tol Tegal-Cilacap. Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Herry Trisaputra Zuna.
"Itu kan tol prakarsa, artinya usulan dari pihak swasta. Usulannya sudah masuk ke kami, mudah-mudahan bisa lelang tahun ini," kata dia dihubungi detikFinance, Minggu (12/2/2017).
Jalan tol ini, kata Herry, diprakarsai oleh BUMN jalan tol, PT Jasamarga (Persero). Jalan tol ini bakal menjadi alternati…

Rencana Jalan TOL Ajibarang Wangon

Dalam perkembangannya rencana pembangunan jalan Tol Ajibarang Wangon terakomodasi dengan disetujuinya Rencana Jalan Tol Tegal Cilacap yang aksesnya dipastikan melewati kota kota ini.

Berdasarkan RTRW Jateng 2009-2029, Kabupaten Banyumas akan dilalui jalan tol Tegal-Cilacap. Rutenya dimulai dari Tegal-Prupuk-Bumiayu-Ajibarang-Wangon-Cilacap. Sedangkan untuk Kabupaten Cilacap akna dilalui Jalan tol Cilacap-Yogyakarta, rutenya dimulai dari Cilacap-Buntu-Sumpiuh-Kebumen-Purworejo-Kulon Progo, Yogyakarta.
Meskipun tidak melewati Kota Purwokerto, tapi dengan akses yang memadai terutama ke Wangon yang menurut informasi menjadi lokasi TOL Gate , maka tetap berperan signifikan terhadap mobilitas dari Purwokerto ke luar daerah. 
Ini adalah konsekuensi sebuah perkembangan dimana dampak dibukanya TOl Cipali tenyata semakin membuat kawasan Banyumas padat. bahkan yang menjadi pelajaran bersama adalah kasus rusaknya jembatan Comal Pemalang beberapa tahun lalu, mengakibatkan kemacetan parah di Jalur…

JNE Resmikan Wangon Gateway

Tingkatkan Kecepatan Layanan JNE Resmikan Wangon Gateway
Salah satu perusahaan jasa pengiriman ekspres dan logistik nasional, JNE terus memperkuat berbagai sektor salah satunya infrastruktur dan jaringan. Selain di Bandung, telah mengoperasikan Jakarta Gateway, Surabaya Gateway dan Wangon Gateway. Perluasan infrastruktur pun tidak hanya di Pulau Jawa, tapi juga dilakukan di JNE Medan dan Kantor Perwakilan baru JNE di Batam. Selanjutnya Gateway Makasar .

Peresmian JNE Gateway Wangon (Foto : Edi Romadhon)

















:  Demi meningkatkan kecepatan layanan pengiriman bagi customer, JNE melakukan penambahan infrastruktur. Realisasi dari penambahan infrastruktur tersebut adalah pembangunan Wangon Gateway yang berlokasi Jl Raya Klapagading Rt 04 Rw 08 Kecamatan Wangon Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.
Mohammad Feriadi, selaku Presiden Direktur JNE, dalam sambutannya menyampaikan, setelah peluncuran 7 produk di bulan Februari 2016 yang lalu, pembukaan Gateway Wangon merupakan salah satu wujud pengembangan i…