Entri yang Diunggulkan

Info Tentang Blog Banyumas Corner

saya mencoba mendeskripsikan sebuah ungkapan yang berasal dari bahasa populer saat ini yaitu ungkapan Menduniakan Banyumas dan Memb...

Kamis, 07 April 2016

BANYUMAS RINTIS ENAM DESA ENTREPRENEURSHIP

*RMOL*. Pemerintah Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, membentuk enam desa rintisan mandiri usaha atau Desa Entrepreneurship. Masing-masing desa memiliki produk unggulan dan branding daerah berbeda.
"Keenam desa ini merupakan desa pilot project desa entrepreneurship. Ke depan diharapkan bisa memuka lapangan kerja untuk umur produktif," kata Kepala Bidang Pemberdayaan Ekonomi, Sumber Daya Manusia dan Teknologi Tepat Guna Badan Pemberdayaan Masyarakat Perempuan dan Keluarga Berencana (Bapermas PKB) Banyumas, Amrin Makruf, Jumat (14/8).
Keenam desa ini adalah, Desa Cingebul dengan produk utama merica dan jamur tiram, lalu Desa Gumelar dengan produk tapioka dan kambing etawa, kemudian Desa Pesantren dan Tambak dengan konsentrasi produk olahan dari peternakan bebek dan mentok. Terakhir desa Kebocoran dan Piyasa dengan produk pertanian dan perikanan.
"Dari 351 desa yang ada di Banyumas, hanya enam desa yang terpilih melakukan kegiatan (usaha mandiri) ini," ungkapnya.
Amrin menjelaskan rintisan desa entrepreneurship adalah konsep pembangunan perdesaan dengan mendorong pengembangan usaha menengah keuangan mikro (UMKM) dan kelompok usaha berbasis potensi desa.
"Masing-masing desa akan membentuk Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) untuk mengelola potensi desa dengan unit usahanya," jelasnya.
Desa usaha mandiri (entrepreneurship) ini, kata dia, merupakan konsep Bupati Banyumas untuk mendampingi program gubernur soal desa berdikari.
Amrin mengaku optimis Berkembangnya UMKM ini bakal membuka lapangan kerja baru sehingga bisa menggerakan kehidupan ekonomi masyarakat desa. *[ysa]*

RMOL 14 AGUSTUS 2015

Tidak ada komentar:

Posting Komentar