Entri yang Diunggulkan

Info Tentang Blog Banyumas Corner

saya mencoba mendeskripsikan sebuah ungkapan yang berasal dari bahasa populer saat ini yaitu ungkapan Menduniakan Banyumas dan Memb...

Senin, 26 Oktober 2015

Berita lawas, isu Wangon sempet jadi Calon Ibukota Negara

Ngobrolin  Wangon Calon Ibukota Negara

PURWOKERTO-Pernyatan  ( Mantan) Bupati Banyumas Drs Mardjoko MM soal Wangon yang dijadikan pusat pemerintahan ibu kota RI dinilai hanya asal ngomong. Pasalnya dalam Raperda Rencana Tata Ruang Wilayah yang disampaikan eksekutif, Kecamatan Wangon masuk dalam kategori Pusat Kegiatan Lokal (PKL) bersama dengan Kecamatan Banyumas, Sokaraja, Ajibarang, dan Wangon.
Sehingga, kalau Wangon dinilai sebagai tempat yang strategis sebagai ibukota negara, maka seharusnya sudah ada penyesuaian sejak sekarang. "Penyesuaian yang jelas dimulai dari RTRW nasional, provinsi sampai Kabupaten. Nah sekarang, belum ada penyesuaian sama sekali yang mengarah ke sana. Jadi, itu hanya sekedar waton ngomong saja, tak mengerti apa-apa," kata anggota Fraksi PDIP Banyumas, H Bambang Pudjianto BE.
    Dijelaskan dia, kota yang akan dikembangkan menjadi PKL adalah kota-kota Banyumas, Ajibarang, dan Wangon. Kota-kota ini merupakan kota kecamatan yang mempunyai tingkat perkembangan wilayah dan tingkat konsentrasi kegiatan yang relatif lebih tinggi dibandingkan kota-kota di sekitarnya. Kota PKL tersebut harapannya dapat menjadi pusat kegiatan dan pelayanan wilayah dalam lingkup lokal yang mampu menampung penduduk beserta aktifitasnya dalam kerangka mengurangi arus migrasi ke kawasan perkotaan Purwokerto. "Sehingga diharapkan tercapai distribusi pelayanan dan pembangunan di setiap wilayah Kabupaten Banyumas secara seimbang," katanya.
    Sekretaris Fraksi PKB, Akhmad Fadli SP mengatakan, jika ibukota negara pindah ke Banyumas atau Purwokerto, nantinya tetap akan memakai dasar undang undang. Disebutkan juga apakah nantinya yang Banyumas atau Purwokerto menjadi DKI yang sekarang ini di Jakarta, terdiri dari kota madya. "Itu yang mengurus adalah pusat, bukan kewenangan siapapun di sini," katanya.
        Apakah Wangon cukup memadai, Fadli mengatakan, untuk saat ini belum bisa disampaikan secara tekhnis. Namun yang pasti, penyusunan rencana tata ruang harus mengikuti dari yang sudah disusun Provinsi. "Dan yang jelas, RTRW yang disampaikan eksekutit menyebutkan Wangon sebagai PKL," katanya. (aga)
Radar Banyumas

Tidak ada komentar:

Posting Komentar