Langsung ke konten utama

100 Ribu Pohon Dibagikan di Wilayah Lumbir


suaramerdeka.com
Sebanyak 100 ribu pohon berbagai jenis dibagikan oleh Wakil Gubernur Jawa Tengah, Heru Sujatmoko, pada Peringatan Hari Menanam Pohon Indonesia dan Bulan Menanam Nasional yang dipusatkan di Desa Parungkamal Kecamatan Lumbir, Kamis (1/12) kemarin.
Masyarakat diajak untuk menanam sebanyak-banyak pohon dan menanam kebaikan untuk kelestarian alam. Heru Sujatmoko mengatakan, masyarakat perlu meneladani dan menjalankan pesan leluhur di masa lampau untuk tidak bosan menanam pohon. Pasalnya, hanya dengan menanamlah, seseorang akan memanen. Selain itu, diharapkan masyarakat dapat tekun agar mencapai keberhasilan dan kebaikan.
Menanam pohon dan menanam kebaikan sangat sejalan revolusi mental yang dicanangkan pemerintah saat ini. “Ingat pesan leluhur sapa nandur bakal ngunduh, sapa telaten bakal panen. Dalam hal ini selain menanam pohon, maka revolusi mental bisa dilaksanakan dengan menanam kebaikan,” jelas Heru dalam sambutanya membuka kegiatan peringatan tersebut.
Selain dilihat dari segi filosofis, Heru menekankan manfaat menanam pohon saat ini sangat penting bagi keberlangsungan dan kelestarian alam sekitar. Dengan menanam pohon, diharapkan dapat mengurangi potensi dampak bencana alam yang saat ini marak terjadi. Menanam pohon sedikit banyak pasti mempunyai pengaruh yang baik untuk konservasi alam sekitar.
Tanam InvestasiKepala Dinas Kehutanan, Provinsi Jawa Tengah, Bowo Suryoko mengatakan, barangsiapa menanam pohon, dia menanam investasi oksigen untuk dirinya sendiri, orang lain dan alam semesta. Untuk mendukung produksi oksigen dan upaya konservasi alam inilah, diharapkan satu orang selama hidupnya seharusnya minimal dapat menanam sekitar 25 pohon. “Bisa dibayangkan jika jumlah warga negara Indonesia yang sekarang berjumlah ratusan juta menanam.
Maka ini menjadi investasi untuk alam dan untuk kebaikan. Karena itu, dalam kegiatan ini diharapkan dapat mendorong masyarakat terus menanam,” jelasnya. Bupati Banyumas, Achmad Husein mengapresiasi atas kegiatan Peringatan Hari Menanam Pohon Indonesia dan Bulan Menanam Nasional yang telah dipusatkan di wilayah Banyumas.
Ia berharap agar bantuan bibit tanaman pohon dari berbagai pihak sebanyak 100 ribu pohon untuk wilayah Kecamatan Lumbir dapat bermanfaat bagi masyarakat. “Kami dorong masyarakat untuk menanam pohon. Karena dengan menanam pohon berarti mendonasikan oksigen untuk orang lain,” katanya.
Selain menanam pohon serentak sebanyak 5.000 pohon di sekitar lokasi, dalam kegiatan itu juga diadakan pelepasan satwa burung ke alam liar. Sementara 100.000 pohon dibagikan kepada masyarakat Desa Parungkamal sebanyak 50 ribu, dan 50 ribu lainnya dibagikan ke sembilan desa di wilayah Kecamatan Lumbir. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Rencana Jalan TOL Pejagan /Tegal - Wangon - Cilacap Dalam Tahap Penyusunan FS

Up date info :  Ternyata info terbaru diusulkan bukan dari Tegal tapi dari Pejagan, Yaitu Pembangunan jalan tol lanjutan dari pejagan-bumiayu-pekuncen-ajibarang-cilacap dan Penyusunan FS tol Pejagan-Cilacap


Peta Usulan Program Bina Marga Antar WPS Brebes-Cilacap

 Pembangunan jalan tol lanjutan dari pejagan-bumiayu-pekuncen-ajibarang-cilacap Penyusunan FS tol Pejagan-Cilacap



update info berita ini Minggu 12 Feb 2017, 10:59 WIB Tegal Cilacap Bakal Terbangun Jalan TolDana Aditiasari - detikFinance Sisi Selatan Pulau Jawa bakal kehadiran proyek jalan tol, salah satunya adalah proyek jalan tol Tegal-Cilacap. Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Herry Trisaputra Zuna.
"Itu kan tol prakarsa, artinya usulan dari pihak swasta. Usulannya sudah masuk ke kami, mudah-mudahan bisa lelang tahun ini," kata dia dihubungi detikFinance, Minggu (12/2/2017).
Jalan tol ini, kata Herry, diprakarsai oleh BUMN jalan tol, PT Jasamarga (Persero). Jalan tol ini bakal menjadi alternati…

Rencana Jalan TOL Ajibarang Wangon

Dalam perkembangannya rencana pembangunan jalan Tol Ajibarang Wangon terakomodasi dengan disetujuinya Rencana Jalan Tol Tegal Cilacap yang aksesnya dipastikan melewati kota kota ini.

Berdasarkan RTRW Jateng 2009-2029, Kabupaten Banyumas akan dilalui jalan tol Tegal-Cilacap. Rutenya dimulai dari Tegal-Prupuk-Bumiayu-Ajibarang-Wangon-Cilacap. Sedangkan untuk Kabupaten Cilacap akna dilalui Jalan tol Cilacap-Yogyakarta, rutenya dimulai dari Cilacap-Buntu-Sumpiuh-Kebumen-Purworejo-Kulon Progo, Yogyakarta.
Meskipun tidak melewati Kota Purwokerto, tapi dengan akses yang memadai terutama ke Wangon yang menurut informasi menjadi lokasi TOL Gate , maka tetap berperan signifikan terhadap mobilitas dari Purwokerto ke luar daerah. 
Ini adalah konsekuensi sebuah perkembangan dimana dampak dibukanya TOl Cipali tenyata semakin membuat kawasan Banyumas padat. bahkan yang menjadi pelajaran bersama adalah kasus rusaknya jembatan Comal Pemalang beberapa tahun lalu, mengakibatkan kemacetan parah di Jalur…

Objek Wisata Karang Penginyongan Karangtengah Cilongok

update info






GRAFIKA GROUP KEMBANGKAN WISATA DI KARANG PENGINYONGAN
KAWASAN WISATA KARANG PENGINYONGAN CIPENDOK
LAUTAN BUNGA DI TAMAN PENGINYONGAN
TITIAN KASIH KE PUNTUK ASMARA



[Suara Banyumas] Kawasan Objek Wisata Karang Penginyongan di Desa Karangtengah, Kecamatan Cilongok, Banyumas, bakal dikembangkan menjadi destinasi wisata dan budaya yang terintegrasi. Tujuannya menarik wisatawan untuk mengunjungi wilayah Banyumas bagian barat. Hal itu diungkapkan budayawan Ahmad Tohari dalam Sosialisasi Pengembangan Taman Wisata dan Budaya Karang Panginyongan, Minggu (17/1). Dia mengatakan, Karang Penginyongan ini diarahkan untuk menjadi kawasan wisata edukatif. Arahnya untuk membentuk karakter kepribadian pengunjungnya. ”Banyumas membutuhkan destinasi wisata dengan konsep yang baru, tidak hanya untuk objek wisata massal. Selain itu, sudah waktunya kantongkantong kebudayaan disiapkan untuk menarik wisatawan. Banyumas butuh usaha pariwisata berbasis alam dan juga pemikiran untuk p…