Entri yang Diunggulkan

Info Tentang Blog Banyumas Corner

saya mencoba mendeskripsikan sebuah ungkapan yang berasal dari bahasa populer saat ini yaitu ungkapan Menduniakan Banyumas dan Memb...

Selasa, 20 Juni 2017

Waspadai Enam Titik Rawan Macet

Polisi mengimbau kepada warga dan pemudik untuk mewaspadai enam titik kemacetan dan rawan kecelakaan lalu lintas di jalur tengah Ajibarang. Pasalnya Ajibarang merupakan wilayah bertemunya kendaraan dari arah Jakarta-Purwokerto ataupun Yogyakarta-Bandung terutama saat arus balik lebaran.
Hal itu disampaikan Kepala Pos Pengamanan Simpang Tiga Utama Ajibarang, Iptu Mujono saat persiapan pengamanan jalur mudik dan balik lebaran di Ajibarang, Minggu (18/6) malam.
Ia menyebutkan enam titik lokasi jalan yang rawan kecelakaan dan macet di wilayah Ajibarang adalah Simpang Tiga Ciberung, Simpang Tiga Karangbawang, Simpang Tiga Pos Lalu Lintas Ajibarang, titik lokasi wisata Dream Land Park, Pancasan, Simpang Tiga Pasar Ajibarang dan Simpang Empat Pasar Hewan Ajibarang.
“Di enam titik inilah biasanya terjadi kemacetan karena bertemunya kendaraan dari sejumlah arah. Apalagi jelang lebaran dan pasca lebaran dipastikan lima titik ini akan ramai dan padat kendaraan,” katanya. Selain rawan kemacetan, enam titik lokasi ini juga rawan kecelakaan.
Untuk mengantisipasi dan meminimalisasi potensi kecelakaan itulah, para pengguna kendaraan diharapkan dapat lebih tertib dan mengutamakan keamanan dan keselamatan lalu lintas saat melintas di enam titik jalur tengah Banyumas tersebut. “Kami minta dengan semakin dekatnya waktu lebaran nanti, maka diharapkan kewaspadaan semakin ditingkatkan.
Tertib berlalu lintas dan memperhatikan rambu atau arahan petugas harusnya dilaksanakan oleh pengendara kendaraan,” katanya. Perwira Pengendali di Pos Pam Simpang Poslantas Ajibarang, Iptu Haryatmo menyatakan untuk menghadapi potensi kemacetan dan atau kecelakaan di enam titik lokasi tersebut, pihaknya akan menerapkan sejumlah langkah perlakuan.
Perlakuan itu antara lain rekayasa lalu lintas, pemasangan barikade, pengamanan turun ke jalan, patroli, pemberian petunjuk jalan kepada pengedra, pengalihan, penarikan arus hingga menempatkan personel di titik macet. “Langkah-langkah itu akan dilaksanakan sesuai dengan situasi dan kondisi yang ada di lapangan.
Di Pos pam ini telah disiapkan 17 personel yang siap waspada terhadap berbagai kondisi di jalur Ajibarang yang menjadi langganan macet terutama saat arus balik lebaran ini,” ujar dia. Haryatmo mengatakan selain kerawanan kemacetan dan kecelakaan, pemudik dan pengendara kendaraan bermotor juga harus mewaspadai titik rawan kriminalitas di jalur Ajibarang-Bumiayu.
Tiga titik rawan kriminalitas itu antara lain berada di Pasar Induk Ajibarang, obyek wisata Dream Land Park, Pancasan dan Simpang Tiga Banjaranyar, Pekuncen. “Intinya jangan sampai lengah ketika di jalan, karena kelengahan di jalan raya sering dimanfaatkan oleh para pelaku kriminal untuk bertindak.
Makanya kami harap warga waspada dan aparatpun akan rutin mengecek kondisi keamanan di tiga lokasi rawan kriminalitas tersebut,” katanya. Sementara itu berdasarkan pantauan di jalur selatan, tepatnya di perempatan Buntu, arus kendaraan dari arah Jakarta dan Bandung mulai terlihat sedikit meningkat dibandingkan hari-hari biasa.
Kapolsek Sumpiuh, AKP Sardjupri, mengatakan peningkatan arus lalu lintas belum mengalami peningkatan secara signifikan. Peningkatan arus lalu diperkirakan akan mulai terjadi Jum’at (23/6) mendatang. “Sampai hari ini (kemarin) arus lalu lintas masih normal. Arus lalu lintas dari arah barat (Bandung) masih lancar, situasi arus mudik di jalur selatan ini masih kondusif.
Peningkatan kendaraan kemungkinan akan mulai terasa 23 Juni nanti,” kata dia. Untuk mengantisipasi kemacetan, polisi menyiapkan rekayasa lalu lintas di jalan utama Sumpiuh- Tambak. Apabila arus kendaraan mulai meningkat, kendaraan dari arah barat akan dialihkan melalui jalan lingkar Sumpiuh, sedangkan dari arah timur melalui jalan utama.
“Rekayasa lalu lintas itu nanti akan diterapkan situasional, tergantung kondisi lalu lintas. Kalau arusnya sudah padat, kami akan menutup dari persimpangan Kebokura, kendaraan dari arah barat lewat jalan lingkar,” ujar dia. 
sumber suara merdeka

Tidak ada komentar:

Posting Komentar