Langsung ke konten utama

Desa Wisata Diimbau Tambah Keamanan

Mengantisipasi banyaknya pengunjung pada libur Lebaran mendatang, desa wisata di wilayah Banyumas diimbau untuk memperketat keamanan objek wisata yang dikelolanya. Pasalnya, desa wisata menjadi tujuan wisata alternatif yang selalu ramai pada libur panjang. “Kami imbau juga untuk mengecek keamanan tempat-tempat wisata di wilayahnya.
Kami ingin libur lebaran nanti, zero accident,” kata Kepala Bidang Pariwisata, Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata (Dinporabudpar) Banyumas, Saptono, kemarin. Menurut dia, dari hasil evaluasi tahun lalu, pengunjung yang mengalami kecelakaan justru terjadi di desa wisata.
Oleh karena itu, objek wisata yang dianggap berbahaya harus dipasang papan peringatan. Pihaknya juga meminta para pengelola dan pegiat Kelompok Sadar Wisata, menambah personel untuk mengawasi pengunjung.
Saptono mengatakan, keamanan dan kenyamanan pengunjung lebih penting dibandingkan mengejar target pemasukan. Dia berharap, para pelaku wisata juga mengedepankan prinsip Sapta Pesona pariwisata.
Lahan Parkir
“Dalam surat imbauan yang kami edarkan beberapa hari lalu, kami juga meminta desa wisata untuk mengatur lahan parkir serta memasang tarif parkir sesuai aturan Perda yang berlaku. Jangan karena mumpung liburan, tarifnya naik, lebih mahal,” tuturnya.
Menurut Saptono, imbauan ini juga berlaku untuk objek wisata yang dikelola oleh PT Perhutani dan pihak swasta di wilayah Banyumas.
Sedangkan untuk objek wisata milik Pemerintah Kabupaten, akan dipantau melalui Pengamanan Gabungan Pariwisata pada H+2 sampai H+7.“Untuk objek wisata milik Pemkab nanti kami tinjau secara langsung,” katanya.
Sementara itu, Ketua Pokdarwis Karangsalam, Sisworo mengatakan, pihaknya akan mengantisipasi jumlah pengunjung dengan menyiapkan tambahan personil dari pemuda desa.
Terutama untuk membantu keamanan dan memandu para wisatawan. “Melonjaknya pengunjung memang perlu diantisipasi. Kami juga meminta wisatawan masuk melalui pintu tiket yang sudah disediakan. Sehingga, mudah dipantau,” kata dia. 
sumber suara merdeka

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Rencana Jalan TOL Pejagan /Tegal - Wangon - Cilacap Dalam Tahap Penyusunan FS

Up date info :  Ternyata info terbaru diusulkan bukan dari Tegal tapi dari Pejagan, Yaitu Pembangunan jalan tol lanjutan dari pejagan-bumiayu-pekuncen-ajibarang-cilacap dan Penyusunan FS tol Pejagan-Cilacap


Peta Usulan Program Bina Marga Antar WPS Brebes-Cilacap

 Pembangunan jalan tol lanjutan dari pejagan-bumiayu-pekuncen-ajibarang-cilacap Penyusunan FS tol Pejagan-Cilacap



update info berita ini Minggu 12 Feb 2017, 10:59 WIB Tegal Cilacap Bakal Terbangun Jalan TolDana Aditiasari - detikFinance Sisi Selatan Pulau Jawa bakal kehadiran proyek jalan tol, salah satunya adalah proyek jalan tol Tegal-Cilacap. Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Herry Trisaputra Zuna.
"Itu kan tol prakarsa, artinya usulan dari pihak swasta. Usulannya sudah masuk ke kami, mudah-mudahan bisa lelang tahun ini," kata dia dihubungi detikFinance, Minggu (12/2/2017).
Jalan tol ini, kata Herry, diprakarsai oleh BUMN jalan tol, PT Jasamarga (Persero). Jalan tol ini bakal menjadi alternati…

Rencana Jalan TOL Ajibarang Wangon

Dalam perkembangannya rencana pembangunan jalan Tol Ajibarang Wangon terakomodasi dengan disetujuinya Rencana Jalan Tol Tegal Cilacap yang aksesnya dipastikan melewati kota kota ini.

Berdasarkan RTRW Jateng 2009-2029, Kabupaten Banyumas akan dilalui jalan tol Tegal-Cilacap. Rutenya dimulai dari Tegal-Prupuk-Bumiayu-Ajibarang-Wangon-Cilacap. Sedangkan untuk Kabupaten Cilacap akna dilalui Jalan tol Cilacap-Yogyakarta, rutenya dimulai dari Cilacap-Buntu-Sumpiuh-Kebumen-Purworejo-Kulon Progo, Yogyakarta.
Meskipun tidak melewati Kota Purwokerto, tapi dengan akses yang memadai terutama ke Wangon yang menurut informasi menjadi lokasi TOL Gate , maka tetap berperan signifikan terhadap mobilitas dari Purwokerto ke luar daerah. 
Ini adalah konsekuensi sebuah perkembangan dimana dampak dibukanya TOl Cipali tenyata semakin membuat kawasan Banyumas padat. bahkan yang menjadi pelajaran bersama adalah kasus rusaknya jembatan Comal Pemalang beberapa tahun lalu, mengakibatkan kemacetan parah di Jalur…

JNE Resmikan Wangon Gateway

Tingkatkan Kecepatan Layanan JNE Resmikan Wangon Gateway
Salah satu perusahaan jasa pengiriman ekspres dan logistik nasional, JNE terus memperkuat berbagai sektor salah satunya infrastruktur dan jaringan. Selain di Bandung, telah mengoperasikan Jakarta Gateway, Surabaya Gateway dan Wangon Gateway. Perluasan infrastruktur pun tidak hanya di Pulau Jawa, tapi juga dilakukan di JNE Medan dan Kantor Perwakilan baru JNE di Batam. Selanjutnya Gateway Makasar .

Peresmian JNE Gateway Wangon (Foto : Edi Romadhon)

















:  Demi meningkatkan kecepatan layanan pengiriman bagi customer, JNE melakukan penambahan infrastruktur. Realisasi dari penambahan infrastruktur tersebut adalah pembangunan Wangon Gateway yang berlokasi Jl Raya Klapagading Rt 04 Rw 08 Kecamatan Wangon Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.
Mohammad Feriadi, selaku Presiden Direktur JNE, dalam sambutannya menyampaikan, setelah peluncuran 7 produk di bulan Februari 2016 yang lalu, pembukaan Gateway Wangon merupakan salah satu wujud pengembangan i…