Entri yang Diunggulkan

Penataan Kota Kecamatan Wangon & Kemungkinan Perluasan Urban

Wangon adalah sebuah kota kecamatan yang lokasinya cukup strategis karena menjadi persilangan jalur utama lalu lintas di jalur selatan...

Senin, 12 Juni 2017

Desa Wisata Diimbau Tambah Keamanan

Mengantisipasi banyaknya pengunjung pada libur Lebaran mendatang, desa wisata di wilayah Banyumas diimbau untuk memperketat keamanan objek wisata yang dikelolanya. Pasalnya, desa wisata menjadi tujuan wisata alternatif yang selalu ramai pada libur panjang. “Kami imbau juga untuk mengecek keamanan tempat-tempat wisata di wilayahnya.
Kami ingin libur lebaran nanti, zero accident,” kata Kepala Bidang Pariwisata, Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata (Dinporabudpar) Banyumas, Saptono, kemarin. Menurut dia, dari hasil evaluasi tahun lalu, pengunjung yang mengalami kecelakaan justru terjadi di desa wisata.
Oleh karena itu, objek wisata yang dianggap berbahaya harus dipasang papan peringatan. Pihaknya juga meminta para pengelola dan pegiat Kelompok Sadar Wisata, menambah personel untuk mengawasi pengunjung.
Saptono mengatakan, keamanan dan kenyamanan pengunjung lebih penting dibandingkan mengejar target pemasukan. Dia berharap, para pelaku wisata juga mengedepankan prinsip Sapta Pesona pariwisata.
Lahan Parkir
“Dalam surat imbauan yang kami edarkan beberapa hari lalu, kami juga meminta desa wisata untuk mengatur lahan parkir serta memasang tarif parkir sesuai aturan Perda yang berlaku. Jangan karena mumpung liburan, tarifnya naik, lebih mahal,” tuturnya.
Menurut Saptono, imbauan ini juga berlaku untuk objek wisata yang dikelola oleh PT Perhutani dan pihak swasta di wilayah Banyumas.
Sedangkan untuk objek wisata milik Pemerintah Kabupaten, akan dipantau melalui Pengamanan Gabungan Pariwisata pada H+2 sampai H+7.“Untuk objek wisata milik Pemkab nanti kami tinjau secara langsung,” katanya.
Sementara itu, Ketua Pokdarwis Karangsalam, Sisworo mengatakan, pihaknya akan mengantisipasi jumlah pengunjung dengan menyiapkan tambahan personil dari pemuda desa.
Terutama untuk membantu keamanan dan memandu para wisatawan. “Melonjaknya pengunjung memang perlu diantisipasi. Kami juga meminta wisatawan masuk melalui pintu tiket yang sudah disediakan. Sehingga, mudah dipantau,” kata dia. 
sumber suara merdeka

Tidak ada komentar:

Posting Komentar