Langsung ke konten utama

Kenangan pada Bingkai Foto Pameran Foto Usang

SEORANG pedagang rujak lotis buah berjalan, Ali (67), mengamati beberapa foto yang dipajang di dinding lorong pertokoan Kebondalem. Dia manggut-manggut, lalu berbincang dengan perempuan yang ditemuinya.
Ketika dihampiri, pria itu tak banyak bicara. Hanya berguman ringan. “Banyak kenangan disini. Ini di bingkai foto-foto ini,” katanya, lalu kembali melayani yang memanggilnya. Minggu (11/6) siang itu, kompleks pertokoan Kebondalem nampak berbeda.
Ali dan beberapa pengunjung pasar yang melintas berhenti sejenak untuk menyaksikan 63 foto yang dipajang oleh 17 fotografer pegiat Komunitas Fotografer Banyumas (KFB) hingga libur Lebaran mendatang. “Dari beberapa foto yang dipajang, ada koleksi pehobi foto, namanya Pak Dwianto.
Dia ikut memamerkan 13 foto Kebondalem era tahun 1927-an sampai sekitar tahun 2000. Bahkan ada foto waktu kebakaran di pasar Kebondalem beberapa tahun silam,” ujar Komunitas Fotografer Banyumas, Subarkah Budi Wibowo.
Dia menambahkan, ada tiga jenis foto yang ditampilkan yakni berupa foto tunggal yang berkisah tentang aktivitas keseharian warga Kebondalem dengan pendekatan street photography dan human interest. Selain itu juga berupa foto essay bertajuk “Usang” yang menggambarkan fasilitas yang rusak dan terbengkalai di kawasan Kebondalem.
Melihat Perjalanan
Dia mengatakan, foto-foto tersebut dipamerkan di lorong pertokoan komplek Kebondalem yang saat ini telah dibongkar. Pameran itu bertujuan untuk melihat perjalanan kompleks pertokoan Kebondalem dari masa ke masa.
Di bagian barat pasar, beberapa anggota Ikatan Remaja Kebondalem Street Crew menggelar musik jalanan. Kebetulan, beberapa diantara mereka adalah ‘’Slanker’’, pecinta lagu-lagu yang dibawakan oleh band ngetop Ibukota Jakarta, Slank.
Tak heran, lagu-lagu yang dibawakan beberapa band tersebut terasa akrab di telinga para pejalan kaki yang memilih berhenti sejenak untuk menyaksikan pertunjukan gratis ini.
“(Pentas) Ini sebenarnya rutin digelar setiap tahun. Kebetulan saja momentumnya, lagi bongkaran pasar. Jadi kami sekaligus ingin mengenang masa-masa kami berproses disini.
Itu yang sedang main, adalah anak-anak Kebondalem yang punya bakat di bidang musik. Mereka kami didik bersama-sama,” kata koordinator Koordinator Ikatan Remaja Kebondalem Street Crew, Dwi Mulyanto.
sumber suara merdeka

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Rencana Jalan TOL Pejagan /Tegal - Wangon - Cilacap Dalam Tahap Penyusunan FS

Up date info :  Ternyata info terbaru diusulkan bukan dari Tegal tapi dari Pejagan, Yaitu Pembangunan jalan tol lanjutan dari pejagan-bumiayu-pekuncen-ajibarang-cilacap dan Penyusunan FS tol Pejagan-Cilacap


Peta Usulan Program Bina Marga Antar WPS Brebes-Cilacap

 Pembangunan jalan tol lanjutan dari pejagan-bumiayu-pekuncen-ajibarang-cilacap Penyusunan FS tol Pejagan-Cilacap



update info berita ini Minggu 12 Feb 2017, 10:59 WIB Tegal Cilacap Bakal Terbangun Jalan TolDana Aditiasari - detikFinance Sisi Selatan Pulau Jawa bakal kehadiran proyek jalan tol, salah satunya adalah proyek jalan tol Tegal-Cilacap. Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Herry Trisaputra Zuna.
"Itu kan tol prakarsa, artinya usulan dari pihak swasta. Usulannya sudah masuk ke kami, mudah-mudahan bisa lelang tahun ini," kata dia dihubungi detikFinance, Minggu (12/2/2017).
Jalan tol ini, kata Herry, diprakarsai oleh BUMN jalan tol, PT Jasamarga (Persero). Jalan tol ini bakal menjadi alternati…

Rencana Jalan TOL Ajibarang Wangon

Dalam perkembangannya rencana pembangunan jalan Tol Ajibarang Wangon terakomodasi dengan disetujuinya Rencana Jalan Tol Tegal Cilacap yang aksesnya dipastikan melewati kota kota ini.

Berdasarkan RTRW Jateng 2009-2029, Kabupaten Banyumas akan dilalui jalan tol Tegal-Cilacap. Rutenya dimulai dari Tegal-Prupuk-Bumiayu-Ajibarang-Wangon-Cilacap. Sedangkan untuk Kabupaten Cilacap akna dilalui Jalan tol Cilacap-Yogyakarta, rutenya dimulai dari Cilacap-Buntu-Sumpiuh-Kebumen-Purworejo-Kulon Progo, Yogyakarta.
Meskipun tidak melewati Kota Purwokerto, tapi dengan akses yang memadai terutama ke Wangon yang menurut informasi menjadi lokasi TOL Gate , maka tetap berperan signifikan terhadap mobilitas dari Purwokerto ke luar daerah. 
Ini adalah konsekuensi sebuah perkembangan dimana dampak dibukanya TOl Cipali tenyata semakin membuat kawasan Banyumas padat. bahkan yang menjadi pelajaran bersama adalah kasus rusaknya jembatan Comal Pemalang beberapa tahun lalu, mengakibatkan kemacetan parah di Jalur…

JNE Resmikan Wangon Gateway

Tingkatkan Kecepatan Layanan JNE Resmikan Wangon Gateway
Salah satu perusahaan jasa pengiriman ekspres dan logistik nasional, JNE terus memperkuat berbagai sektor salah satunya infrastruktur dan jaringan. Selain di Bandung, telah mengoperasikan Jakarta Gateway, Surabaya Gateway dan Wangon Gateway. Perluasan infrastruktur pun tidak hanya di Pulau Jawa, tapi juga dilakukan di JNE Medan dan Kantor Perwakilan baru JNE di Batam. Selanjutnya Gateway Makasar .

Peresmian JNE Gateway Wangon (Foto : Edi Romadhon)

















:  Demi meningkatkan kecepatan layanan pengiriman bagi customer, JNE melakukan penambahan infrastruktur. Realisasi dari penambahan infrastruktur tersebut adalah pembangunan Wangon Gateway yang berlokasi Jl Raya Klapagading Rt 04 Rw 08 Kecamatan Wangon Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.
Mohammad Feriadi, selaku Presiden Direktur JNE, dalam sambutannya menyampaikan, setelah peluncuran 7 produk di bulan Februari 2016 yang lalu, pembukaan Gateway Wangon merupakan salah satu wujud pengembangan i…