Entri yang Diunggulkan

Info Tentang Blog Banyumas Corner

saya mencoba mendeskripsikan sebuah ungkapan yang berasal dari bahasa populer saat ini yaitu ungkapan Menduniakan Banyumas dan Memb...

Jumat, 17 Februari 2017

Peringatan Hari Jadi Banyumas ke 446

Hari ini Boyongan Replika Saka Sipanji, Dengan Berjalan Kaki

BANYUMAS : Kirab Boyongan Replika Saka Sipanji, dari Pendopo Kecamatan Banyumas menuju Pendopo Sipanji Purwokerto tahun ini dilaksanakan dengan berjalan kaki. Kegiatan akan dilaksanakan Jum’at (17/2) direncanakan Start di Pendopo Duplikat di Banyumas jam 15.00 WIB (3 sore).
Sekretaris Dinas Pemuda Olah Raga Kebudayaan dan Pariwisata (Sekdinporabudpar) Kabupaten Banyumas Suwondo, mengatakan kegiatan Kirab Boyongan Replika Saka Sipanji dilaksanakan dengan cara sambatan atau “rengos”. Saka yang diboyong dari Banyumas sebanyak 3 saka, dan satu saka seakan akan sudah dibawa dari arah berbeda dan ketemu di Alun-alun Purwokerto dari barat.
Sedangkan Route yang akan dilewati melalui jalur normal yaitu Banyumas, Kalibagor, Sokaraja, Berkoh, Jalan Jenderal Sudirman menjuju Pendopo.
Konsep tahun ini berbeda dengan tahun sebelumnya, kalo sebelumnya menggunakan mobil antik tahun ini dilaksanakan estafet dengan berjalan kaki. Jarak tempuh mencapai 16,4 km dan akan dibagi menjadi 16 etape kecil dan 5 etape besar.
“Etape kecil pergantian antar desa/kelurahan dan etape besar pergantian antar kecamatan,” jelas Wondo.
Agar tercipta greget, klasik dan gayeng, peserta kirab diharapkan memakai pakaian adat tempoe doeloe. Menurut Wondo dari pantauan yang dilakukan, pemerintah desa sudah menyatakan kesanggupanya.
“Karena konsep sambatan tadi, saya berharap setiap etape dapat melibatkan semua unsur masyarakat. Satu saka nantinya akan dipikul oleh 4 orang secara bergantian dan akan diikuti dibelakangnya kesenian yang dimiliki oleh masyarakat desa setempat secara estafet,” kata Wondo.
Wondo menambahkan boyongan saka diperkirakan sampai Makorem jam 6 sore, peraga beristirahat untuk sholat magrib dan dilanjutkan lagi menuju Purwokerto. Diperkirakan sampai Alun-alun Purwokerto pukul 20.30 WIB, untuk itu Wondo berharap masyarakat untuk dapat menyaksikan kegiatan yang baru dilaksanakan untuk yang kedua kalinya itu.
Wondo berharap kegiatan ini akan menarik, dan nantinya akan menjadi kalender wisata Kabupaten Banyumas. Wondo juga bertemima kasih kepada semua pihak yang turut mendukung kegiatan. “Kami tidak menggunakan APBD untuk kegiatan ini, konsep sambatan sudah tercipta pada kegiatan ini,” katanya.
Paginya Ziarah ke Makam Joko Kahiman
Ditempat terpisah Kabag Humas Joko Wiyono menyampaikan bahwa Kegiatan Ziarah ke Makam Bupati Pertama Djoko Kahiman di Makam Dawuhan Kecamatan Banyumas, akan dilaksanakan Jum’at pagi (17/2) jam 08.00 WIB kemudian dilanjutkan syukuran dengan tumpengan di Pendopo Kecamatan Banyumas, dilanjutkan dengan pertunjukan wayang ruwat bumi
“Ziarah akan dipimpin Bapak Bupati Banyumas diikuti Wakil Bupati, Anggota Forkompinda, Pimpinan dan Anggota DPRD, Kepala OPD, Camat dan undangan lainya,” 
sumber Humas Kabupaten Banyumas

Tari Gandewa Bakal Buka Kirab Pusaka


Tarian Gandewa disiapkan Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata (Dinporabudpar) Banyumas untuk membuka Kirab Pusaka, Minggu (19/2).
Pawai dalam rangkaian Hari Jadi Ke-446 Banyumas itu digelar di Jalan Jenderal Soedirman. ”Tari gandewa ini dilakoni 20 siswa Sanggar Seni di Sitapen asuhan Carlan. Tadi sudah Gladi Resik, sudah siap semuanya,” kata Kepala Bidang Kebudayaan Dinporabudpar Banyumas, Deskart Sotyo Jatmiko, kemarin. Dia mengatakan, tarian ini ditampilkan perdana.
Biasanya, hanya kirab pasukan bergada serta dikawal Bawor. Lalu berurutan barisan empat pusaka Banyumas, putri domas, papan nama bupati dan SKPD. Deskart menambahkan, sesuai kesepakatan, tahun ini SKPD dibolehkan menyertakan pinunjuling praja atau prestasi yang pernah diperoleh masing-masing instansi saat kirab.
”Kami harap sewaktu kirab cuaca bersahabat, sehingga masyarakat dan wisatawan yang berkunjung bisa menikmati gelar budaya ini,” katanya. Adapun pada Jumat (17/2), kirab Replika Saka Guru Si Panji juga dimeriahkan tim kesenian dari 18 titik yang dilewati. Kelompok seni itu menjadi suguhan untuk menyambut arakarakan yang menggotong tiga buah replika saka guru.
”Jenis kesenian yang ditampilkan tidak dibatasi. Masyarakat setempat dibebaskan untuk menampilkan kelompok seni sesuai dengan kreativitasnya,” ujarnya. Deskart memperkirakan Boyongan Replika sejauh 18 kilometer ini selesai pukul 20.00. 
sumber suaramerdeka.com

hari jadi Banyumas ke 446:
*Jumat, 17 Februari 2017*
*Ziarah, Tasyakuran, Wayang Ruwat Pukul 08.00 WIB s/d selesai
*Boyongan Saka Guru dari Pendopo Duplikat Si Panji Banyumas Ke Pendopo Si Panji Purwokerto pukul 13.00 WIB s/d selesai

*Sabtu, 18 Februari 2017 Pkul 09.00 WIB*
Stand Up Comedy Banyumasan Pelajar SD/MI/SMP/MTs di Taman Rekreasi Andhang Pangrenan

*Minggu, 19 Februari 2017 Pukul 08.00 WIB*
Kirab Hari Jadi Kabupaten Banyumas ke 446
rute: Pendopo Wakil Bupati – Pendopo Si Panji Purwokerto

*Rabu, 22 Februari 2017*
Upacara Hari Jadi Kabupaten Banyumas
*Rapat Paripurna Istimewa DPRD Kabupaten Banyumas

*Jumat, 24 Februari 2017*
Resepsi Hari Jadi Kabupaten Banyumas ke
446 dimeriahkan oleh: Kotak & NAFF Pukul 19.00 WIB di GOR Satria Purwokerto
*Senam Massal bersama Susi Bintang Pantura Pukul 06.00 WIB di GOR Satria Purwokerto


Tidak ada komentar:

Posting Komentar