Langsung ke konten utama

Peksi Bacingah, Potret keberhasilan Relokasi PKL Pemkab Banyumas



Salah satu keberhasilan relokasi PKL tepatnya pedagang burung yang awalnya di jl Panjaitan, seberang pasar wage, karena ada trend positif sehingga dibangun pasar permanen bahkan 2 lantai. semoga diikuti pasar Mina relokasi pedagang ikan jl Ahmad yani, dan lainnya seperti pratista harsa, kebondalem dan pusat kuliner jl Angka.

Pedagang Pasar Burung Peksi Bacingah Purwokerto Mulai Tempati Kios



Pembangunan tahap pertama Pasar Burung Peksi Bacingah yang berada di Jalan Kongsen, sudah selesai 15 Januari lalu meskipun sempat molor dari target waktu sebelumnya, yaitu 10 Januari. Beberapa pedagang yang selama proses pembangunan ditempatkan di bedeng tidak jauh dari lokasi pasar, sudah menempati kios yang ada. Ketua Paguyuban Pasar Burung Peksi Bacingah, Sehan Sidik mengatakan, semestinya para pedagang menempati kios mulai Rabu (1/2) mendatang. Namun karena banyaka keluhan dari pedagang burung, akhirnya pedagang sudah menempati kios sejak Kamis (26/2) lalu. “Banyak pedagang mengeluhkan keadaan bedeng sempit, banyak burung yang mati,” ujarnya. Seksi Bina Tata Pedagang Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Dinperindag) Kabupaten Banyumas, Yuswanto mengatakan, Pasar Burung Peksi Bacingah sudah ada sejak 2014. Namun sebelumnya ada di jalan DI Panjaitan. Dan setelah dipindahkan ke Jalan Kongsen, ternyata terkendala dengan tempat parkir yang menyebebkan kemacetan. Dengan adanya kemacetan itu, Pasar Burung Peksi Bacingah direnovasi secara dua tahap. Untuk tahap pertama pembangunan 32 kios yang selesai pada 15 januari lalu. Tahap kedua akan dikerjakan mulai Juni tahun ini, dan pembangunan ditarget hingga enam bulan. Namun sebelumnya harus melalui proses lelang yang akan dimulai pada Mei. “Sekarang pasar ini sifatnya masih keperawatan rekanan,” jelasnya. Dia mengatakan, untuk pembangunan tahap kedua ini, akan ditambah tempat parkir motor di lantai atas yang mampu menampung hingga lima ratus kendaraan roda dua. Selain itu, juga diberikan tembok keliling, 27 los untuk pedagang yang tidak kebagian kios, dan drainase. Meskipun saat ini sudah ada tempat parkir motor di lantai dua, tetapi masih belum dapat difungsikan untuk pengunjung. Sebab dari segi keamanannya belum memadai. “Nanti akan diberi pagar pengaman di pinggiran tempat parkir motor,” tandasnya. Dia menambahkan, sesuai peraturan untuk pasar burung kelas dua, tarif yang ditarik bersifat retribusi. Untuk pedagang yang ada di los, per meternya dikenakan retribusi Rp 200 rupiah per hari. Sedangkan pedagan yang menempati kios seluas 2,5 x 7 meter, dikenakan biaya Rp 300 per hari.

sumber Radar Banyumas

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Rencana Jalan TOL Pejagan /Tegal - Wangon - Cilacap Dalam Tahap Penyusunan FS

Up date info :  Ternyata info terbaru diusulkan bukan dari Tegal tapi dari Pejagan, Yaitu Pembangunan jalan tol lanjutan dari pejagan-bumiayu-pekuncen-ajibarang-cilacap dan Penyusunan FS tol Pejagan-Cilacap


Peta Usulan Program Bina Marga Antar WPS Brebes-Cilacap

 Pembangunan jalan tol lanjutan dari pejagan-bumiayu-pekuncen-ajibarang-cilacap Penyusunan FS tol Pejagan-Cilacap



update info berita ini Minggu 12 Feb 2017, 10:59 WIB Tegal Cilacap Bakal Terbangun Jalan TolDana Aditiasari - detikFinance Sisi Selatan Pulau Jawa bakal kehadiran proyek jalan tol, salah satunya adalah proyek jalan tol Tegal-Cilacap. Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Herry Trisaputra Zuna.
"Itu kan tol prakarsa, artinya usulan dari pihak swasta. Usulannya sudah masuk ke kami, mudah-mudahan bisa lelang tahun ini," kata dia dihubungi detikFinance, Minggu (12/2/2017).
Jalan tol ini, kata Herry, diprakarsai oleh BUMN jalan tol, PT Jasamarga (Persero). Jalan tol ini bakal menjadi alternati…

Rencana Jalan TOL Ajibarang Wangon

Dalam perkembangannya rencana pembangunan jalan Tol Ajibarang Wangon terakomodasi dengan disetujuinya Rencana Jalan Tol Tegal Cilacap yang aksesnya dipastikan melewati kota kota ini.

Berdasarkan RTRW Jateng 2009-2029, Kabupaten Banyumas akan dilalui jalan tol Tegal-Cilacap. Rutenya dimulai dari Tegal-Prupuk-Bumiayu-Ajibarang-Wangon-Cilacap. Sedangkan untuk Kabupaten Cilacap akna dilalui Jalan tol Cilacap-Yogyakarta, rutenya dimulai dari Cilacap-Buntu-Sumpiuh-Kebumen-Purworejo-Kulon Progo, Yogyakarta.
Meskipun tidak melewati Kota Purwokerto, tapi dengan akses yang memadai terutama ke Wangon yang menurut informasi menjadi lokasi TOL Gate , maka tetap berperan signifikan terhadap mobilitas dari Purwokerto ke luar daerah. 
Ini adalah konsekuensi sebuah perkembangan dimana dampak dibukanya TOl Cipali tenyata semakin membuat kawasan Banyumas padat. bahkan yang menjadi pelajaran bersama adalah kasus rusaknya jembatan Comal Pemalang beberapa tahun lalu, mengakibatkan kemacetan parah di Jalur…

JNE Resmikan Wangon Gateway

Tingkatkan Kecepatan Layanan JNE Resmikan Wangon Gateway
Salah satu perusahaan jasa pengiriman ekspres dan logistik nasional, JNE terus memperkuat berbagai sektor salah satunya infrastruktur dan jaringan. Selain di Bandung, telah mengoperasikan Jakarta Gateway, Surabaya Gateway dan Wangon Gateway. Perluasan infrastruktur pun tidak hanya di Pulau Jawa, tapi juga dilakukan di JNE Medan dan Kantor Perwakilan baru JNE di Batam. Selanjutnya Gateway Makasar .

Peresmian JNE Gateway Wangon (Foto : Edi Romadhon)

















:  Demi meningkatkan kecepatan layanan pengiriman bagi customer, JNE melakukan penambahan infrastruktur. Realisasi dari penambahan infrastruktur tersebut adalah pembangunan Wangon Gateway yang berlokasi Jl Raya Klapagading Rt 04 Rw 08 Kecamatan Wangon Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.
Mohammad Feriadi, selaku Presiden Direktur JNE, dalam sambutannya menyampaikan, setelah peluncuran 7 produk di bulan Februari 2016 yang lalu, pembukaan Gateway Wangon merupakan salah satu wujud pengembangan i…