Selamat Kepada Calon Kepala Daerah Banyumas

Senin, 14 Mei 2018

Pertumbuhan Kemranjen Dinilai Stagnan

Perlu Tambahan Infrastruktur


Kecamatan Kemranjen yang berada di jalur nasional pantai selatan memerlukan tamabahn infrastruktur. Sebab pertumbuhan Kemranjen dinilai masih stagnan selama berpuluh-puluh tahun. Bahkan potensi yang selama ini suda terlihat belum juga dimanfaatkan untuk mendorong agar Kemranjen menjadi kota satelit di Banyumas selatan. Harapan itu banyak dilontarkan oleh warga dari berbagai macam profesi. 

STAGNAN : meski berada di jalur pantau selatan yang cukup ramai, pertumbuhan infrastruktur di wilayah Kecamatan Kemranjen cenderung stagnan. 
 Slamet (61) salah seorang pensiunan guru asal Kemarnejn mengatakan, sejak dia berdinas tahun 1985 hingga sekarang, Kemranjen belum banyak berubah. Infrastruktur yang ada juga belum bertambah signifikan. Padahal potensinya cukup besar. “Satau yang sejak dulu diharapkan itu pengembangan terminal bayangan Buntu di Desa Sidamulya,”kata dia. Namun sampai sekarang hal itu belum pernah terwujud. Bahkan sekarang kondisinya tidak lebih baik dari beberapa tahun yang lalu. Padahal kalau dikembangkan maka akan menjadi titik keramaian yang memberikan efek domino bagi perekonomian di Kemranjen. 

“Sayangnya itu hanya sekedar mimpi kami sebagai masyarakat Kemarenjan yang ingin wilayahnya berkembang,”ujar Slamet. Mukhidin (24) salah seorang pemuda asal Kebarongan mengakui, tidak banyak perubahan di Kemranjen. Pasar kemranjen juga masih belum beranjak ke yang lebih bauk. Infrastruktur lainnya juga nasibnya sama. “Padahal kalau dibuat lebih bagus maka itu akan ngefek ke keramian lainnya. Sehingga perlu kebijkan-kebijakan strategis untuk mengangkat kecamatan Kemranjen,”tandas dia.

Sumber:  Radarbanyumas.co.id

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Entri yang Diunggulkan

Info Tentang Blog Banyumas Corner

saya mencoba mendeskripsikan sebuah ungkapan yang berasal dari bahasa populer saat ini yaitu ungkapan Menduniakan Banyumas dan Memb...