Selamat Kepada Calon Kepala Daerah Banyumas

Tampilkan postingan dengan label Inspirasi & Motivasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Inspirasi & Motivasi. Tampilkan semua postingan

Rabu, 13 April 2016

Banyumas Jadi Percontohan GIMM



 suaramerdeka.com - Kabupaten Banyumas tahun ini menjadi proyek percontohan program Gerakan Indonesia Membaca-Menulis (GIMM). Banyumas mewakili Provinsi Jateng, sebab program yang diluncurkan Kemendikbud ini menunjuk satu kabupaten di setiap provinsi.
Kabid Pendidikan Non Formal (PNF) Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas, Heri Teguh Santosa, mengungkapkan setidaknya ada empat tahapan dalam melaksanakan program ini. Di antaranya menyusun rencana aksi daerah, publikasi kegiatan, apresiasi dan pencanangan.
Adapun untuk rencana aksi daerah, lanjut dia, rencananya Pemkab akan kembali mengaktifkan Taman Bacaan Masyarakat (TBM). Artinya masyarakat didorong untuk gemar membaca dengan berkunjung ke taman bacaan.
Selain itu, secara formal Dinas Pendidikan akan mengeluarkan surat edaran kepala dinas yang mewajibkan peserta didik untuk membaca selama lima belas menit sebelum kegiatan pembelajaran dimulai. Kebijakan ini diberlakukan dari seluruh jenjang pendidikan formal, yakni SD sampai SMA/SMK.
Adapun untuk kegiatan pendidikan non formal, kata dia, Pemkab akan menggarap sebanyak 650 warga yang masih buta aksara.  Keberadaan mereka tersebar di sejumlah wilayah kecamatan.  ”Jumlah ini merupakan hasil pendataan yang dilakukan oleh penilik yang bertugas di masing-masing Unit Pendidikan Kecamatan,” terangnya.
Penanganan warga buta aksara ini akan dilakukan dengan dibiayai dari APBD I. Adapun teknis pelaksanaannya akan dilaksanakan di desa, tempat warga tersebut bertempat tinggal.
Heri menambahkan, keberadaan taman bacaan masyarakat yang tersebar di sejumlah wilayah akan terus dioptimalkan.  Artinya keberadaan taman bacaan itu akan dioptimalkan agar banyak dikunjungi masyarakat.  Dengan banyak membaca, diharapkan pengetahuan masyarakat semakin luas.

Senin, 28 Desember 2015

Belajar Memahami Kehidupan dari Gambar Bagian II




Gambar credit to Orskaya Alisa Simina


















Belajar Memahami Kehidupan Melalui Gambar Bagian I

Fenomena kehidupan kita saat ini, Terkait Gadget, Dunia maya dan media sosial


Pepatah mengatakan , sebuah gambar lebih bermakna daripada seribu kata kata. ada benarnya karena memang pesan yag diampaikan melalui media virtual lebih mudah dicerna pikiran kita dari pada melalui media lain  . Gambar berikut bisa membuat kita berpikir.. Bahkan sebuah gambar bisa membuat sebuah cerita utuh dengan banyak makna atau interprestasi .
Gambar credit to Orskaya Alisa Simina






















































Pesan moral





Senin, 07 Desember 2015

Motivasi: Ubah Masalah Menjadi Keuntungan

MOTIVASI HIDUP...
Seekor kuda terperosok ke dalam sumur yang sudah kering. Karena sudah tidak mungkin menolong kuda tersebut, maka orang-orang di kampung memutuskan untuk menutup sumur itu. Mereka ingin mengubur kuda itu hidup-hidup supaya bangkainya tidak mengganggu dan agar kejadian serupa tidak terulang kembali.
Merekapun bergotong royong mengangkut tanah dan memasukkannya ke dalam sumur. Lalu, apa yang terjadi? Setiap ada tanah yang mengena punggungnya, kuda itu selalu membuangnya ke bawah lalu memindahkan kakinya ke atas tanah tersebut. Semakin tinggi tanah menutupi sumur, maka semakin tinggi pula posisi kuda itu. Sehingga akhirnya ia bisa keluar dari sumur dengan selamat.
Pesan Moral Ke 1:
Begitulah gambaran kita dalam hidup ini. Ketika perjalanan hidup melemparkan beban dan masalah ke punggung kita, maka kesampingkanlah lalu berdirilah dengan kokoh di atasnya, maka suatu saat nanti semua itu akan menaikkan posisi kita ke puncak.
Pesan Moral Ke 2:
Ketika orang-orang meremehkanmu, menghinamu bahkan berusaha menjatuhkanmu... mencelakaimu... justru upaya itu berbalik memberi keberuntungan kepadamu yang terus berjuang, bertahan & pantang menyerah. (sumber FB haryono mas Tirto)

Senin, 30 November 2015

Gambar Ilustrasi yang Menginspirasi






PANTANG MENYERAH, bertahan sedikit lagi maka kamu akan berhasil 


  KADANGKALA orang yang mengulurkan tangannya padamu, belum tentu benar-benar ingin menolongmu







 Kadangkala mempunyai berapa banyak sumber daya tidaklah penting, kalau kamu tidak tahu CARA menggunakannya, selamanya kamu tidak akan pernah merasa cukup.





 Kadangkala hidup ini RINGAN atau BERAT, tergantung dari jalan yang kamu pilih





 Untuk bekerja sama, kita harus melepas keegoisan dan saling menghormati. Untuk bekerja sama seumur hidup, maka harus merubah kebiasaan buruk dan menjadi dewasa bersama. Kalau kamu hanya tau egois dan tidak bisa saling mempersilakan, maka suatu hari kamu pun akan kalah. Entah dalam pekerjaan, pernikahan, persahabatan, kamu harus belajar menjadi dewasa bersama



 Dalam hidup ini, setiap orang membutuhkan sahabat yang seperti di gambar ini. KETIKA kamu susah, maka aku akan menjadi penopang; KETIKA aku susah, dia akan menjadi penopang; KETIKA dia susah, kamu akan menjadi penopang. Kalau kamu memiliki sahabat seperti ini, hidup tidak akan ada penyesalan

 anpa kegiatan atau kesibukkan, maka malaspun akan tertanam dalam diri kita. Tanpa mimpi, maka kejatuhan akan berakar dalam diri kita. Semakin lama, akarnya akan semakin dalam. Sampai suatu hari bahkan mau berdiri pun sudah sangat sulit. 


  Dalam hidup, kita harus dapat MENCARI KESUKAAN dalam kesulitan




 Kalau arahmu salah, semakin berjuang semakin TERTEKAN 

  Belajarlah KREATIF dan INOVATIF

 MUNGKIN suatu hari, kamu merasa itu hari terberatmu, tapi itu mungkin saja adalah penghasilanmu yang TERBESAR

 amu selamanya nggak akan bisa memuaskan SEMUA orang

Sumber : FB  Muhammad Farid Wajdi
















Selasa, 27 Oktober 2015

Kartun Word, Kutipan Dalam Kartun

Jangan tarik kata katamu... Sekalipun itu akan membawamu kepada kehancuran, karena kau adalah laki-laki...( Naruto Uzumaki - Naruto)

 Masih banyak kebaikan yang tak bisa diukur dengan prestasi. -Himeji Mizuki (Baka to Test to Shokanjuu)


Manusia tidak akan bisa mengalahkan rasa kesepiannya..." Gaara - Naruto

Tidak penting di mana kita mendapatkan ilmu, yang terpenting adalah di mana kita menggunakannya..." Ai Haibara - Detektif Conan


Bukan yang kuatlah yang menang, tapi yang menanglah yang kuat..." (Shinichi Kudo - Detektif Conan)

Senin, 26 Oktober 2015

Kisah Tentang Rajawali, Kenalilah Diri Sendiri !

Pada suatu hari seorang pemburu menemukan sebutir telur rajawali. Lalu dia menaruh telur itu disarang tempat induk ayam mengumpulkan telurnya. Setelah tiba saatnya dierami dan waktunya menetas. Seekor anak rajawali mulai hidup bersama bersama ayam. Ia pun hidup sebagai anak ayam. Suatu hari ada burung rajawali terbang mengayunkan sayapnya yg kuat, memamerkan cakarnya yg tajam melewati mereka. Anak rajawali bertanya pada induk ayam, makhluk apa tadi yg terbang. Dijawabnya, itu rajawali raja burung di udara. Anak rajawali itu tak sadar siapa dia sebenarnya hingga akhir hidupnya ia pun mati sebagai ayam. Tragis, rajawali yg tdk mengenali potensi dirinya. Pelajaran: marilah kita gali potensi diri, dan manfaatkan semaksimal mungkin, jgn sampai anugrah kita lewatkan begitu saja karena tdk tahu. Kata Aristoteles" kenalilah dirimu sendiri". Puaskah Anda sebagai ayam ataukah Anda benar2 rajawali sejati dalam kehidupan ini.

Belajar Kepada Batu



Seorang pelajar gagal pada ujian sekolah lanjutannya. Tahun berikutnya ia ikut lagi, dan masih saja gagal. Setelah gagal hingga tiga kali, ia sangat malu dengan keadaanya, Ia pun meninggalkan rumah.
Ia terus berjalan tanpa tujuan. Setelah lama berjalan, ia berhenti di dekat sebuah sumur untuk menghilangkan haus. Banyak wanita dan anak-anak berkumpul di sekitarnya. Mereka mengisi tempayan-tempayan secara bergiliran. Di sana ia menangkap suatu tanda yang amat berharga. Ia benar-benar tergerak, dan hausnya telah hilang. Ia heran ketika ia berpikir bahwa dirinya telah menemukan sesuatu yang jauh lebih besar dibandingkan dengan air yang mulanya ia cari.
Apa yang terjadi cukup sederhana. Orang-orang mendatangi sumur untuk mengambil air. Biasanya mereka membawa tempayan yang terbuat dari tanah. Mereka akan meletakkan sebuah tempayan di atas sebuah batu dekat sumur. Kekagumannya adalah pada bagian batu tempat tempayan tergesek, ada lubang di sana. Pikirnya, tempayan terbuat dari tanah, namun ketika diletakan di atas tempat yang sama berulang –ulang akan mengikis batu, benda yang lebih keras dari tanah. Benda yang kuat kalah dengan benda yang lemah hanya melalui perbuatan yang berulang-ulang. “Kemudian, mengapa aku tidak berhasil dalam ujian jika aku begitu sabar? Aku yakin dapat mengatasi rintangan-rintangan  denagn usaha yang lebih besar dalam pelajaran” pikirnya dalam hati.
Segera ia putuskan untuk pulang dan mulai berusaha keras untuk  belajar sekali lagi. Tahun berikutnya, ia ikut ujian untuk keempat kalinya dalam ujian sekolah lanjutan. Kali ini hasilnya jauh berbeda dengan sebelumnya, Ia dapat mengerjakan dengan baik dan mendapat nilai tertinggi. Setelah gagal tiga kali, akhirnya ia mengenal dirinya.
Pelajaran dari batu itu telah mengubah hidupnya. Pelajar yang mulanya pergi dari rumah , karena tak dapat menerima kegagalan, telah datang untuk menjadi nomor atu dalam sebuah ujian yang ia ambil. Ketika mendapat nilai tertinggi pada tes magisternya, ia memperoleh beasiswa untuk belajar ke luar negeri mengambil program doktoral dari lembaga donatur pendidikan.
Mungkin ini satu-satunya kejadian. Namun, sebenarnya di setiap tempat  adasebuah “batu” yang menunjukan kekurangan dan kegagalan seseorang. Batu dapat mengajari seseorang suatu pelajaran yang membuatnya menerima pesan-pesan yang dibawa. Hanya dengan mau melihat “batu”seperti itulah solusi yang tepat dapat kita temukan.

Kupu-kupu dan bunga


Seorang lelaki memohon kepada Tuhan agar diberikan bunga dan kupu-kupu. Namun Tuhan memberikannya kaktus dan ulat. Lelaki ini sedih, tidak faham mengapa pemberian-Nya berbeda daripada permintaannya Kemudian dia berfikir:
Tuhan mempunyai terlalu banyak umat yang harus diurus dan dia memutuskan untuk tidak mempersoalkannya. lelaki ini kemudian menaruh ulat dan kaktus tersebut di pekarangan rumahnya.  Selepas beberapa waktu, lelaki ini memikirkan kembali permohonan doanya yang telah lama dilupakannya

kemudian ia pun pergi ke pekarangan rumahnya. Lelaki ini amat terperanjat ketika melihat dari pohon kaktus yang buruk dan berduri itu tumbuh bunga yang cantik. Dan dari ulat yang terselubung, telah bertukar menjadi kupu-kupu yang cantik.
pelajaran yang dapat diambil:
"Apa yang anda pinta tidak selalu apa yang dibutuhkan!""TUHAN tidak akan gagal memenuhi permintaan,teruskan berdoa tanpa ragu dan mengeluh.""Pasti Tuhan senantiasa memberikan apa yang dipinta pada masa yang sesuai""DURI hari ini Adalah BUNGA hari esok! ""Tuhan tidak memberikan apa yang kita inginkan,tapi Dia memberi apa yang kita butuhkan"

Tidak Punya Email

Seorang laki-laki pengangguran melamar posisi sebagai 'office boy' di Microsoft. Manajer SDM mewawancarainya, kemudian melihatnya untuk membersihkan lantai sebagai ujian.'Anda bekerja "katanya."Berikan alamat e-mail Anda dan saya akan mengirimkan aplikasi untuk diisi, juga tanggal ketika Anda dapat mulai bekerja."Pria itu menjawab, "Tapi saya tidak punya komputer, bahkan email '."Maafkan aku", kata manajer HR. Jika Anda tidak memiliki email, itu berarti Anda tidak ada. Dan siapa yang tidak ada, tidak dapat memiliki pekerjaan.
Pria itu menjawab, "Tapi saya tidak punya komputer, bahkan email '.
"Berikan alamat e-mail Anda dan saya akan mengirimkan aplikasi untuk diisi, juga tanggal ketika Anda dapat mulai bekerja." 'Anda bekerja "katanya. Orang itu tanpa harapan sama sekali. Dia tidak tahu apa yang harus dilakukan, dengan hanya memiliki uang $ 10 di saku.

Ia kemudian memutuskan untuk pergi ke supermarket dan membeli 10kg peti tomat. Dia kemudian menjual secara keliling tomat itu dari rumah ke rumah. Dalam waktu kurang dari dua jam, dia berhasil melipatgandakan modalnya. Dia mengulangi penjualannya secara keliling tiga kali, dan pulang dengan uang $ 60. Lelaki itu menyadari bahwa ia bisa bertahan hidup dengan berjualan tomat, dan dia mulai untuk pergi berjualan tomat sehari-hari dan sering pulang larut malam mendagangkan jualannya hari demi hari uang keuntungan yg didapat dua kali lipat atau tiga kali lipat dalam penjualannya sehari-hari.
Tak lama, ia membeli mobil, lalu truk, dan kemudian ia mempunyai armada kendaraan pengiriman sendiri. 5 tahun kemudian, orang itu menjadi salah satu pengusaha food retailer terbesar di Amerika Serikat. Ia mulai merencanakan masa depan keluarganya, dan memutuskan untuk memiliki asuransi jiwa. Dia memanggil broker asuransi, dan memilih rencana perlindungan.
Ketika percakapan broker bertanya tentang email yang akan dipakai untuk keperluan asuransi.

Pria itu menjawab, "Tapi saya tidak punya komputer, bahkan email '.
"Berikan alamat e-mail Anda dan saya akan mengirimkan aplikasi untuk diisi, juga tanggal ketika Anda dapat mulai bekerja." 'Anda bekerja "katanya.

Pria itu menjawab, "Aku tidak punya email."broker itu menjawab ingin tahu mengapa ia tidak punya email,'Anda tidak memiliki email, namun telah berhasil membangun sebuah imperium perusahaan bisnis. Dapatkah Anda membayangkan apa yang bisa terjadi jika Anda memiliki email!!? "Pria itu berpikir sejenak dan menjawab, "Ya, aku akan menjadi seorang office boy di Microsoft!

Renungan , Kisah Imam Al Ghozali



Suatu hari, Imam Al-Ghazali berkumpul dengan murid-muridnya lalu beliau bertanya
Imam Ghazali = " Apakah yang paling dekat dengan diri kita di dunia ini ?Murid 1 = " Orang tua "Murid 2 = " Guru "Murid 3 = " Teman "Murid 4 = " Kaum kerabat "Imam Ghazali = " Semua jawapan itu benar. Tetapi yang paling dekat dengan kita ialah MATI. Sebab itu janji Allah bahawa setiap yang bernyawa pasti akan mati ( Surah Ali-Imran :185).

Imam Ghazali = " Apa yang paling jauh dari kita di dunia ini ?"Murid 1 = " Negeri Cina "Murid 2 = " Bulan "Murid 3 = " Matahari "Murid 4 = " Bintang-bintang "Iman Ghazali = " Semua jawaban itu benar. Tetapi yang paling benar adalah MASA LALU. Bagaimanapun kita, apapun keadaan kita, tetap kita tidak akan dapat kembali ke masa yang lalu. Oleh sebab itu kita harus menjaga hari ini, hari esok dan hari-hari yang akan datang dengan perbuatan yang sesuai dengan ajaran Agama".

Iman Ghazali = " Apa yang paling besar didunia ini ?"Murid 1 = " Gunung "Murid 2 = " Matahari "Murid 3 = " Bumi "Imam Ghazali = " Semua jawaban itu benar, tapi yang besar sekali adalah HAWA NAFSU (Surah Al A'raf: 179). Maka kita harus hati-hati dengan nafsu kita, jangan sampai nafsu kita membawa ke neraka."

IMAM GHAZALI" Apa yang paling berat didunia? "Murid 1 = " Baja "Murid 2 = " Besi "Murid 3 = " Gajah "Imam Ghazali = " Semua itu benar, tapi yang paling berat adalah MEMEGANG AMANAH (Surah Al-Azab : 72 ). Tumbuh-tumbuhan, binatang, gunung, dan malaikat semua tidak mampu ketika Allah SWT meminta mereka menjadi khalifah pemimpin) di dunia ini. Tetapi manusia dengan sombongnya berebut-rebut menyanggupi permintaan Allah SWT sehingga banyak manusia masuk ke neraka kerana gagal memegang amanah."

Imam Ghazali = " Apa yang paling ringan di dunia ini ?"Murid 1 = " Kapas"Murid 2 = " Angin "Murid 3 = " Debu "Murid 4 = " Daun-daun"Imam Ghazali = " Semua jawaban kamu itu benar, tapi yang paling ringan sekali didunia ini adalah MENINGGALKAN SOLAT . Gara-gara pekerjaan kita atau urusan dunia, kita tinggalkan solat "

Imam Ghazali = " Apa yang paling tajam sekali di dunia ini? "Murid- Murid dengan serentak menjawab = " Pedang "Imam Ghazali = " Itu benar, tapi yang paling tajam sekali didunia ini adalah LIDAH MANUSIA. Kerana melalui lidah, manusia dengan mudahnya menyakiti hati dan melukai perasaan saudaranya sendiri "

TIDAK ADA JALAN KEMBALI

Andrie Wongso
"The Point of No Return" (tidak ada  jalan untuk kembali) bisa kita  artikan: satu-satunya peluang  adalah terus melangkah dan menaklukkan apa pun yang ada di hadapan kita.  Seseorang yang menghadapi  “jalan buntu” akan menghadapi  dua kemungkinan. Pertama, ia  akan menerima apa adanya dan  menyerah pada nasib sampai  akhirnya mati sia-sia. Atau kedua,  ia berpikir dan mengerahkan  segala upaya dan kemampuannya  untuk menemukan jalan selamat.
Keadaan terdesak, tak selalu  merupakan akhir dari segalanya.  Untuk mereka yang mau  mengeksplorasi segala sumber  daya, justru akan menemukan  kreativitasnya. Ada banyak orang  yang setelah di-PHK dan gagal  menemukan pekerjaan baru, justru  berhasil membangun usaha  sendiri. Karena mereka tak ada pilihan lain, satu-satunya cara  bertahan hidup adalah fokus pada  usaha kecilnya. Lama-lama usaha  itu semakin berkembang dan  mereka malah sukses jadi  pengusaha, dengan pendapat jauh  lebih besar dari gaji sebelumnya.
Karena itu, ketika kita menghadapi  masalah yang sulit dipecahkan, tak  perlu merasa hidup akan berakhir. Mungkin di sanalah, sumber  sukses kita tersembunyi. Kuncinya  adalah: fokus mencari solusi. Jika  masalah terpecahkan, sukses siap  menjemput.

11 Wisdom & Success" dari Andrie Wongso, untuk Anda:


1. Jika manusia mampu meredam ego dan mau mengakui kesalahan dan memohon maaf, maka banyak masalah pertengkaran dan permusuhan bisa diredam.
2. Saat kita maju tidak perlu tinggi hati. Justru saat itulah harus tetap rendah hati dan terus-menerus memoles diri agar kualitas sukses kita makin berarti.
3. Kita akan menjadi manusia yang berbahagia jika mampu berbuat, melihat, dan bersyukur atas hal-hal baik di kehidupan ini dan senantiasa mencoba untuk memaafkan dan kalau mungkin melupakan hal buruk yang pernah terjadi.
4. Sehebat apa pun kita hari ini, jangan pernah lupa pada siapa pun mereka yang pernah mendukung dan mengendalikan kita seperti saat ini.
5. Sebagai manusia yang telah dikarunia oleh Tuhan dengan segenap kelebihan, kita harus berani mengembangkan diri untuk berpikir, bertindak, belajar, dan berjuang.
6. Hanya dengan action dan belajar, belajar dan action lagi, manusia akan bisa mencapai pertumbuhan mental yang sehat dan meraih kesuksesan seperti yang diidam-idamkan.
7. Kerja adalah kehormatan bagi setiap manusia. Setiap tetes keringat bagi mereka adalah sebuah nilai yang tidak bisa diimbangi dengan materi semata.
8. Dengan melaksanakan sepenuh hati setiap tanggung jawab yang diberikan, maka kita akan menjadi “mutiara” indah yang akan terus mengkilap dalam setiap episode kehidupan yang dijalankan.
9. Kita boleh miskin kantong, tetapi jangan miskin mental. Kita boleh melarat materi, tetapi jangan melarat mental.
10. Seperti pepatah mengatakan, kita tidak jatuh karena gunung yang tinggi, tetapi manusia jatuh karena kerikil yang kecil.
11. Kita akan menjadi lemah kalau hidup hanya dengan menunggu, apalagi menggantungkan belas kasihan orang lain. Ingat, jati diri manusia ditandai dengan keberanian bertanggung jawab atas kehidupannya sendiri.
Semangat pagi, salam sukses Luar Biasa!!

Positif Thingking, Mengubah Gangguan Menjadi Peluang

Tahun 1892. Toko Buah Yu mengangkut 50 keranjang nanas dr Laiyang ke Shanghai. Karena perjalanan yg jauh nanas2 itu jadi lembek & dibuanglah nanas2 itu. Di seberang Toko Buah Yu ada toko kecil dihuni suami istri yg tidak memiliki sesuatu utk dimakan & segera memungut nanas yg dibuang itu.  Nanas dikupas, dipotong kecil2, dibuang bagian yg lembek & dijualnya potongan2 yg masih segar. Bisnis ini berjalan lancar.
Suami istri ini membeli nanas lembek dr Toko Yu. Krn sudah lembek, Toko Yu dgn senang hati menjual murah.
Nanas itu diproses menjadi dodol nanas & terjual laris. Dalam waktu singkat dodol nanas ini menjadi makanan khas daerah Tiongkok Selatan & sampai kekerajaan. Akhirnya pemilik Toko Yu iri saat mereka tahu dodol nanas itu terbuat dr nanas yg mereka jual murah.
Dimalam harinya Yu menulis tiga aksara "Tian Zhi Dao" (Langit Tahu) lalu menempelnya di pintu toko dodol nanas. Esok harinya suami istri itu melihat tulisan ini dan terperanjat krn tahu ada orang yg ingin merusak bisnis mereka.
Lalu sang suami tertawa & berucap, "Kita kebetulan sedang mencari nama toko. Hari ini ada orang menuliskan nama toko & mengirimnya kedepan pintu. Bagus sekali. Kaisar juga pernah memakan kue dodol nanas tokoku. Kaisar adalah Putra Langit dimasa ini, jadi sudah seharusnya memakai nama Tian Zhi Dao.
Oke, sy pakai tiga aksara ini sebagai nama toko!" Akibatnya bisnis dodol nanas ini menjadi semakin maju.
Yu menjadi berang & dgn liciknya melukis di dinding toko itu seekor kura2 yg menyembunyikan kepala didalam tempurung disertai tulisan: "Tidak tahu malu".
Keesokan harinya, melihat lukisan kura2 ini, sepasang suami istri itu terdiam. Namun lalu berucap bersamaan, "Kita pakai kura2 sebagai logo produk. Dodol nanas dpt menyembuhkan batuk & memperpanjang usia.  Kura2 adalah hewan yg panjang usianya.
" Sejak itu, logo kura2 menjadi terkenal di Shanghai. ORANG BIJAK MENGUBAH SETIAP GANGGUAN MENJADI PELUANG. Nikmati kehidupan ini dgn selalu positive thinking.
sumber : Fb Haryono Mas Tirto

Selasa, 29 September 2015

Fokus pada Solusi

Masalah bisa datang kapan saja dan kepada siapa saja. kita semua tak lepas dari masalah. Ada banyak hal yang  terkadang membuat jatuh secara psikis dan mental. dan itu terjadi bukan sekali dua kali. Ada saat tertentu di mana kita merasa lemah saat itulah mental  benar_benar down dan putus asa. Apapun yang terjadi pada anda tetap akan menguatkan kita asal kita tak mengijinkannya melemahkan kita. Kita akan menjadi seperti yang kita ijinkan untuk dominan dalam pikiran dan perasaan untuk menjadi pewarna dari tindakan kita. maka fokuslah pada apa yang membesarkan kita. jangan merisaukan apa yang membuat kita lemah.

Selasa, 22 September 2015

Kisah inspiratif dari Desa Tinggarjaya Terkait kurban

Siapakah dia? Yu Timah adalah tetangga kami. Dia salah seorang penerima program Subsidi Langsung Tunai (SLT) yang kini sudah berakhir.
Usia Yu Timah sekitar lima puluhan, berbadan kurus dan tidak menikah. Barangkali karena kondisi tubuhnya yang kurus, sangat miskin, ditambah yatim sejak kecil, maka Yu Timah tidak menarik lelaki manapun. Jadilah Yu Timah perawan tua hingga kini.
Kemarin Yu Timah datang ke rumah saya. Saya sudah mengira pasti dia mau bicara soal tabungan. Inilah hebatnya. Semiskin itu Yu Timah masih bisa menabung di bank perkreditan rakyat syariah di mana saya ikut jadi pengurus.
Tapi Yu Timah tidak pernah mau datang ke kantor. Katanya, malu sebab dia orang miskin dan buta huruf. Dia menabung Rp 5.000 atau Rp 10 ribu setiap bulan. Namun setelah menjadi penerima SLT Yu Timah bisa setor tabungan hingga Rp 250 ribu. Dan sejak itu saya melihat Yu Timah memakai cincin emas. Yah, emas. Untuk orang seperti Yu Timah, setitik emas di jari adalah persoalan mengangkat harga diri. Saldo terakhir Yu Timah adalah Rp 650 ribu.
Yu Timah biasa duduk menjauh bila berhadapan dengan saya. Malah maunya bersimpuh di lantai, namun selalu saya cegah.
”Pak, saya mau mengambil tabungan,” kata Yu Timah dengan suaranya yang kecil.
”O, tentu bisa. Tapi ini hari Sabtu dan sudah sore. Bank kita sudah tutup. Bagaimana bila Senin?”
”Senin juga tidak apa-apa. Saya tidak tergesa.”
”Mau ambil berapa?” tanya saya.
”Enam ratus ribu, Pak.”
”Kok banyak sekali. Untuk apa, Yu?”
Yu Timah tidak segera menjawab. Menunduk, sambil tersenyum malu-malu.
”Saya mau beli kambing kurban, Pak. Kalau enam ratus ribu saya tambahi dengan uang saya yang di tangan, cukup untuk beli satu kambing.”
Saya tahu Yu Timah amat menunggu tanggapan saya. Bahkan dia mengulangi kata-katanya karena saya masih diam. Karena lama tidak memberikan tanggapan, mungkin Yu Timah mengira saya tidak akan memberikan uang tabungannya. Padahal saya lama terdiam karena sangat terkesan oleh keinginan Yu Timah membeli kambing kurban.
”Iya, Yu. Senin besok uang Yu Timah akan diberikan sebesar enam ratus ribu. Tapi Yu, sebenarnya kamu tidak wajib berkurban. Yu Timah bahkan wajib menerima kurban dari saudara-saudara kita yang lebih berada. Jadi, apakah niat Yu Timah benar-benar sudah bulat hendak membeli kambing kurban?”
”Iya Pak. Saya sudah bulat. Saya benar-benar ingin berkurban. Selama Ini memang saya hanya jadi penerima. Namun sekarang saya ingin jadi pemberi daging kurban.”
”Baik, Yu. Besok uang kamu akan saya ambilkan di bank kita.”
Wajah Yu Timah benderang. Senyumnya ceria. Matanya berbinar. Lalu minta diri, dan dengan langkah-langkah panjang Yu Timah pulang.
Setelah Yu Timah pergi, saya termangu sendiri.
“Kapankah Yu Timah mendengar, mengerti, menghayati, lalu menginternalisasi ajaran kurban yang ditinggalkan oleh Nabi Ibrahim? Mengapa orang yang sangat awam itu bisa punya keikhlasan demikian tinggi sehingga rela mengurbankan hampir seluruh hartanya?” Pertanyaan ini muncul karena umumnya ibadah haji yang biayanya mahal itu tidak mengubah watak orangnya. Mungkin saya juga begitu.
Ah, Yu Timah, saya jadi malu. Kamu yang belum naik haji, atau tidak akan pernah naik haji, namun kamu sudah jadi orang yang suka berkurban. Kamu sangat miskin, tapi uangmu tidak kaubelikan makanan, televisi, atau pakaian yang bagus. Uangmu malah kamu belikan kambing kurban. Ya, Yu Timah. Meski saya dilarang dokter makan daging kambing, tapi kali ini akan saya langgar. Saya ingin menikmati daging kambingmu yang sepertinya sudah berbau surga. Mudah-mudahan kamu mabrur sebelum kamu naik haji.
(Ahmad Tohari)

Entri yang Diunggulkan

Info Tentang Blog Banyumas Corner

saya mencoba mendeskripsikan sebuah ungkapan yang berasal dari bahasa populer saat ini yaitu ungkapan Menduniakan Banyumas dan Memb...